UltraCharge Bangun Kemitraan dengan Produsen Baterai PT Garda Persada

Teknologi baterai dapat meningkatkan roda gigi dalam waktu dekat di antara militer Indonesia setelah perusahaan yang memasok peralatan pertahanan negara, PT Garda Persada mengumumkan perjanjian kerjasama dengan UltraCharge (ASX: UTR).

PT Garda Persada dan UltraCharge telah menyetujui kesepakatan sementara untuk memproduksi, memasarkan, mendistribusikan dan menjual sel baterai lithium-ion tegangan tinggi di Indonesia – berita ini telah membantu menaikan saham UltraCharge sebesar 9%.

Saat ini, Garda Persada memasok lead-acid batteries untuk Angkatan Bersenjata Indonesia yang digunakan untuk radio, kendaraan, pesawat, kapal angkatan laut dan kapal selam mereka, serta muatan surya portabel dan berbagai peralatan penerbangan.

Perusahaan juga menyediakan gel dan sealed lead and acid batteries untuk berbagai kendaraan, termasuk beberapa tank dan pengangkut personel lapis baja.

PT Garda Persada adalah anak perusahaan dari Trinitan Group yang jauh lebih besar, yang memproduksi lebih banyak produk termasuk panel surya, solusi tenaga angin dan inverter.

Perkembangan Pasar Baterai di Asia

Dilansir Lancer Defense dari laman Small Caps (12/ 06), Kesepakatan antara salah satu produsen terkemuka di Indonesia dan UltraCharge menandai tonggak penting yang dapat membantu mendorong UltraCharge untuk mendapatkan pangsa pasar yang besar tidak hanya di negara itu sendiri tetapi juga wilayah yang lebih luas.

UltraCharge yang sudah memproduksi baterai untuk berbagai aplikasi industri dan sipil, ingin melangkah lebih jauh dengan mengembangkan teknologi baterai baru untuk torpedo dan kendaraan udara tak berawak (drone).

Berdasarkan perjanjian produksi bersama, UltraCharge akan memiliki 70% saham dalam perusahaan patungan baru yang bertujuan untuk memproduksi dan memasarkan baterai sel baterai lithium-ion tegangan tingginya kepada calon pelanggan di Indonesia dan di seluruh kawasan ASEAN.

PT Garda Persada telah setuju untuk mengamankan pesanan baterai, setidaknya sebesar US $ 5 juta dari pelanggan militernya melalui usaha patungan ini.

UltraCharge kemudian akan diminta untuk berkontribusi hingga US $ 3 juta untuk membangun fasilitas produksi baru di dekat Jakarta.

UltraCharge akan membantu biaya usaha patungan, sementara PT Garda akan menyumbangkan sumber dayanya, fasilitas dan sumber daya tenaga kerja untuk menjalankan lini produksi. PT Garda juga setuju untuk menanggung “biaya pasca produksi”.

“Industri pertahanan adalah pasar yang signifikan untuk solusi teknologi baterai lithium ion Ultracharge yang unik, ringan, dan bertegangan tinggi. Dua minggu yang lalu, kami mengumumkan pendapatan pertama kami menghasilkan kesepakatan komersial dengan perusahaan skuter listrik Blitz Electric Motors Ltd, dan hari ini kami bangga untuk mengumumkan perjanjian produksi bersama pertama kami dengan PT Garda Persada, ”kata Mr Kobi Ben-Shabat, CEO dari UltraCharge .

“Kesepakatan ini memberikan validasi pihak ketiga dari solusi baterai lithium-ion unik dan efektif kami,” tambahnya.

“Kami percaya perjanjian kami dengan UltraCharge akan memungkinkan perusahaan patungan kami untuk memanfaatkan solusi teknologi lithium ion UltraCharge, serta membantu kami mengembangkan teknologi baterai baru untuk torpedo dan drone serta untuk aplikasi lain seperti base transceiver stations, ”Kata Umi Kalsum, ketua PT Garda Persada.

Dia menambahkan bahwa jenis solusi baterai baru ini “dapat digunakan untuk operator telekomunikasi di Indonesia dan untuk organisasi lain yang menggunakan radio. Tentara sendiri menggunakan sejumlah besar baterai yang berhubungan dengan komunikasi setiap tahun, ”tambahnya.

Photo Ilustrasi: Batteries Collins (Istimewa)

Editor: (D.E.S)

Iklan

5 tanggapan untuk “UltraCharge Bangun Kemitraan dengan Produsen Baterai PT Garda Persada”

  1. Nah ini….!!!!! strategi tepat inhan dlm negeri yg memikirkan solusi jangka panjang kedepan.rantai pasokan & bahan baku ada dlm satu tempat untuk melayani kepentingan sipil & militer.sambil pelan2 mencari celah penetrasi pasar di kawasan regional.2 langkah kita di depan.operator BTS kyanya nggak perlu lgi pusing2 mikirin genset ama solarnya belum lgi tenaga keamanan yg tiap bulan di bayar.great solution…..

    Suka

  2. UltraCharge kemudian akan diminta untuk berkontribusi hingga US $ 3 juta untuk membangun fasilitas produksi baru di dekat Jakarta
    ————————
    Berdasarkan perjanjian produksi bersama, UltraCharge akan memiliki 70% saham dalam perusahaan patungan baru yang bertujuan untuk memproduksi dan memasarkan baterai sel baterai lithium-ion tegangan tingginya kepada calon pelanggan di Indonesia dan di seluruh kawasan ASEAN.
    ————————-
    heran..cm setor 3 jt dolar us tp pny saham 70%…apa pt garda cm modal gedung plus tenaga kerja ??
    diatas ada tulisan biaya pasca produksi, fasilitas, sumer daya di tanggung pt Garda..apa artinya aset pt Garda cm 1,5 juta dolar us ??

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s