Banyak Negara Tertarik dengan BrahMos, Termasuk Indonesia

Kementerian Pertahanan India telah menegaskan kembali bahwa perundingan serius sedang berlangsung dengan negara-negara yang telah menunjukkan minat pada rudal jelajah supersonik BrahMos (sebuah proyek bersama India-Rusia). Menteri Pertahanan Nirmala Sitharaman mengatakan bahwa India ingin mengekspor misil ke negara-negara sahabat.

“Ada banyak minat terutama pada rudal ini (BrahMos) … pasti menarik. Banyak diskusi juga sedang berlangsung. Banyak hal sedang dibahas di dalam pemerintah dan di ujung lain, dengan pemerintah yang menginginkanya, pengambilan keputusan bisa berlangsung lama. Kadang melakukan negosiasi masalah biaya, tetapi minat terhadap misil India pasti akan semakin besar dan kami mengalaminya. Kami ingin dapat mengekspornya ke negara-negara sahabat,” kata Nirmala Sitharaman, membalas pertanyaan yang diajukan Jamshyd N. Godrej, CMD Godrej & Boyce pada pertemuan tahunan Konfederasi Industri India (CII) di New Delhi.

Godrej Aerospace, sebuah unit Godrej & Boyce Mfg. Co. Ltd. telah memproduksi airframes untuk versi rudal BrahMos yang diluncurkan dari udara.

Selama beberapa tahun terakhir, ada spekulasi tentang perundingan Vietnam dengan India untuk pembelian BrahMos – disebut-sebut sebagai rudal paling mematikan di dunia. Selain Vietnam, beberapa negara Asia Tenggara lainnya, termasuk Malaysia, Singapura, dan Indonesia telah menunjukkan minat untuk membeli rudal itu.

Beberapa diskusi aktif juga telah berlangsung dengan negara-negara Amerika Selatan seperti Peru dan Chili. Mencari peluang pasar di berbagai belahan dunia, BrahMos Aerospace telah menunjukan prestasi dalam pertunjukan FIDAE yang diadakan di Santiago, Chili, tanggal 3-8 April.

Saat ini, BrahMos Aerospace sedang mengerjakan pesanan senilai $ 7 miliar untuk tiga layanan Angkatan Bersenjata India.

“Jika dapat melakukan ekspor, maka pesanan untuk rudal BrahMos bisa hampir dua kali lipat dalam lima tahun kedepan,” ungkap Sudhir Kumar Mishra, CEO, BrahMos Aerospace pada Oktober lalu.

Rudal BrahMos adalah produk BrahMos Aerospace, yang merupakan usaha patungan dari Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India dan NPO Mashinostroyenia dari Rusia, sebagaimana dilansir dari laman Sputnik (9/4).

Photo : Rudal BrahMos (AP)

Editor : (D.E.S)

Iklan

7 tanggapan untuk “Banyak Negara Tertarik dengan BrahMos, Termasuk Indonesia”

  1. Kog hanya 500 biji bung??…coba ditunggu pengadaan 110 pengadaan pespur single engine utk india..pasti bisa menggunakan brahmoss,nah dikita juga ikutan beli pespurnya dan upgrade sekalian,jadi minimal 600biji,200 utk AD(penjaga pantai),200 utk AL(dikapal),200 utk AU (dipespur,sukhoi udah bisa diupgrade,mungkin kedepannya ada yg laen)..

    Suka

  2. Yang penting udah dilirik, dari pada kagak,
    pasti AU sudah prediksi,pas dengan shukoi,
    soal beli tunggu tetangga usil dulu..xixixi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s