Aero Vodochody Jual Pesawat Latih L-39NG ke Senegal

Perusahaan Dirgantara Ceko Aero Vodochody mengkonfirmasi penjualan empat unit jet tempur latih L-39NG ke Senegal.

Penjualan ini dikabarkan sebagai penjualan internasional pertama untuk tipe L-39NG oleh Aero dalam 20 tahun terakhir.

Presiden Aero Vodochody, Guiseppe Giordo seperti beritakan Reuters, penjualan pesawat tempur ringan ini dinilai sebagai langkah cermat pendekatan terhadap pasar internasional.

“Pesawat L-39NG adalah masa depan baru Aero Vodochody. Kami juga memiliki dua kontrak tambahan dalam negosiasi yang sangat matang.” ujar Giordo, Kamis (5/4).

Aero Vodochody sendiri dapat dikatakan sebagai pemain lama dalam industri dirgantara. Masa kejayaan Aero tercatat pada era perang dingin di 1988. Saat itu Aero memcahkan rekor dengan memproduksi 250 unit jet tempur tipe Albatros L-39 untuk Soviet.

Namun kejayaan Aero lenyap pasca keruntuhan komunisme. Negara tersebut memusatkan diri pada pembangunan kembali ekonomi dan menjauhkan diri dari aktivitas militer termasuk jual-beli senjata, akibatnya Aero kehilangan pasarnya. Aero akhirnya menghentikan produksi pada 2003-2015.

Giordo saat ini terus memantau peluncuran kembali L-159 dan sedang memperjuangkan generasi penerus L-39. Target saat ini adalah agar Aero dapat memproduksi hingga 26 pesawat per tahun selama 10 hingga 15 tahun mendatang. Aero juga tengah kembali memproduksi suku cadang pesawat.

Sebelum memasuki Afrika, Aero menjual pesawatnya ke Irak dan Amerika Serikat, sebagaimana dikutip dari laman Akurat (06/ 05).

Photo : L-39NG (Wiki)

Editor : (D.E.S)

Iklan

8 tanggapan untuk “Aero Vodochody Jual Pesawat Latih L-39NG ke Senegal”

  1. Imho ..sebenernya kebutuhan tni au utk pesawat tempur gen 3,5-4 itu amat byk.
    Knp pemerintah hanya terpaku pada proyek kfx/ifx yg gen 4,5-5 dan kemungkinan produksi masal aja 2040.

    Kalo liat pakistan, india, turki, brasil…
    mereka investasi di pesawat gen 4 krn mrk tau kebutuhan mengcover seluruh wilayah udara dg sangat kuat.
    Pakistan dg jf 17
    India dg tejas
    Turki dg proyek hurjet dan tfx
    Brasil dg gripen

    Kl pengamat paling banter ngmg nya..pakistan pny musuh di dpn mata mata ( india ), wajar hrs membuat pesawat ratusan dan pakistan dpt bantuan china utk bikin pespur. Utk india jg pengamat paling bilangnya krn pny musuh depan mata ( pakistan & china ) bla..bla..
    Lah brasil ga pny musuh depan mata..tp brasil berani invest gripen e/f…mgkn kedepan gripen gen 5.
    Yg namanya konflik itu pasti dgn negara terdekat..bukan yang jauh. India-Pakistan, Korsel-Korut, Thailand-Kamboja, Yaman-UEA dst..

    Imho beri Lapan budget utk buat pesawat gen 4, kl perlu jadikan lapan perusahaan bumn bidang dirgantara sekaligus rival pt di..biar pt di sehat ga minta mulu pmn (penyertaan modal negara) alias hibah..pdhl kerja pt di cm jd makelar airbus. (Dr airbus dpt komisi, dr pemerintah dpt pmn..gile ne bumn )
    Yg jelas kebutuhan tni au itu byk..misal Pulau sumatera ..ini misal..
    Sumatera pny 3 kotama, yg masing2 hrs di isi 1 sk coin, 2 sk tmpur ringan air to ground, 1 sk tmpur sedang multi peran air to air, air to ground blm utk pesawat angkut jg heli.
    Jd intinya tni au bth byk walaupun gen 3,5-4

    Suka

  2. Jd pulau sumatra paling tdk hrs diisi, 3 sk coin, 6 sk air to ground, 3 sk air to air & air to ground…12 sk x 5 ( sumatera, kalimantan, jawa, sulawesi, papua )..
    Pilih produsen yg mau ngasi lisensi bikin lini produksi disini.
    Fa 50, Aero 39, jf 17, j22 orao dll..

    Suka

  3. Kenapa kita nggk beli aja Perusahaanny a terus pindahin peralatan produksinya pt di, itung itung kita belajar buat pesawat tempur dari pada proyek kfx/ífx yang kagak jelas kelanjutan nya.biarpun Jet latih nya terkesan kuno tapi kualitasnya baik. Ahli indonesia juga ja gỗ nya memodifikasi pesawat Jadi yang model terbaru.

    Suka

  4. Itu juga yg ada di kepala sy mas hendra..
    Lini produksi kosong cz ga produksi lg pespur jenis ini..knp ga di beli lisensi jg lini produksi dipindahin kesini.
    Biarpun pesawat jadul tp gen 4 tu mirage 2000.. dan harusnya gampang negonya cz dassault dh ga produksi mirage .. plus minta tot jg linsensi mesin snecma 53 ..cz tu mesin sekelas pw f100 pny f15 jg f18

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s