Pembicaraan Penerbang AS – Indonesia Tingkatkan Interoperabilitas

Pembicaraan Penerbang AS - Indonesia Tingkatkan Interoperabilitas
Pembicaraan Penerbang AS – Indonesia Tingkatkan Interoperabilitas (af.mil)

Pacific Air Forces menerima kunjungan Penerbang Angkatan Udara Indonesia untuk membahas kemitraan berkelanjutan dan integrasi kedua angkatan udara selama pembicaraan Airman-to-Airman 11 – 12 April 2018.

Dilansir dari laman af.mil (18/ 04), Pembicaraan A2A dirancang untuk mendorong hubungan militer-ke-militer dengan mitra regional dan membuka jalan bagi kolaborasi di masa depan. Pertukaran memungkinkan Penerbang untuk melakukan tatap muka membahas tantangan keamanan regional.

“Pembicaraan ini tidak ternilai karena kami terus mengembangkan hubungan militer-ke-militer kami di Indo-Pasifik,” kata Pimpinan Angkatan Udara AS Mayor Russell Mack, wakil komandan Pasukan Angkatan Udara Pasifik.

“Tujuan kami adalah menyelesaikan masalah dan membuat perubahan. Jika kami tidak dapat segera mencapai kesepakatan, kami akan mencari solusi yang saling menguntungkan kedua negara kami dan militer kami,” tambahnya.

Selama konferensi dua hari, pimpinan PACAF dan tujuh anggota Angkatan Udara Indonesia mendiskusikan perluasan keterlibatan bilateral mereka, meningkatkan kerja sama dalam keselamatan penerbangan, upaya cybersecurity, pertukaran ahli masalah di masa depan dan meningkatkan serta memperluas latihan bilateral Cope West.

“Pertemuan ini memberikan kesempatan bagus untuk membahas dan mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan profesionalisme pasukan udara kami masing-masing,” kata Wakil Marsekal Indonesia, Umar Sugeng Haryono.

“Ini akan memperkuat hubungan antara kedua angkatan udara untuk tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Militer AS dan Indonesia melakukan sekitar 170 kegiatan setiap tahun di seluruh Departemen Pertahanan, termasuk latihan Cope West 18 di bulan Maret.

“Satu-satunya cara kita dapat menghadapi tantangan di Pasifik adalah melalui mitra kami.” Kata Mack. “Saya berpendapat bahwa keuntungan asimetris terbesar yang kita miliki di Indo-Pasifik adalah mitra kita,” tambahnya.

Ini adalah pembicaraan A2A tahunan ke-10 antara kedua negara. Strategi dan rencana yang terbentuk selama pembicaraan A2A akan digunakan oleh kedua negara untuk dua hingga lima tahun ke depan.

Kedua angkatan udara dijadwalkan bertemu kembali untuk pembicaraan A2A di Indonesia, Maret 2019.

Editor : (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s