Beijing Tarik Misil dari Sejumlah Pulau LTS

Chinese missiles in woody island (ISI)
Chinese missiles in woody island (ISI)

Kantor berita CNN (6/ 6), menulis bahwa Tiongkok kemungkinan telah menarik sistem pertahanan misil yang ditempatkan di pulau sengketa Laut Tiongkok Selatan (LTS). Penarikan itu terjadi setelah Amerika Serikat (AS) menuding Beijing telah mengirimkan senjata penyerang ke kawasan sengketa itu.

“Peluncur misil Tiongkok yang ditempatkan di Pulau Woody, sebuah pulau yang ada diantara Kepulauan Paracel yang jadi kawasan sengketa di LTS, sudah tak terlihat,” demikian pernyataan ImageSat International. “Sistem misil itu kemungkinan telah ditarik atau direlokasi,” imbuh analis di ImageSat International.

Sejumlah sistem misil ditempatkan Tiongkok di tepi pantai Kepulauan Spratly dan Paracel pada Mei lalu dan aksi itu memicu kemarahan Washington DC karena Beijing telah melakukan militerisasi di kawasan perairan yang diklaim seluruhnya oleh Tiongkok.

Sistem misil yang terdeteksi citra satelit itu disembunyikan dengan menggunakan jaring kamuflase. Sistem misil yang ditempatkan Tiongkok di LTS antara lain misil antikapal, misil darat-ke-udara, beserta radar pengacak elektrionik.

Tak Gentar

Penarikan sistem misil Tiongkok di LTS dilakukan setelah pada pekan ini AS melakukan aksi dengan menerbangkan pesawat bomber strategis B-52 Stratofortress yang melintas di atas wilayah udara Kepulauan Spratly. Pihak AS menyatakan melintasnya pesawat bomber itu sebagai bagian dari misi latihan rutin.

Pada Rabu kemarin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying, dalam sebuah taklimat harian rutin menyatakan bahwa Tiongkok tak melakukan militerisasi dan justru AS yang melakukan semua itu.

Hua pun kemudian menegaskan bahwa Beijing tak gentar atas kehadiran kapal perang ataupun pesawat tempur, justru kehadiran mereka akan semakin menegaskan langkah pertahanan Tiongkok.

“Saya harap AS bisa menjelaskan pada siapapun mengapa mereka harus mengirimkan pesawat bomber B-62 ke LTS. Jika ada pihak yang terlalu sering pamer kekuatan dekat rumah kita, maka tak heran kita akan semakin waspada dan meningkatkan kapabilitas pertahanan,” kata Hua.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Hua menyatakan bahwa Tiongkok tak mempan diintimidasi oleh kehadiran kapal perang dan pesawat tempur asing, namun Tiongkok pastinya tak akan tinggal diam dan akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan, sekaligus memelihara perdamaian dan stabilitas di LTS, sebagaimana dilansir dari laman Koran Jakarta (7/ 6).

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Beijing Tarik Misil dari Sejumlah Pulau LTS”

  1. Retorika mulut besar sedang dipertontonkan dua negara raksasa.nggak tau siapa pelanduknya yg bakal kecepritttt di tengah2.

    Suka

  2. Sama” punya nuklir,wes paling dibagi roto dikasih akses jalur sda disana…negara kere militernya cm jadi budak terbelakang…

    Cina akan terus ingat penjajahan jepang, mereka sadar dulu militer lemah mereka seperti budak jepang…

    Sadarkah garuda mungkin bulumu terlalu banyak kutu penghisap darah,kuku mu tumpul dimakan tungau,matamu kabur dimakan virus katarak…engkau harus bangkit singkirkan segala penyakit dibadanmu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s