Houthi Tenggelamkan Kapal Perang Emirat Arab

Houthi
Pasukan Houthi (Istimewa)

Kelompok bersenjata Houthi yang menguasai sebagian besar Yaman berhasil menggempur dan menenggelamkan kapal perang Uni Emirat Arab.

Serangan terjadi di perairan Laut Merah, lepas pantai dan pelabuhan  Al Hudaydah atau Hodeideh, Kamis (14/ 06) dini hari WIB. Belum diketahui detil nasib awak kapal perang tersebut.

Kabar ini dinformasikan situs berita Al Masdar News dan Sputnik Kamis pagi ini.

Kapal itu rusak berat dan tak lama setelah serangan langsung tenggelam.

Kapal perang itu menjadi bagian armada perang koalisi pasukan Arab Saudi dan UEA yang berusaha keras merebut pelabuhan strategis pintu masuk ke Yaman selain Aden.

“Koalisi Saudi takkan bisa mencapai Hudaydah,” kata Dayfallah al-Shami, anggota biro politik Houthi dikutip stasiun televisi Lebanon.

Dilansir dari laman Tribun Jogja (14/ 06), seorang pejabat AS sebagaimana dikutip televisi CNN mengonfirmasi kebenaran serangan ini.

Ia mengatakan kapal milik Emirat Arab itu terbakar setelah diserang. Tim penyelamat berupaya mengevakuasi awak kapal sebelum tenggelam.

Strategic Sentinel menyebut belasan prajurit awak kapal diduga tewas.

Pekerja bantuan kemanusiaan internasional dievakuasi dari Hodeydah awal pekan ini seiring serangan skala penuh pasukan amfibi Saudi dan UEA.

“Rakyat Yaman sedang sekarat sekarang. Pelabuhan (Hodeydah) ini urat nadi masuknya bantuan. Jika hancur akibat serangan, rakyat Yaman akan mati semua,” tulis lembaga kemanusiaan Islamic Relief.

Perkembangan lain, sekelompok prajurit Green Berets AS diterjunkan ke satu di antara pos perbatasan Yaman-Saudi.

Pasukan khusus ini akan membantu militer Saudi menghancurkan kekuatan peluru kendali Yaman.

Tidak disebutkan di pos mana pasukan baret hijau itu diterjunkan.

“Dukungan AS ke Saudi dan UEA ini merupakan langkah lanjut petaka yang dialami koalisi tersebut di Yaman,” cuit senator Ted Lieu (Republik).

“Serangan ke pelabuhan Hodeydah akan membunuh semakin banyak rakyat sipil (Yaman). AS sekarang harus menghentikan dukungannya,” lanjutnya.

Editor: (D.E.S)

Iklan

9 tanggapan untuk “Houthi Tenggelamkan Kapal Perang Emirat Arab”

  1. Wehhhh…..kamongko kapale wong arab seng sugeh2 ki canggih je jarene, lha kok yo isih kebobolan, hhh

    Suka

  2. Wehhhh…..kamongko kapale wong arab seng sugeh2 ki canggih je jarene, lha kok yo isih kebobolan, hhh

    Suka

  3. Ancurin aja kapal perang saudi dân sekutunya, Masa gara2 beda mazhab negara lain yang Sesama muslim đi serang. Mẫu aja di adu domba sama Israel dân asu. King Salman anta jahlun.

    Suka

  4. Bukan beda mahzab.syiah itu agama baru.bukan bagian dri islam.kalo beda mahzab laen lgi bung.seperti kita di indo….nah itu baru bisa di katakan beda mahzab.ente bahlull.mohon maaf lahir batin.

    Suka

  5. Kitab suci sama Alqur’an, rasul/nabi sama Muhammad SAW.saya belum dengar bacaan al quran syiah ada yang beda. Kalo syiah agama baru kenapa masih boleh berhaji di saudi.kalo bener syiah agama konsisten dong larang syiah pergi haji kẻ mekah. Mohon maaf lahir dan bathin juga. (King Salman antek yahudi).

    Suka

  6. Nah kalo dinasti saud antek yahudi ane stuju.tpi kalo syiah…ijma para ulama termasuk imam yg 4.sudah sepakat bahwa golongan mereka diluar islam(tertolak/disamakan khawarij).alias ajaran baru.mereka seharusnya jangan mendompleng ajaran islam.mereka seharusnya berani mendeklarasikan bahwa kami bukan islam.tpi ini seolah-olah ibarat kata membunuh secara perlahan2 dri dalam.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s