Pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan Bertemu di Wilayah Demiliterasi

Kim Jong-un menjadi pemimpin Korea Utara pertama masuk ke dalam wilayah Korea Selatan sejak berakhirnya perang Korea di tahun 1953 guna menghadiri KTT bersejarah antar kedua negara.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in secara pribadi menyambut Kim dengan jabatan tangan di desa perbatasan Panmunjom di wilayah demiliterasi (DMZ) antar kedua negara.

Keduanya berfoto bersama sebelum kemudian melintas batas demarkasi sambil bergandeng tangan, guna memulai pertemuan antar kedua negara yang dilakukan pertama kali dalam lebih 10 tahun terakhir.

Pertemuan yang dimaksudkan untuk mengakhiri konflik antar kedua negara dan mengurangi ketegangan akan proram nuklir Korea Utara dilakukan beberapa pekan sebelum Kim Jong-un bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Presiden Moon menyambut Kim Jong-un di garis batas demarkasi sekitar pukul 9:30 pagi hari Jumat (27/4/2018).

Pembicaraan resmi dijadwalkan dimulai pukul 10:30 pagi di Peace House, yang baru-baru ini direnovasi untuk pertemuan tersebut.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un didampingi sembilan pejabat, termasuk adiknya Kim Yo-jong yang memimpin delegasi Korea Utara ke Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan bulan Februari lalu.

Delegasi Korea Selatan termasuk menteri luar negeri, menteri pertahanan, dan menteri penyatuan Korea.

Pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan Bertemu di Wilayah Demiliterasi 1 (AP)

“Sejarah baru dimulai sekarang’

Kim Jong-un mengenakan kacamata dan pakaian yang khas yaitu setelan gaya pemimpin China Mao, sementara para pejabat Korea Utara lainnya mengenakan seragam militer atau setelan Barat.

Dia menulis di buku tamu di Peace House sebelum pemimpin kedua negara bertemu untuk berbicara secara pribadi.

“Sejarah baru dimulai sekarang. Era perdamaian, mulai dari awal sejarah.” tulis Kim dalam bahasa Korea, dengan tanggal dan tanda tangan.

Moon dan Kim diperkirakan akan membicarakan program de-nuklirisasi antar kedua negara dan juga akan menanam pohon secara simbolis di desa gencatan senjata tersebut.

Dalam pernyataan dari Gedung Putih ketika kedua pemimpin bertemu, Amerika Serikat mengatakan berharap pertemuan Presiden Moon dan Kim Jong-un akan membawa kemajuan di bidang perdamaian dan kemakmuran.

Gedung Putih juga mengatakan menyambut baik persiapan yang dilakukan Korea Selatan bagi rencana pertemuan Presiden Donald Trump dengan Kim dalam beberapa pekan mendatang.

Kim dan Trump diperkirakan akan bertemu akhir Mei atau awal Juni, dengan Presiden Trump mengatakan hari Kamis, dia sedang mempertimbangkan lokasi dan kapan pertemuan akan diadakan, sebagaimana dikutip dari laman Tempo (27/ 04).

All photos : Pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan Bertemu di Wilayah Demiliterasi. (AP)

Editor  : (D.E.S)

Iklan

8 tanggapan untuk “Pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan Bertemu di Wilayah Demiliterasi”

  1. Nah gitu donk Jong Un..yang tentrem, kerto raharjo, idup damai kan enak..biarpun damai harganya 50.000 kl disni. Hehehe

    Suka

  2. Video peristiwa bersejarah.. Kim Kong Un berjalan melewati perbatasan Korut-Korsel untuk bersalaman dengan Presiden Korea Selatan

    Suka

  3. Busyet Sampeyan kesamber Mbh Mien ya Bung?. Kayaknya Cewek Korut itu Modelnya ya kek gitu-2 aja deh beda ama Saudaranya yg dari Kidul.

    Suka

  4. Makanya bụng jimmy, Ntar asian games đi senayan tonton atlit cewek korut ( terutama cabor senam artistik sắma senam lantai ) Pasti matanya kaga kedip.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s