Finalisasi Kesepakatan Pembelian Sukhoi Masih Butuh Waktu

Dubes Rusia Lyudmila Georgievna Vorobieva mengatakan, proses pembelian pesawat Sukhoi Su-35 dari Rusia masih membutuhkan waktu untuk difinalisasi. Dia menjelaskan bahwa ada detail-detail yang masih dibicarakan dan didiskusikan antara kedua negara.

“Mengenai Sukhoi Su-35 Saya bisa mengonfirmasi bahwa kontrak itu telah ditandatangani oleh menteri pertahanan. Tetapi untuk menyelesaikan kesepakatan seperti ini membutuhkan waktu, tidak bisa selesai hanya dengan penandatanganan satu dokumen karena detailnya masih harus didiskusikan,” kata Dubes Lyudmila dalam press briefing di Kediamannya, Jumat (13/4/2018).

“Saya saat ini tidak bisa memberikan detail mengenai kesepakatan tersebut karena belum difinalisasi. Yang bisa saya katakan saat ini sedang dalam dialog antara badan-badan kita yang terkait dan kami menunggu kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia berencana membeli 11 unit jet tempur generasi ke-4 Sukhoi Su-35 dari Rusia untuk menambah kekuatan angkatan udara RI. Penandatanganan kontrak pembelian pesawat tempur canggih Rusia itu telah ditandatangani pada 2017 lalu.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pesawat-pesawat tersebut diperkirakan datang ke Indonesia dua tahun setelah penandatanganan kontrak antara Indonesia dan Rusia.

“Saya dapat mengatakan bahwa perlengkapan kami adalah yang terbaik dan hal itu telah terbukti di Timur Tengah. Kami pikir Su-35 adalah pilihan yang bagus untuk Indonesia,” kata Dubes Lyudmila, sebagaimana dikutip dari laman Okezone (13/ 04).

Photo : Su-35 (Russian Planes)

Editor : (D.E.S)

Iklan

21 tanggapan untuk “Finalisasi Kesepakatan Pembelian Sukhoi Masih Butuh Waktu”

  1. Mungkin kementerian perdagangan menginginkan rusia membeli barang ini itu dengan harga sekian yg membuat finalisasi sulit, di samping itu dollar jg naik

    Suka

  2. Bilangin tu mbah…kalo mo pencitraan pakek baju, tar kalo masuk angin siapa yg ngerokin…masak minta dikerok kuda, hhh

    Suka

  3. Ribet amat sih, finalisasi kenapa gak sekalian aja pas tanda tangan kontrak. Terlalu ngulur waktu kalo begini, kacau lah. Kedaulatan wilayah udara RI taruhannya, ekonomi RI-Rusia pun juga. Kalo udah bisa bikin pesawat tempur sendiri mah monggo ngulur2 waktu boleh. Tolong lah pemerintah jangan kebanyakan tingkah, lagipula beli pesawatnya juga sedikit. Gimana kalo beli banyak(misal 3 skuadron) molorrr ntar kebanyakan mikir

    Suka

  4. Fokusin itu peremajaan Alutsista TNI terutama pesawat tempur. KFX-IFX lanjutin progresnya. Kalo bisa tiap tahun anggarannya ditingkatkan. Negara ini krisis Alutsista yang memadai

    Suka

  5. Klo asal buang duit org bego juga bisa klo kaya gtu mah, yg jd masalah gak semua org bisa mendatangkan duit. Klo 2 kilang minyak yang akan dibuat dah selesai mungkin salah satu yang menyebabkan devisa berkurang karena masih impor minyak. Yang dihasil kan lebih kecil sama kebutuhan nya. Masih untung cadangan devisa tiap tahun meningkat, harus ada perhitungan yg tepat. Cash flow negara lbh penting,,makanya pentingnya imbal dagang ya krn itu.

    Suka

  6. Mbah boho jarang muncul di forum sebelah?
    Yg mulia besar rusia sekalian nunggu kluarga S nya,kali ajj tni minat,sekalian barter nya..😆

    Suka

  7. Cuma penandatanganan kontrak toh setau saya kalo sudah tanda tangan semuanya sudah beres tinggal melaksanakan isi perjanjian tapi ternyata masih negosiasi brng yg mw dibarter nasib gk punya uang cash persis dgn soal sertifikat tanah padahal cuma surat pemanfaatan lahan, pencitraan lagi. Tidak percaya lagi kamu.

    Suka

  8. Di php in terus, tolong tuk pemerintahan pusat sekarang kalo pembangunan Infratruktur đi jakarta sudah selesai. Sudah cukup karena bị kín Macet, kalo mao bangun Infratruktur prioritaskan untuk luar jakarta (banten, pulau kalimantan,Sulawesi, papua, ntt, dan pulau terluar).apbn negara 2019 tlong untuk ánggaran untuk pertahanan đi tambah, biar thế real deal buy Sự 35 benar terjadi. Jangan ômdo.

    Suka

  9. Netizen disini msh bisa dibohongin ya. Sudah tau pembelian ini serba ditutupi krn situasi. Koq ya msh gk mau belajar dr pengalaman TTD kemarin…perundingan gk rampung2. TariK ulur tau2 dah TTD. Kemarin katanya 2 sdh dikirim eh Skrg msh berunding tau2 dah datang. …Cerdas donk…Cerdas….
    Ps. Mbah bowo msh pake premium mbah…Pelit atw mmg kere mbah ?

    Suka

  10. @feeling ..beli gripen ?? Apa bedanya gripen sama t50ge. Sue..dia..cm bikin casing doang ma radar..suku cadang ttp aja hrs beli ke us, britis, ma jerman. Malah bikin puyeng.
    Kl mau beli viper sekalian…pesawat jg sucad buatan us semua

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s