Israel Pamerkan “Rampage” yang Mampu Bongkar Bunker

Uji coba misil terbaru diberi kode Rampage, berjara jelajah 150 km, mampu menembus bunker. (Think Israel)
Uji coba misil terbaru diberi kode Rampage, berjara jelajah 150 km, mampu menembus bunker. (Think Israel)

Israel Military Industries (IMI) Systems dan Israel Aerospace Industries (IAI) saat ini berada pada tahap pengembangan akhir dari rudal udara-ke-permukaan baru, “Rampage”.

Rudal “Rampage” dirancang untuk diluncurkan dari jet tempur sejauh 150 km dari target, yang berarti tidak akan terdeteksi oleh peralatan dan sistem intersepsi musuh. Dua industri militer besar Israel telah mengadakan percobaan bersama selama setahun terakhir, yang telah menunjukkan “Rampage” beroperasi.

Proses produksi dan penjualan rudal sepanjang 4.7 meter — yang beratnya setengah ton termasuk mesin roketnya, dan memiliki hulu ledak kecil yang beratnya sekitar 150 kg — akan dimulaI tahun depan.

Angkatan Udara Israel (IAF) kemungkinan akan membeli rudal untuk kebutuhan operasionalnya, sebagaimana dikutip dari laman Tribunews (15/ 06).

Uji coba misil terbaru diberi kode Rampage, berjara jelajah 150 km, mampu menembus bunker. (Jpost)
Uji coba misil terbaru diberi kode Rampage, berjara jelajah 150 km, mampu menembus bunker. (Jpost)

Salah satu fitur canggih rudal ini adalah kemampuannya untuk mengontrol dan memantau tingkat pecahan misil, meskipun faktanya rudal tersebut menghabiskan banyak waktu di udara sejak diluncurkan hingga menyerang targetnya.

Namun, IMI Systems dan IAI mengatakan bahwa dengan kemampuan baru yang dikembangkan — rudal yang mempunai daya jangkau  hingga 150 km dari target — mempunyai kunggulan signifikan.

Manajer Divisi Rudal dan Kedirgantaraan IAI, Boaz Levi, mengatakan kepada Ynet bahwa biaya rudal adalah sekitar sepertiga dari biaya rudal serupa yang dijual di seluruh dunia. Rampage sudah memiliki pembeli potensial, namun IAI tidak mengungkapkan identitasnya.

Rudal akan disesuaikan dengan semua platform termasuk jet tempur F-15, F-16 dan F-35 IAF dan akan digunakan untuk melawan baterai anti-pesawat, markas musuh, gudang persenjataan, dan basis logistik di antara yang lainnya.

Hulu ledak rudal dipandu oleh sistem GPS, yang akan memungkinkan misil  menyerang pada siang hari serta malam dan dalam kondisi cuaca termasuk kabut dan gelap.

Sistem GPS relatif mudah terganggu, oleh karena itu padal rudal ini ditambah  sistem navigasi berbasis algoritma  sebagai cadangan yang akan memberikan kekebalan rudal.

Rudal itu akan memiliki dua jenis hulu ledak,  pertama dirancang untuk menembus sasaran pelindung armor seperti bunker dan mereka yang kebal terhadap kerusakan pecahan peluru.

Eli Reiter dari IMI mengatakan, “Mengirim empat jet tempur yang membawa empat rudal Rampage memungkinkan kita menyerang dalam kondisi yang belum pernah kita alami sebelumnya.”

Kebutuhan IAF akan rudal berpresisi telah berkembang selama beberapa tahun terakhir, contohnya adalah kegagalan penyerangan pangkalan dan penyimpanan senjata di Suriah, IDF telah mengambil alih tanggung jawab kasus itu.

Tentara Suriah meluncurkan ratusan rudal anti-pesawat sebagai pembalasan terhadap beberapa serangan IDF. Pada awal 2018, sebuah rudal Suriah menembak jatuh jet tempur F-16 IAF di atas wilauah Galelia.

Dua minggu lalu, IAF menyerang lebih dari 50 target teror di Gaza – wilayah yang paling padat penduduknya di dunia – sambil menerapkan teknik presisi-maksimum yang tidak mengakibatkan korban selama penembakan.

Eli Reiter menjelaskan bahwa selama dua dasawarsa yang lalu ada kecenderungan untuk mengurangi bobot artileri jet tempur untuk membuat penembakan menjadi seakurat mungkin dan mengurangi kemungkinan kerusakan diluar wilayah target di seluruh dunia.

Editor: (D.E.S)

Iklan

One thought on “Israel Pamerkan “Rampage” yang Mampu Bongkar Bunker”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s