Renstra III dan IV TNI AU

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M memberikan Executive Lecture (kuliah umum) kepada mahasiswa dan dosen Pascasarjana Universitas Pertahanan yang bertempat di auditorium Unhan, Kawasan IPSC Sentul Bogor, Senin (28/ 05/).

Dalam kuliah umumnya Kasau mengatakan, sesuai yang diamanahkan Undang-undang No 34 Tahun 2004 pasal 10 TNI Angkatan Udara melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan internasional yang telah diratifikasi, selain itu melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.

Dilansir dari laman TNI AU (28/ 05), Sistem pertahanan maritim membutuhkan angkatan laut yang kuat dan juga perlu kekuatan angkatan udara yang kapabel, sehingga penguasaan ruang udara oleh kekuatan udara, dapat menjamin terwujudnya supremasi kekuatan maritim.

Dijelaskan, terwujudnya kebijakan pembangunan TNI AU yang handal dan disegani serta berkelas tidak terlepas dari kebijakan Tripilar yaitu kesiapan operasional, profesionalisme dan kesejahteraan prajurit. Sedangkan empat program pembangunan kekuatan mancakup dukungan kesiapan matra udara, modernisasi alutsista dan non-alutsista, peningkatan profesionalisme personel matra udara, serta penyelenggaraan manajemen dan operasi matra udara, kata Kasau.

Renstra III (2014-2019)

  1. Penggabungan Kohanudnas dan Koopsau menjadi Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas),
  2. Pembentukan Koopsud III sebagai kelanjutan dari rencana pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan).
  3. Restrukturisasi Kodikau menjadi Kodiklatau,
  4. Dispamsanau menjadi Pusintelau,
  5. Pembentukan Spotdirgaau dan Disopslatau, serta
  6. Pembentukan skadron udara tempur baru, angkut, heli intai strategis, dan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA).

Renstra IV (2019-2024)

  1. TNI AU merencanakan pembentukan empat lanud tipe C (Batam, Saumlaki/Selaru, Wamena dan Sorong),
  2. Pengadaan enam satuan radar baru,
  3. Pengadaan dua resimen Hanud,
  4. Pengadaan lima detasemen Hanud pembentukan detasemen/satuan peluru kendali jarak sedang dan jarak jauh,
  5. Pembentukan Depo Pemeliharaan 80 (dengan 3 sathar) untuk pemeliharaan tingkat berat pesawat tempur, Depo Pemeliharaan 90 (dengan 3 sathar) untuk pemeliharaan tingkat berat helikopter, sathar 24, 34, 43, 54, 55 dan 65, dan
  6. Pembentukan dua skadron teknik baru di Lanud Supadio Pontianak dan Lanud Suryadarma Kalijati Subang, papar Kasau.

Photo: Sistem pertahanan udara Aster 30 SAMP / T (ac.nato)

Editor: (D.E.S)

Iklan

13 tanggapan untuk “Renstra III dan IV TNI AU”

  1. Khayalan gue sih…Thad Ama nasam dan Brahmos versi darat Ama kasel 214 dinatuna…Triumph ..Buk..Kilo ..di BIAK….

    Suka

  2. Khayalan lagi kumpulin bos nelayan kaya…pllih kapal kapal yang layak…buat Sumpena RBS MK3…minta tot ke Swedia 300 kapal nelayan cukuplah..tahap pertama…

    Suka

  3. Pilihan sudah dijatuhkan kepada NASAMS.so….jangan sering2 bermimpi indah tentang arhanud S-300 family.sekedar berpikir jangan.apalagi berkhayal memiliki.

    Suka

  4. @Tempakul cuma 1 sistem NASAMS yg diketahui dibeli. Sementara kebutuhannya untuk Renstra IV ada dua resimen Hanud, serta lima detasemen/satuan peluru kendali jarak sedang dan jarak jauh. Yakin sistem hanud jarak jauh yg bakal dipilih NASAMS lagi? Belum tentu. Bisa aja dari family S-300 & S-400. Ya kembali lg ke anggaran yg ada :v kira2 bisa beli yg mana

    Suka

  5. Nassam mahal banget, 77jt$ cuman peluncur doang, blom termasuk rudal arman,jarak tembak 25km,
    mendingan buk minah 50 km dapet 3 set.

    Suka

  6. buat sales gripen NG jangan mimpi di beli yh krn negara ini beli alutsita berdasarkan tradisi dan warisan

    Suka

  7. @giant.kalo seandainya S300/s400T yg kebeli.yach siap2 aja kesepakatan kfx/ifx batal.secara….hampir 75% tekno barat ada di purwarupa pespur 4++ tersebut.so…bola ada di kaki kita(kata amrik…heiii bung bolanya oper ke kami atau ke musuh kami dan anda harus bersiap dengan konsekwensinya).

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s