Menhan AS Ingin Indonesia Tak Kena Sanksi karena Beli Su-35 Rusia

Visiting U.S. Secretary of Defense Jim Mattis reviews the honour guard with Indonesia's Defence Minister Ryamizard Ryacudu at the Defence Ministry in Jakarta, Indonesia
Visiting U.S. Secretary of Defense Jim Mattis reviews the honour guard with Indonesia’s Defence Minister Ryamizard Ryacudu at the Defence Ministry in Jakarta, Indonesia January 23, 2018. (REUTERS/ Darren Whiteside)

Menhan AS James Norman Mattis berupaya membebaskan negara-negara mitra seperti Indonesia, India dan Turki dari sanksi Washington karena membeli peralatan tempur Rusia. Indonesia diketahui membeli 11 unit pesawat jet tempur Su-35 Moskow.

Kepala Pentagon tersebut memperdebatkan Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) pada sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat AS pada hari Kamis waktu Washington.

CAATSA adalah undang-undang yang jadi dasar bagi Washington menjatuhkan sanksi pada semua negara yang melakukan binis pertahanan dengan sebuah negara yang telah dijatuhi sanksi AS, dalam hal ini Rusia atas berbagai tuduhan, termasuk mencaplok Crimea dari Ukraina pada 2014.

Turki telah diancam dijatuhi sanksi karena membeli sistem pertahanan udara S-400 Moskow. Sedangkan India sedang dalam taraf negosiasi harga untuk pembelian S-400.

Mattis mengatakan perlu ada pengecualian dalam penerapan CAATSA menyangkut kepentingan jangka panjang Amerika.

“Ada negara-negara di dunia yang mencoba untuk berpaling dari senjata dan sistem yang sebelumnya bersumber dari Rusia,” katanya.

Negara-negara yang sama, katanya, saat ini perlu menjaga jalur pasokan Moskow terbuka untuk mengisi kembali sistem warisan mereka.

“Kita hanya perlu melihat India, Vietnam dan beberapa orang lain untuk mengakui bahwa pada akhirnya kita akan menghukum diri kita sendiri di masa depan dengan kepatuhan yang ketat kepada CAATSA,” kata Mattis.

Dia lantas menunjuk Indonesia, yang telah menjadi semakin penting bagi strategi pemerintahan Trump di wilayah Asia Tenggara.

“Indonesia, misalnya, berada dalam situasi yang sama mencoba beralih ke lebih banyak pesawat kami, sistem kami, tetapi mereka harus melakukan sesuatu untuk mempertahankan warisan militer mereka,” ujar Mattis, seperti dikutip Military, Sabtu (28/04).

CAATSA disahkan oleh Kongres tahun lalu untuk menghukum Rusia atas invasinya ke Crimea, dukungan separatis di Ukraina, dan keterlibatannya di Suriah. Presiden Donald Trump tak setuju dengan hukuman itu, sehingga dia enggan menandatangani rancangan undang-undang tersebut pada Agustus lalu. Namun, kekuatan Kongres memaksa Trump menekennya.

Mattis meminta Kongres untuk memasukkan “pengecualian keamanan nasional” dalam National Defense Authorization Act (UU Otorisasi Pertahanan Nasional) untuk fiskal 2019. Namun, bagaimanapun dia mengakui bahwa penjualan sistem S-400 Rusia menyebabkan banyak kekhawatiran.

Sistem rudal pertahanan S-400 membuat negara-negara NATO merasa ngeri karena sistem itu bisa menjadi pembunuh jet tempur generasi kelima F-35.

Pekan lalu, Asisten Menteri Luar Negeri AS Wess Mitchell mengatakan kepada Komite Urusan Luar Negeri Senat AS bahwa Turki mempertaruhkan sanksi berdasarkan CAATSA. Menurutnya, Ankara juga berpotensi diputus dari pembelian F-35 Joint Strike Fighter produksi Lockheed Martin, sebagaimana dikutip dari laman Sindonews (28/ 04).

Editor : (D.E.S)

Iklan

7 tanggapan untuk “Menhan AS Ingin Indonesia Tak Kena Sanksi karena Beli Su-35 Rusia”

  1. Lho itu Kok Wahyudi yg Aneksasi Yerusalem kok Malah di dukung ya?. Dan apa jg Dasar CAATSA bagi Korut dan Iran?. 😆

    Suka

  2. dasar CAATSA kalah jualan mas Jim ..
    kan 2x ngetes rudal tomahwk dll ( 2017 & 2018 ) disuriah lbh byk gagal totalnya..
    kl CAATSA ga cepet2 dilaksanain bisa gulung tiker raytheon, douglass, dll..

    Suka

  3. Masa masih mau diberi sanksi, kan sebentar lg mau dibeli F-16V dlm jumlah banyak dan pesawat tankernya jg, blackhawk jg, chinook, Itu kata si Ntung lhoo
    Masa sih masih jg tega mau ngasi sanksi.?

    Suka

  4. Pak menhan amerika gentar liat tentara kita gigit uler sama makan beling waktu penyambutan đi mabes tni (Dalam hati nya ini tentara ,apa pemain debus).itu belum seberapa pak ,Coba kalo bpk sumanto ikut wamil dân đi tempatkan đi garis depan berhadapan dengan tentara yankee, tambah ngibrit tuh tentara yankee.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s