Kaplan MT Siap Menjalani Tes Kualifikasi di Indonesia

Tank medium Kaplan MT, desain gabungan antara perusahaan Turki FNSS dan perusahaan Indonesia PT Pindad, diatur untuk menjalani tes kualifikasi di Indonesia, para pejabat mengatakan hal tersebut pada pameran DSA 2018 di Kuala Lumpur.

Uji coba ini akan berlanjut sampai musim panas.

Setelah mereka menyimpulkan, Cem Altinisik, PR dan manajer unit publisitas FNSS mengatakan bahwa dia mengharapkan negosiasi dengan Indonesia untuk produksi platform dapat dimulai tahun depan.

Kaplan MT (windu paramarta) 2

Saat ini hanya satu prototipe Kaplan MT yang ada, platform tersebut selesai pada awal 2017, tetapi Kaplan kedua saat ini sedang dirakit oleh PT Pindad di Indonesia. FNSS akan mentransfer semua teknologi yang relevan untuk memungkinkan produksi masa depan di Indonesia.

Kaplan MT memiliki turret Cockerill 3105 dari CMI Defense yang dipersenjatai dengan meriam 105 mm. Kaplan juga tersedia sebagai IFV dengan meriam remotely-controlled kaliber 30mm atau 20mm dalam turret tak berawak.

Juga tercantum dalam katalog FNSS adalah Kaplan-10 Amfibi, yang dapat dipasangi dengan rudal antitank dipandu.

Kaplan MT (windu paramarta) 1

Dilansir Lancer Defense dari laman Shephard (17/ 04), Altinisik menegaskan bahwa Filipina adalah pasar lain yang sedang diteliti untuk Kaplan. Di bawah perjanjian kemitraan mereka, Filipina akan jatuh di bawah wilayah ekspor PT Pindad, tetapi dipahami bahwa Kaplan telah didiskusikan untuk kebutuhan masa depan Manila untuk tank ringan roda rantai.

Pada DSA 2018 perusahaan Turki memamerkan Pars Scout 6×6 APC. Tipe ini dirancang untuk kebutuhan Angkatan Darat Turki untuk misi jenis keamanan internal. Masih dalam tahap pengadaan, pesanan belum ditempatkan di Turki.

Kendaraan amfibi yang dipamerkan di Malaysia dilengkapi dengan Aselsan SARP RWS.

FNSS percaya bahwa Malaysia memiliki persyaratan APC 6×6 seperti itu juga. Meskipun tidak ada proses pengadaan resmi yang diluncurkan oleh Kuala Lumpur hingga saat ini, membawa Pars Scout ke Kuala Lumpur jelas dimaksudkan untuk memicu minat lebih lanjut.

Kaplan MT (windu paramarta)

Altinisik berkomentar bahwa kendaraan roda rantai Kaplan bisa menjadi opsi masa depan untuk Angkatan Darat Malaysia juga.

Sementara itu, FNSS terus mendukung perusahaan Malaysia DefTech dengan kit untuk produksi seri kendaraan AV8 Gempita 8×8, termasuk beberapa pengelasan yang membantu mempercepat tingkat produksi di Malaysia.

Dari 257 kendaraan AV8 dalam kontrak, total 118 unit telah dikirimkan ke Angkatan Darat Malaysia. Sembilan dari 12 varian telah diproduksi hingga saat ini, dengan mortar, CBRN dan jenis recovery belum diperkenalkan ke layanan.

Photo : Kaplan MT (FNSS dan Instagram winduparamarta)

Editor : (D.E.S)

Iklan

4 tanggapan untuk “Kaplan MT Siap Menjalani Tes Kualifikasi di Indonesia”

  1. Desain hull lumayan meski kliatan dongak sedikit kalo lg jalan..kyknya terlalu berat bagian belakang.
    Cm yg ga enak diliat muzzle break ..dah kayak tank PD II..kenapa jg CMI bikin muzzle break laras canon 105 HP sama muzzke break canon 120 HP..
    Ga enak bgt diliat muzzle break 105 hp jg 90 LP nya CMI

    Suka

  2. Body depan đi modifikasikan agak lebih ceper ( engineer indonesia Pasti bisa dalam memodifikasi tank Black Tiger) dan turet nya ganti yang lebih ceper.(seperti turet t90 atau tank merkava).

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s