Harapan Alutsista TNI AL Segera Diremajakan

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi meresmikan armada baru KRI Kurau 856. (Liputan6) 1
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi meresmikan armada baru KRI Kurau 856. (Liputan6)

Alutsista TNI AL dinilai harus segera diremajakan. Pasalnya, usia penggunaan kapal perang 25-35 tahun sehingga dari 151 unit kapal perang yang dimiliki TNI AL saat ini harus diganti 50 unit perlima tahun sekali.

Hal itu disampikan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi menjawab pertanyaan wartawan tentang alutsista TNI AL dalam kunjungan kerjanya di Pangkalan Utama TNI AL-I (Lantamal-I) di Belawan, Medan, Selasa (01/05).

Menurut Ade, peremajaan kapal perang TNI AL harus dapat dilakukan secara bertahap melalui rencana strategi, yakni sebanyak 50 unit dan seterusnya. Sehingga dalam situasi mendadak TNI AL masih tetap punya kapal yang betul-betul masih punya kemampuan 90% untuk berperang.

Terkait kondisi keamanan di Perairan Selat Malaka, menurut Kasal, tetap jadi perhatian untuk menjaganya, baik keamanan navigasi maupun keamanan yang berkaitan dengan kejahatan dan pelanggaran.

“Di mulut Selat Malaka sudah ada patroli koordinasi (Patkor) TNI AL yang berkoordinasi dengan negara Thailand dan India, kemudian untuk alur belum ada peristiwa kriminal yang menonjol,” jelasnya, sebagaimana dikutip dari laman Sindonews (02/ 05).

Editor : (D.E.S)

Iklan

11 tanggapan untuk “Harapan Alutsista TNI AL Segera Diremajakan”

  1. Jangan al doang, alutista marinir juga harus đi rẻmajakan ,tambahan bmp-3F,minimal 100 tank. Buat marinir. Masa dari jaman perang trikora,kendaraăn tempur tua macam pt 76 dân btr50 masih aja di pake. Di rusia aja dah masuk museum.

    Suka

  2. Jng suruh si Ntung PHD ngitung lagi, pasti nanti hitungannya buat bedok Indonesia mau perang……wkkkkkkk

    Suka

  3. Untuk bikin 42 unit KRI 8xx, diambil dari anggaran 2015-2016.

    2017 anggarannya kalau nggak salah untuk bikin 4 unit LST KRI 5xx, 1 unit LPD 5xx, 1 unit KCR 60 kosongan, upgrade 2 unit KCR 60, upgrade 1 unit Malahayati class.

    Untuk anggaran 2018 untuk bikin 10 KRI (di antaranya untuk bikin 3 KCR 60, 2 kapal sapu ranjau, 2 OPV, mungkin 1 PKR dll) dan untuk upgrade 2 KCR 60, upgrade 1 unit Malahayati class.

    Itu yang lokal. Belum yang impor.

    Dari yang lokal itu (yang kapal2 KAL PC 28 yang jumlahnya bakal ratusan unit belum saya hitung)

    Suka

  4. Mbah kasihan dgn bpk bpk tni al dek.. Cm dibohongin pake ‘poros maritim dunia’ tp alutsista dibiarkan tnp peremajaan.. Sungguh terlalu..pencitraan

    Suka

  5. Mbah kasihan dgn bpk bpk tni al dek.. Cm dibohongin pake ‘poros maritim dunia’ tp alutsista dibiarkan tnp peremajaan.. Sungguh terlalu..pencitraan

    Suka

  6. Achhh simbah…bisanya cuma kasihan, prihatin sama-sama bocor-bocor deh

    Suka

  7. Ideal mnrt gw sih coba iver 5 unit, PKR 16 unit, korvet sekelas visby 20 unit, KCR 60 25 unit, kcr 40 25 unit, kasel 8 unit,,, buat operasi bakamla,,, formasi rondanya 1 Iver, 2 PKR, 2 korvet, 2 KCR 60, 1 kasel.. lumayan efek gentar

    Suka

  8. Nah ini ane baru setuju…tapi bung jimmy belum tentu sepakat karena dagangannya gak ada disebut-sebut

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s