Suriah Menyerahkan Dua Rudal Jelajah AS Yang Tidak Meledak ke Rusia

Dua rudal jelajah yang ditemukan tidak meledak oleh militer Suriah setelah serangan rudal AS pada 14 April telah diserahkan ke Rusia, kata sumber di kementerian pertahanan Suriah kepada TASS, Kamis.

“Dua rudal jelajah yang tidak meledak selama serangan rudal AS di Suriah semalam hingga 14 April ditemukan oleh militer Suriah. Keduanya dalam kondisi yang agak baik. Rudal-rudal ini diserahkan kepada perwira Rusia sehari sebelum kemarin (17 April),” kata sumber tersebut. Ia menambahkan bahwa keduanya “dikirim ke Rusia dengan pesawat kemarin (18 April).”

TASS tidak memiliki konfirmasi resmi mengenai informasi ini dari kementerian pertahanan Rusia.

Presiden AS Donald Trump menulis di Twitter pada 11 April bahwa Rusia harus bersiap-siap untuk serangan rudal ke Suriah, mengklaim rudal yang ditembakan “bagus, baru dan cerdas”.

Pada tanggal 14 April, Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris Raya mengirimkan serangan besar-besaran ke sasaran-sasaran Suriah tanpa melalui Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menurut kementerian pertahanan Rusia, serangan rudal itu dilakukan dalam waktu singkat pada hari Sabtu.

Kementerian melaporkan bahwa total 103 rudal jelajah dan rudal udara-ke-permukaan telah ditembakkan, 71 rudal ditembak jatuh oleh unit pertahanan udara Suriah. Tiga warga sipil terluka.

Tak satu pun dari rudal itu muncul di zona yang menjadi tanggung jawab sistem pertahanan udara Rusia di Tartus dan Hmeymim. Sistem pertahanan misil Rusia tidak digunakan.

Amerika Serikat, Inggris dan Prancis mengatakan serangan itu merupakan tanggapan terhadap dugaan serangan kimia di Douma, Suriah, pada 7 April yang dilaporkan oleh beberapa organisasi non-pemerintah, termasuk White Helmets.

Kementerian luar negeri Rusia menganggap itu sebagai berita palsu. Kementerian pertahanan Rusia menyatakan bahwa White Helmets adalah sumber yang tidak dapat dipercaya, yang terkenal jahat karena menyebarkan kebohongan. Pusat rekonsiliasi konflik Rusia pada 9 April memeriksa Douma dan tidak menemukan jejak senjata kimia.

Sebelumnya, berbagai agen resmi Rusia berulang kali memperingatkan bahwa persiapan telah dilakukan di berbagai bagian Suriah untuk provokasi dan simulasi serangan kimia yang akan dilakukan terhadap pasukan pemerintah.

Inspektur OPCW tiba di Suriah pada tanggal 14 April untuk mengumpulkan sampel baik untuk mengkonfirmasi atau memberhentikan laporan tentang serangan kimia, sebagaimana dikutip dari laman TASS (19/ 04).

Photo : Lockheed Martin AGM-158 JASSM (defpost)

Editor : (D.E.S)

Iklan

8 tanggapan untuk “Suriah Menyerahkan Dua Rudal Jelajah AS Yang Tidak Meledak ke Rusia”

  1. bisnis
    -menunjukkan kemampuan rudal 3 negara
    -mencari legalitas dan battle proven
    -rudal demo
    dan akhirnya mendapatkan $$ dolar orderan dari negara negara minyak super kaya.

    Suka

  2. Tak satu pun dari rudal itu muncul di zona yang menjadi tanggung jawab sistem pertahanan udara Rusia di Tartus dan Hmeymim. Sistem pertahanan misil Rusia tidak digunakan.
    ——————————————-
    Ya iyalah.. us n the gank kontek rusia dulu sblm nyerang.
    Intinya dagang senjata plus ajang ujicoba senjata semua..rusie, us, frans jg britis

    Disukai oleh 1 orang

  3. “Dua rudal jelajah yang tidak meledak selama serangan rudal AS di Suriah semalam hingga 14 April ditemukan oleh militer Suriah. Keduanya dalam kondisi yang agak baik. Rudal-rudal ini diserahkan kepada perwira Rusia sehari sebelum kemarin (17 April),” kata sumber tersebut. Ia menambahkan bahwa keduanya “dikirim ke Rusia dengan pesawat kemarin (18 April).”
    ———————————————–
    Russie dapet tekno jssm gratisss 😀😀

    Suka

  4. setuju sama bung tombak. ntah bagaimana caranya kedua “musuh” ini selalu bisa menghindarkan korban satu sama lain. tetapi tidak dengan korban target operasi mereka…bisa dihitung berapa banyak senjata yang “diresmikan” disini. mirip dengan iims yang berlangsung saat ini. bedanya ini adalah senjata pemusnah.

    Suka

  5. as lagi royal bung. abis “ngasih” teknologi rq 170 sentinel ke iran, sekarang ngasih teknologi jassm (semoga benar yang jassm-er) ke russia. haha

    Suka

  6. Bener kata pak Rw ustadz kemed..semua ada hikmah
    – hikmah buat Rusia.. dpt berkah dagangan laris juga naikin citra senjata yg slm ini dianggap jadul alias obselet ma barat ..plus rusia ma iran dpat berkah..dpt tekno uav jg jssm gratis.
    – hikmah buat US.. jd lbh byk jualn senjata dr sblmnya ke timur tengah.
    – hikmah buat Indonesia ..harus bnr2 jago diplomasi spy negara ga kyk suriah, irak jg yaman.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s