Perjalanan F-5 Tiger TNI AU Hingga Menjadi Monumen

Pesawat legendaris dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Pesawat tempur F-5-E/F Tiger II kini telah purna tugas setelah mengudara selama 35 tahun. Panjangnya masa pengabdian pesawat F5-E/F Tiger II telah melahirkan pemimpin-pemimpin TNI AU dari dulu hingga sekarang. Sejarah panjang pesawat legendaris ini kebanggaan TNI AU ini untuk sejumlah operasi dan latihan di Republik Indonesia.

Pada saat kedatangannya tanggal 21 April 1980, gelombang pertama armada F-5 E/F Tiger II mulai tiba di Indonesia. Sebanyak 8 unit dari 16 unit pesawat diangkut dengan menggunakan pesawat C-5A Galaxy milik Military Airlift Command USAF yang diterbangkan langsung dari Amerika Serikat, sedangkan sisanya dikirim pada 5 Juli 1980. Selanjutnya pesawat dirakit kembali di Skadron Udara 14 dengan melibatkan teknisi dari TNI AU, sebagaimana dilansir dari laman TNI AU (12/ 07).

Sejak kedatangan pertama kalinya di Indonesia, pesawat yang dijuluki ‘Sang Macan’ ini dilibatkan kedalam sejumlah operasi dan latihan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mulai dari Operasi Panah di wilayah Aceh pada tahun 1990-1992, Operasi Elang Sakti XXI (Operasi Pengamanan Perbatasan NTT) tahun 1999, dan juga Operasi Oscar yang merupakan operasi pengamanan wilayah perairan,

Pada bulan Mei 2016, berdasarkan telegram, pimpinan TNI AU Nomor T/719/2016 tanggal 3 Mei 2016 tentang penghentian sementara pengoperasian (stop flying) seluruh pesawat F-5 E/F Tiger II Skadron Udara Lanud Iswahyudi, Berdasar telegram tersebut Komandan Skadron Udara 14 Letkol Pnb Abdul Haris memerintahkan kepada penerbang untuk menghentikan operasional pesawat F-5 E/F Tiger II.

Penempatan Monumen pesawat Legendaris di Alun Alun Kab. Madiun merupakan tindak lanjut pertemuan Kasau dengan Bupati Madiun Bpk Muhtarom beberapa waktu yang lalu. “Menurut Rencana hari ini dan besok akan dilaksanakan pergeseran pesawat F-5 E/F Tiger dari Lanud Iswahjudi menuju Alun Alun Mejayan Kabupaten Madiun.

Pesawat ini nantinya akan berada diatas tanah dengan posisi seperti menyambar. Semua teknisi yang terlibat dari Skadron Udara 14 dan Skatek 042 “ jelas Kapten Tek Suminto sebagai kepala proyek. “rencana besok Kamis (12/7) pukul 08.00 wib sampai selesai kita akan bergerak dari Lanud Iwj melewati jalan raya Maospati Solo- Ringroad-tugu adipura- Nglames-sampai Alun Alun Mejayan.” Jelas Kadislog Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Royke Manusiwa.

Berdirinya Monumen pesawat F-5 E/F Tiger dengan nomor TS 0513 di Alun Alun ini dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada generasi muda, terutama kab Madiun.

Selain itu Kabupaten Madiun sangat identik dengan TNI AU, maka sebagai wujud apresiasi TNI AU terhadap kota yang kita cintai ini kita memberikan pesawat legendaris kita untuk di pasang di jantung kota Kabupaten Madiun. Jelas Danlanud melalui WA nya.

Photo: Perjalanan F-5 Tiger TNI AU Hingga Menjadi Monumen (TNI AU)

Editor: (D.E.S)

Iklan

One thought on “Perjalanan F-5 Tiger TNI AU Hingga Menjadi Monumen”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s