Pilot Sukhoi TNI AU Masih Sempat Bertani

Letkol Pnb Anton Pallaguna dan rekan (Intisari)
Letkol Pnb Anton Pallaguna dan rekan. (Intisari)

Salah satu tugas para pilot tempur TNI AU, selain secara rutin melaksanakan latihan terbang dan terbang patroli (Combat Air Patrol/ CAP) demi mengamankan ruang udara RI, mereka juga turut mendukung program pemerintah untuk menciptakan ketahanan pangan.

Jika satuan TNI AD di tingkat Komando Rayon Militer (Koramil) memiliki personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang salah satu tugasnya mendampingi para petani untuk menciptakan kemandirian pangan sebenarnya merupakan hal yang biasa.

Tapi jika para pilot tempur TNI AU, seperti para pilot jet tempur Sukhoi dari Sakdron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan di sela-sela kesibukannya menjaga ruang udara NKRI masih bisa sempat bertani betul-betul unik dan luar biasa.

Letkol Pnb Anton dan istri panen sayur hidroponik (Intisari)
Letkol Pnb Anton dan istri panen sayur hidroponik. (Intisari)

Bagaimana Caranya?

Para pilot Sukhoi Skadron Udara 11 yang dikomandani oleh Letkol Pnb Anton ‘Sioux’ Pallaguna memang masih memiliki kesempatan untuk bertani, merawat beragam tanamannya, memanennya karena sedang getol mempraktekan pertanian sistem hidroponik.

Skadron Udara 11 Makassar, Sarang Sukhoi ‘Burung Pemangsa ‘ yang Selalu Siaga Menjaga Kawasan Udara Indonesia Timur

Lokasi lahan pertanian hidroponik yang digarap para personel Skadron 11 masih berada di area Lanud Hasanuddin dan pengelolaan  lahannya bekerja sama dengan koperasi Skadron 11, yakni Koperasi Thunder dan lembaga swasta Akar Hidroponik.

Pertanian sistem hidroponik yang digarap Skadron 11 dan berisi beragam tanaman sayuran sudah berjalan dengan baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan sayuran sehat bagi  keluarga besar  personel Skadron 11.

Letkol Pnb Anton Pallguna yang memiliki call sign pilot tempur dengan nama  ‘Sioux’ dan merupakan lulusan Sekolah Staf dan Komando di AS (US Air Command and Staff College) itu, melalui laman Facebooknya menyatakan bahwa selain bertugas sebagai para pilot tempur penjaga langit NKRI  dan rutin terbang patroli (CAP) para pilot Skadron 11 juga masih sempat bertani di darat.

‘’Pria sejati mencintai ibu dan istrinya. Dan berusaha memberikan yang terbaik. Dalam hal ini sayuran segar yang tidak mengandung unsur kimia bagi keluarganya,’’ komentar Letkol Anton seperti tertulis dalam laman Facebook-nya, sebagaimana dikutip dari laman Intisari Online (04/ 05).

Editor : (D.E.S)

Iklan

13 tanggapan untuk “Pilot Sukhoi TNI AU Masih Sempat Bertani”

  1. Lho….kok pilot sukhoi sekolahnya di ame riki, apa di rusia tidak ada sekolah komando yg bagus?

    Suka

  2. Si Cukhoi hobinya bobok-bobok cantik di hangar, sebab boros bbm. Keluar latihan kalo sedang akan ada acara yang bisa dipamerin (hari AU, hari kemerdekaan dan hari jadi tentara).

    Jadi para pilotnya sempat bertani sayur.

    Suka

  3. Tni kan tentara rakyat ingat semboyan TNI : Tni dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Lagi ingat juga sejarah pembentukan tni tanggal 5 oktober 1945( awal mula tni adalah tkr yang mayoritas adalah lulusan peta dân eks knil serta laskar yang mayoritas adalah petani atau anak petani ) Jadi wajar saja kalo mereka bertani meskipun masih aktif atau sudah pensiun.

    Suka

  4. Maklum…bung tukang ngitung buat mandi aja gak sempet, waktunya sudah habis buat ngitung, makane istrinya sering uring-uringan…xixixixi

    Suka

  5. Bukanya pilot Sukhoi memang memiliki basic sebagai pilot F-16… sehingga sangat wajar jika mereka merupakan lulusan akademi USA

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s