Satu Anggota Polres Puncak Jaya Ditemukan Gugur

Wakapolres Puncak Jaya, Kompol A.L. Jaya Tampubolon saat memberikan pengarahan kepada 14 personil Polres Puncak Jaya sebelum berangkat menuju Torere. (Istimewa)
Wakapolres Puncak Jaya, Kompol A.L. Jaya Tampubolon saat memberikan pengarahan kepada 14 personil Polres Puncak Jaya sebelum berangkat menuju Torere (30 Juni 2018). (Istimewa)

Seorang petugas kepolisian dari Polres Puncak Jaya yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam serangan kelompok bersenjata di Papua ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban atas nama Brigpol Sinton Kabarek ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa, Minggu (1/7). Sebelumnya, korban dilaporkan hilang bersama satu anggota polisi lainnya.

Dilansir dari laman I News (2/ 7), Jenazah Brigpol Sindon ditemukan petugas gabungan dari Polres Puncak Jaya, Polsek Mamberamo Hulu (Dabra), dan Polres Mambermo Raya di Kali Douw, Kabupaten Mamberamo Raya. Tim gabungan yang dipimpin Wakapolres Puncak Jaya ini berangkat dari Pelabuhan Dabra menggunakan speedboat, dengan rute pencarian Kampung Douw dan Muara Pafuja.

“Setelah berhasil ditemukan, jenazah dibawa ke Dabra. Sementara jenazah disemayamkan di Puskesmas Dabra,” ucap salah seorang sumber di kepolisian yang enggan disebut namanya.

Sementara Anggota Polres Puncak Jaya lainnya yang ikut hilang bersama Brigpol Sinton, yakni Ipda Yessy H Nussi, hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Rencananya, pencarian Ipda Yessy akan dilanjutkan hari ini, Senin (2/7).

Sebelumnya diberitakan, dua anggota Polres Puncak Jaya yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, dilaporkan hilang, Petugas gabungan lalu mencari keduanya hingga empat hari.

Dua personel kepolisian bersama rombongan diberondong peluru anggota KKB ketika mengawal logistik pilkada dengan menggunakan speedboat pada 27 Juni 2018, lalu. Penembakan terjadi sekitar pukul 16.00 Wit.

Rombongan diberondong tembakan saat kembali dari Distrik M Hulu ke Distrik Tidore, Kabupaten Puncak. Dalam kejadian itu, Kepala Distrik Torere Obaja Fruaro tewas lantaran terkena tembakan dari kelompok bersenjata.

Sementara tujuh personel polisi ditemukan dalam kondisi selamat dan dua di antaranya menghilang. Kedua personel kepolisian itu menghilang setelah mencoba menyelamatkan diri dengan menyebur ke sungai.

Polisi lalu meminta bantuan kepada Basarnas dan pihak TNI demi menemukan keberadaan dua personel Korps Bhayangkara itu. “Kemudian yang belum ditemukan dua orang masih kami cari dengan upaya dari Basarnas kerjasama dengan TNI dan Pemkab setempat,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Editor: (D.E.S)

Iklan

4 tanggapan untuk “Satu Anggota Polres Puncak Jaya Ditemukan Gugur”

  1. Turut berduka cita atas gugurnya anggota tni-polri yang đi serang organisasi terrorist papua(OPM).harusnya RI 1 buat fatwa darah anggota OPM halal darahnya untuk đi “lumpuhkan” ,biar tni-polri nggk ragu2 bertindak karna takut melanggar (Bullshit) ham. Juga kalo patroli jangan pakai Mobil sipil yang tembus peluru, minimal komodo 4X4

    Suka

  2. SUDAH SEPANTASNYA BISUL DIDEPAN MATA DI PERAS, SEMENTARA KORENG YANG JAUH MALAH DI PERHATIKAN, ANEH.

    DIMANA KINERJA MENHAN DAN MENDAGRI KOK MELEMPEM TERUS. KALO JADI MENHAM KETAKUTAN DG HAM MENDING MENDUR SAJA NGURUS BISNIS WAE WISO NYA.

    MANA PULAK SUARA MENDAGRI ????
    MASA KALAH GARANG DG SUARA DG BETINA, (MENLU retno)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s