Satgas Pengamanan Perbatasan Akan Mendapat Helikopter Untuk Patroli

Setelah pemaparan hasil patroli patok perbatasan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 621/ Manuntung (MTG), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto langsung akan memberikan satu buah helikopter yang diperuntukan operasional patroli.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, “Setelah saya melihat beberapa hal yang terjadi di daerah perbatasan, jika belum masuk dalam Renstra 2018, maka nantinya segera akan dimasukkan kebutuhan yang harus disediakan di perbatasan,” kata Hadi Tjahjanto.

Menurutnya, paling utama yang perlu diperhatikan adalah pengamanan perbatasan, karena ada beberapa patok perbatasan di wilayah Kabupaten Nunukan yang hampir 41 tahun tidak pernah dilihat. Namun Satgas Pamtas Yonif 621 MTG telah berhasil menemukan patok yang tak pernah dipatroli tersebut.

Kekurangan lain yang ditemukan di daerah perbatasan akan disampaikan kepada komando yang lebih di atas. Terutama terkait garis batas negara di Sebatik. Seperti patok Tiga yang berada di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah. Telah mengarah ke bagian selatan.

“Jika ingin disesuaikan, patok tersebut harus lebih ke utara, namun hal ini harus dibicarakan antara kedua negara yakni, Indonesia dan Malaysia,”” ujarnya.

Untuk meningkatkan pengawasan perbatasan, TNI yang bertugas harus diberikan bantuan berupa logistik yang sesuai dan mendukung. Jika dilihat dari laporan Satgas Pamtas Yonif 621 MTG, sejumlah patok perbatasan hanya dapat dijangkau menggunakan Helikopter.

Khusus di daerah perbatasan Kalimantan Utara, dukungan helikopter yang dapat melakukan patroli masih sangat minim, sehingga ke depan perlu direncanakan untuk diberikan helikopter angkut berat.

Kesulitan prajurit dalam melakukan patroli patok perbatasan, sesuai paparan yang telah disampaikan adalah logistik makanan. Karena untuk melakukan patroli patok perbatasan membutuhkan waktu yang cukup lama. Seperti yang baru dilakukan Satgas Pamtas Yonif 621 MTG, harus menempuh waktu selama 30 hari baru dapat menuntaskan patroli patok perbatasan.

“Patroli yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif 621 MTG, sempat tiga hari tidak mendapatkan makanan. Karena dukungan pengangkut logistik masih minim. Ini merupakan sebuah masukan dan pada renstra kedua nantinya dapat mengadakan helikopter khusus untuk mendukung kegiatan patroli patok perbatasan,” pungkasnya, sebagaimana kutip dari laman Radar Kaltara (03/ 04).

Photo Ilustrasi : Helikopter AW-101 TNI AU (Liam Daniels)

Editor : (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “Satgas Pengamanan Perbatasan Akan Mendapat Helikopter Untuk Patroli”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s