Pertama Kali, China Libatkan Jet Siluman J-20 Latihan Tempur di Laut China Selatan

Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat mengumumkan, Rabu (11/5), bahwa pesawat siluman buatan dalam negeri China, untuk pertama kali dilibat dalam latihan bersama di Laut China Selatan, tanpa menyebutkan dimana dan kapan pelatihan itu dilaksanakan.

“Latihan itu dilakukan di atas laut dalam “kondisi perang yang sebenarnya” untuk “meningkatkan kemampuan tempur angkatan udara”, kata Kolonel Senior Shen Jinke pada microblog resmi angkatan udara.

“Latihan ini sebagai bagian untuk mempertahankan dan membela kedaulatan nasional, keamanan dan integritas teritorial,” katanya, tanpa merinci.

Analis militer yang berbasis di Beijing, Zhou Chenming mengatakan pelatihan laut mengindikasikan bahwa jet tempur akan dikirim ke Taiwan dan Laut Cina Selatan yang akan diperebutkan di masa depan.

Tentara Pembebasan Rakyat telah meningkatkan operasi militerdengan target Taiwan baru-baru ini, termasuk melakukan penerbangan pembom strategis yang dekat dengan pulau itu dan latihan kebakaran langsung di Selat Taiwan bulan lalu.

Latihan ini selaras dengan gerakan pro-Taiwan dari Washington di tengah perselisihan perdagangan antara China dan AS, dan hubungan antara Taipei dan Beijing yang telah memburuk sejak Presiden Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokratis memimpin negeri itu tahun 2016.

Beijing memamandang Taiwan –yang saat ini mempunyai pemerintahan sendiri– sendiri sebagai provinsi yang tersesat dan akan diajak kembali masuk ke wilayah kekuasaan Cina daratan.

J-20 Chengdu (Asia Times)
J-20 Chengdu (Asia Times)

“Latihan J-20 adalah pesan peringatan lain karena tidak terlihat oleh angkatan udara Taiwan dan para pilot siluman ini mampu melakukan tugasnya secara baik untuk mencapai sasaran,” kata Zhou. “Jet angkatan udara Pasukan Pemebabasan Rakyat akan memasuki Taiwan [zona identifikasi pertahanan udara] cepat atau lambat.”

Kemampuan stealth, supersonik dan manuver jet generasi kelima ini dianggap lebih unggul untuk mengatasi kemampuan jet generasi ketiga milik Taiwan seperti F-16 dan Mirage 2000, menurut Li Jie, seorang analis militer di Beijing. Namun dia mengatakan lawan nyata J-20 di kawasan itu adalah F-22 dan F-35A AS di Jepang dan Korea Selatan.

“Tugas utama J-20 adalah meraih superioritas di udara. Dalam praktiknya, angkatan udara harus mengambil lawan mereka yang lebih kuat sebagai pertimbangan. Dan mereka harus terbiasa dengan lingkungan yang sebenarnya, dengan panas, kelembaban dan garam di atas laut.” kata Li Jie.

Jepang menerima pengiriman pertama  42 F-35As, bulan Januari 2018 dan berencana untuk membeli 20 jet lainnya dalam enam tahun ke depan. Jepang juga ingin Lockheed Martin mengembangkan jet tempur hibrida berdasarkan F-22 dan F-35A.

F-35A pertama Korea Selatan melakukan debut publiknya di sebuah upacara di jalur perakitan Lockheed Martin di Texas pada bulan Maret. Ini akan mengambil pengiriman 40 jet tempur siluman tahun depan, dan bisa memesan 20 lebih.

Sebuah laporan oleh Lembaga Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm awal bulan ini mengatakan pengeluaran pertahanan China yang semakin meluas dan modernisasi militer dapat mendorong perlombaan senjata regional.

Anggaran pertahanan Cina meningkat 8,1 persen tahun ini menjadi 1,1 triliun yuan (173 miliar dolar AS). Tetapi masalah manufaktur dengan J-20, terutama dengan mesinnya, berarti angkatan udara tidak memiliki jumlah pejuang siluman yang dibutuhkan saat ini.

Sebuah foto yang menyertai pengumuman angkatan udara menunjukkan dua jet tempur J-10 yang lebih tua dalam penerbangan, yang kata Li juga akan terlibat dalam latihan itu.

“Mengingat masih ada sejumlah keterbatasan J-20, kami siapkan juga sejumlah pesawat yang digunakan bersama sebagai pesawat tempur untuk memnyelesaikan tugas agar lebih efektif menjalankan misi,” kata Li, sebagaimana dilansir dari Tribun Kaltim (11/ 05).

Photo: Chengdu J-20, buatan China, bersiap-siap melesat dari sebuah kapal induk saat mengikuti latihan tempur pertama kali di Laut Chian Selatan. (Istimewa)

Editor: (D.E.S)

Iklan

17 tanggapan untuk “Pertama Kali, China Libatkan Jet Siluman J-20 Latihan Tempur di Laut China Selatan”

  1. Boleh percaya boleh tidak dek.. Suatu saat Indonesia dan Malaysia akan berperang melawan bangsa ini, yang disebut Ya’juj Ma’juj dengan ciri mata sipit dan jumlahnya buanyak suekali.. Mereka menyerang dari atas seperti air bah..

    Suka

  2. Woo lha adek” blm baca kitab shahih, makanya blm percaya..masih muda carilah ilmu yang banyak dek biar jadi lentera hidup, biar tidak spt kodok dlm bathok.

    Suka

  3. Mbah bowo mah aneh euy arab saudi penjaga 2 tempat suci membeli df 21 d sebagai penjaganya,kita ga bkal ada yg nyerang yg merusak kita jika pemimpinnya korup dan tak optimis masa depan bangsa bukan menakuti th 2030 bkal bubarrrr!!!

    Suka

  4. Seandianya J20 satu SKA di wilayah timur, pastinya si ostalili pingsan alis semaput xixixiii

    Mbah, Kaum yakjut dan Makjut dah banyak di indonesia mau diapain mbah heehheee

    Suka

  5. @rudasl tegak

    Nanya jodoh kok sama mbah bowo to dek…

    Lah wong sampe sekarang belum laku-laku…gak ada yang mau sama dia, xixixixix

    Suka

  6. Dek ruskie01, ya’juj ma’juj itu akan menampakkan arogansinya setelah si Mata Satu amerika kolaps dek.. Jadi setelah amerika kalah..baru muncul itu.

    Dek mien.. Lha buat ap kl sdh dikecewakn kog masih ngebet ky ga ad yg lain aj .. sama ky milih pemimpin, kl bisanya cuma planga plongo, impor sana impor sini, utang sana utang sini.. Ganti yg lain sj.. Bikin mbah dan rakyat Indonesia susah..

    Suka

  7. Dek alone bukanya mbah mau nakut nakutin lho..silahkan dibaca keadaan negara Turkistan sekarang saat ya’juj ma’juj datang dan menerapkan strategi dari tamu berubah menjadi tuan rumah..
    Ini ilmu tingkat tinggi dek..hanya orang sabar yg bisa menekuninya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s