7 Pilot TNI AU Akan Jalani Pelatihan di Garuda

Pilot berfoto di depan pesawat kepresidenan Republik Indonesia di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10042014). (Kompas)
Pilot berfoto di depan pesawat kepresidenan Republik Indonesia di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/4/2014). (Kompas)

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono, mengatakan para penerbang dari TNI Angkatan Udara akan mengikuti pelatihan di Garuda. “Training pilot TNI AU akan dilangsungkan usai lebaran,” ujar dia kepada Tempo, Senin, 11 Juni 2018.

Dilansir dari laman Tempo (11/ 6), Direktur Operasional Garuda Triyanto Moeharsono menjelaskan ada tujuh orang tentara yang akan mengikuti pelatihan. Namun, pelatihan tersebut tidak ada kaitannya dengan aksi mogok kerja, yang sebelumnya direncanakan karyawan dan pilot Garuda.

Menurut Triyanto, kerja sama antara Garuda dan TNI AU sudah ada sejak lama. Dia mengatakan adanya kekurangan kapten di Garuda, namun pelatihan tersebut bukan diperuntukkan untuk itu.

Saat ini, kata Triyanto, Garuda memiliki 1.300 pilot. Angka tersebut sudah termasuk pilot senior yang usianya di atas 60 tahun. Garuda sendiri, masih membutuhkan tambahan 80 kapten penerbangan. “Untuk upper pilot ada sekitar 63 orang,” tutur dia.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury mengatakan penempatan pilot dari TNI AU merupakan pilihan terahir. Dia menjelaskan akan meningkatkan keterampilan di internal pilot Garuda.

“Prioritas kami adalah kecukupan penerbang dengan cara recruiting dan upgrading, sehingga bisa ada tambahan kapten, FO (flight officer), dan internal,” ujar Pahala di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Pahala menjelaskan memang ada kerja sama bantuan dari TNI AU untuk memenuhi kebutuhan pilot. Namun, pilot militer tersebut masih harus melalui beberapa tahapan dari Garuda untuk mendapatkan lisensi.

Pemberian lisensi, kata Pahala, bukan perkara yang cepat. Sehingga, dia memprioritaskan meningkatkan kualitas pilot sipil PT Garuda, untuk menangani penerbangan dengan frekuensi yang padat, seperti libur Idul Fitri kali ini.

Pahala juga membantah keterlibatan TNI AU dalam penyediaan pilot berkaitan dengan aksi mogok pilot dan karyawan Garuda. “Kami tentu melihat opsi-opsi bagaimana meningkatkan Garuda, yang paling penting bagaimana kita menambah kapten,” tutur dia.

Kepala Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Marsekal Pertama Novyan Samyoga mengatakan TNI AU dan Garuda ada kerja sama dalam penugasan pilot. Namun sifatnya untuk pilot TNI AU yang kekurangan jam terbang dan hanya pilot pesawat B-737.

Samyoga mengatakan jika pilot Garuda Indonesia mogok, TNI AU tidak bisa langsung mengerahkan pilot mereka.”Lagian memang berbeda, pesawat Garuda dengan pesawat tempur,” kata Samyoga saat dihubungi, Sabtu, 9 Juni 2018.

Editor: (D.E.S)

Iklan

One thought on “7 Pilot TNI AU Akan Jalani Pelatihan di Garuda”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s