13 Pesawat, 14 Helikopter, dan 1.140 Personil Rusia Telah Ditarik dari Suriah

Presiden Rusia mengatakan, selama beberapa hari terakhir ini lebih dari 20 pesawat dan 1.000 personel telah ditarik dari Suriah. Informasi ini disampaikannya di hadapan alumni akademi militer Rusia pada Kamis (28/ 06).

“Penarikan masih berlanjut sekarang. Hanya dalam beberapa hari terakhir, 13 pesawat, 14 helikopter, dan 1.140 personil telah ditarik keluar (Suriah),” kata Vladimir Putin, seperti dilaporkan kantor berita Tass.

Pemimpin Rusia itu mencatat, penarikan pasukan Rusia dari Suriah dimulai ketika ia tiba di pangkalan Rusia di Hmeimim pada Desember 2017. Menurutnya, pengalaman operasi militer di Suriah harus digunakan sepenuhnya untuk melatih personel militer Rusia di dalam negeri.

“Tentara Rusia jelas menunjukkan potensi yang berkembang dan koordinasi yang lebih baik di antara unit militer lainnya dalam perjuangan melawan teroris di Suriah. Kalian semua bisa menggunakan pengalaman operasi itu dalam pelatihan tempur,” ungkap Putin.

Dilansir dari laman Republika (28/ 06), Putin juga memberi selamat kepada para taruna yang baru ditugaskan setelah lulus. Putin mengaku, upacara penghormatan terhadap lulusan terbaik akademi militer di Kremlin adalah tradisi baik yang sudah lama dijalankan.

“Kamar-kamar ini adalah saksi peristiwa terbesar dalam sejarah Rusia dan dihiasi dengan simbol kemuliaan dan keberanian militer,” ungkapnya.

Putin yakin komitmen pada tradisi yang sudah berabad-abad ini merupakan faktor kunci bagi kesuksesan Angkatan Darat dan Angkatan Laut Rusia. Hal tersebut juga merupakan sumber kekuatan dan keteguhan Rusia untuk generasi saat ini dan masa depan.

Bertemu Trump

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan akan bertemu pada 16 Juli mendatang di Helsinki, Finlandia. Pertemuan resmi pertama kedua pemimpin negara itu telah dikonfirmasi Kremlin dan Gedung Putih pada Kamis (28/ 06).

Kedua negara mengumumkan rincian pertemuan Trump-Putin secara bersamaan sehari setelah penasihat keamanan nasional AS John Bolton melakukan kunjungan ke Moskow pada Rabu (27/ 06).

“Kedua pemimpin akan membahas hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia, dan berbagai masalah keamanan nasional,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Trump dan Putin yang berbeda pandangan soal Suriah sebelumnya telah bertemu dua kali di sela-sela pertemuan internasional. KTT AS-Rusia ini membuat sekutu AS yang ingin mengisolasi Moskow, seperti Inggris, merasa khawatir karena takut Trump terlalu ramah terhadap Rusia.

Pertemuan ini juga tidak disambut baik oleh kritikus yang mempertanyakan komitmen Trump terhadap aliansi NATO. Mereka juga mempertanyakan komitmen perdagangannya dengan Kanada dan Jerman.

Trump telah lama menyatakan ingin menjalin hubungan yang lebih baik dengan Moskow, bahkan ketika Washington masih terus memperketat sanksi.

Komunitas intelijen AS telah menyimpulkan adanya keterlibatan Moskow dalam kampanye presiden 2016 yang membantu memenangkan Trump. Namun Moskow membantah telah melakukan campur tangan apapun.

Photo: A Russian Su-30 aircaft on a runway at the Hmeimim airbase in Syria (Sputnik)

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “13 Pesawat, 14 Helikopter, dan 1.140 Personil Rusia Telah Ditarik dari Suriah”

  1. Diplomasi supaya rusia jng dekat dgn cina,krn sebentar lg cina juga akan dikerjai sm AS…mereka sepakat cukuplah 2 negara adidaya yg lain cm pentil saja

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s