Penjelasan Israel Bisa Hancurkan Pantsir-S1 di Suriah

Militer telah merilis rekaman video yang menunjukkan rudal Israel menghancurkan sistem pertahanan udara Pantsir-S1 atau SA-22 Greyhound Rusia yang dioperasikan militer Suriah. Secara fungsional, sistem itu tidak akan pernah membiarkan rudal musuh mendekatinya.

Rekaman video itu merupakan hasil serangan IDF di wilayah Suriah pada Kamis dini hari lalu. IDF dengan puluhan jet tempur menembakkan lebih dari 60 rudal. Menurut IDF, target serangan adalah basis-basis militer Iran di berbagai wilayah Suriah.

Sistem Pantsir-S1 buatan Rusia yang dioperasikan Suriah terlihat dihancurkan oleh rudal jelajah Spike NLOS.

Mantan Wakil Komandan Angkatan Udara Rusia, Aytech Bizhev, mengatakan bahwa hanya ada dua penjelasan yang mungkin untuk serangan yang mengalahkan sistem Pantsir-S1.

“Salah satunya adalah bahwa mereka telah menggunakan cadangan amunisinya. Yang lain adalah bahwa (sistem) itu dimatikan; itu bukan pertempuran yang siap,” kata Bizhev kepada Russia Today (12/ 05).

“Tidak ada pilihan ketiga karena (Pantsir-S1) tidak akan membiarkan dirinya dihancurkan. Ketika sistem itu siap tempur, sistem itu melakukan pengawasan konstan terhadap pesawat musuh dan memiliki waktu reaksi yang sangat cepat. Itu akan menjatuhkan rudal jelajah dengan baik,” paparnya.

Dalam rekaman video tersebut, ada tiga orang yang berdiri di luar kendaraan operasional sistem Pantsir-S1 yang kemungkinan mereka adalah kru. Orang-orang itu terlihat tidak mengoperasikan sistem pertahanan udara pada saat serangan terjadi.

Menurut Bizhev, Angkatan Udara Israel menggunakan keuntungan geografisnya untuk membidik militer Suriah yang lengah pada hari Kamis.

“Tidak peduli seberapa terlatih personel Anda dan seberapa bagus perangkat keras Anda, Anda tahu bahwa waktu terbang antara Israel dan Suriah adalah nol (karena negara-negara memiliki perbatasan bersama). Selanjutnya, jet tempur F-15 dan F-16 Israel membawa serangan tanpa memasuki area pertahanan udara (Suriah),” ujar Bizhev.

“Mereka mendekat di dataran rendah kemudian memantul dari belakang Dataran Tinggi Golan, melakukan serangan dan pergi,” papar Bizhev.

Menurut para ahli militer, Pantsir-S1 membutuhkan waktu antara tiga hingga lima menit untuk beroperasi. Menjaga sistem itu siaga penuh setiap saat adalah tidak mungkin, karena benar-benar melelahkan bagi kru.

Seorang pengamat militer untuk situs gazeta.ru, pensiunan Kolonel Mikhail Khodorenok, juga menunjukkan bahwa sistem pertahanan buatan Rusia sama sekali tidak disamarkan atau ditempatkan dalam posisi yang disiapkan khusus pada saat serangan udara Israel. “Ini menunjukkan bahwa Pantsir-S1 belum siap untuk pertempuran,” ujarnya.

Khodorenok mengatakan bahwa insiden di Suriah tidak memberikan alasan untuk mempertanyakan kemampuan tempur yang tinggi dari sistem Pantsir-S1, sebagaimana dikutip dari laman Sindonews (12/ 05).

Photo: Pantsir-S1 (SA-22 Greyhound) (Roe.ru)

Editor: (D.E.S)

Iklan

17 tanggapan untuk “Penjelasan Israel Bisa Hancurkan Pantsir-S1 di Suriah”

  1. Pantsir-S1 sebenernya merupakan sistem pertahanan udara yg sangat mematikan. Seandainya saat Israel menyerang pada saat sistem senjata ini sedang aktif, hasilnya tentu akan lain..

    Suka

  2. Penjelasannya simple saja: ….sori ya jim, rudalmu “magabut”, hhh

    Suka

  3. Rudalnya bung jimmy suka ngadat ketika kondisi lg genting….cobain ramuan tangkur cicak dijamin tokcer

    Suka

  4. https://sputniknews.com/middleeast/201805121064390794-syria-air-defense-destroyed-israel/

    A Russian military correspondent, Alexander Kots, has uploaded a picture of a Syrian air defense system, a Pantsir-S1, eliminated by the Israeli airstrikes.

    “It’s written here that all the missiles had been fired (this can be seen from the burned pipes), the radar is not in the combat position, the missile hit point, the hydraulic rack is raised. That is, it simply had nothing to fight off with, it was waiting to be recharged, The question is why the guns were silent.” he tweeted.

    “Kots stressed that if it was in fact waiting to be recharged, Israel merely destroyed an unarmed system. The image suggests that the Pantsir-S1 was destroyed by an IAI Harop, a loitering munition, with previous allegations that the IDF might had fired Delilah cruise missiles, or Spike NLOS, a fire-and-forget anti-tank guided missile.”

    Itu disinyalir lagi nunggu reloading rudal… Crewnya total 4 orang, 3 sedang di luar dan 1 mau bergabung dan lari kembali ke sistem tetapi jelas terlambat… padahal kalau rudal habis sekalipun masih ada 2 laras senapan yangseharusnya bisa menembak jatuh drone bunuh diri IAI Harop

    Suka

  5. Israel bisa menghambur hamburkan rudal pespur mesiu segala macam, habis itu USA didukung executive Dan Congress ngasih hibah Dan pinjaman (yang akhirnya jadi hibah juga) milyaran dollar ke isreal. Kalau suriah Dan Rusia harus pikir panjang…

    Suka

  6. Nah kan bner amunisinya abis atau gk memang LG gk aktif senjatanya.. lagian smua senjata jg bs hancur koq. Gk itu PNY barat atau Rusia.

    Suka

  7. pantsir S1bagus kok. semua tergantung :
    The Man Behind The Gun 8:
    Mungkin saja operator tentara suriah lupa dengan SOPnya 😀

    Suka

  8. Lho Itu Beruang Mau Nostalgia Di Tempat Yg Dulu Masuk Daerah Kekuasaannya Tapi Sialnya Itu Daerah Di Jual Ama Kaisar Rakus Nan Tamak.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s