Pengerjaan Proyek Kapal Selam PT PAL Sempat Tertunda Karena Travel Warning

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kembali akan meninjau PT PAL untuk memastikan kemampuan produksi Alutsista sekaligus melihat pesanan beberapa kapal dari Kementerian Pertahanan di antaranya kapal selam dan dua kapal perang.

Dilansir dari laman Detik (16/ 07), Luhut mengaku bangga dengan kinerja PT PAL usai berkeliling di lokasi pembuatan kapal mulai kapal selam yang bekerjasama dengan Korea serta pembangunan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter dan Kapal Landing Platform Dock (LPD) 124m pesanan TNI-AL.

“Saya lihat assembling kapal selam ketiga yang bekerja sama dengan Korea, KCR lebih bagus lagi ada 19 pesanannya, LPD yang ke 6 tambah bagus, cepat dan murah,” kata Luhut usai meninjau PT PAL di Surabaya, Senin (16/7/2018).

Pembangunan kapal di dalam negeri kata Luhut akan mampu mengurangi dana impor atau pembelian alutsista serta meningkatkan kemampuan sumber daya dalam negeri. “Kita bisa melihat teknologi kita dan kemampuan personil kita mengembangkan peralatan militer dan non militer ke depan akan baik dan akibatnya kita menggunakan dana impor dari luar negeri sehingga menyeimbangkan impor-ekspor kita dan pengembangan tenaga kerja,” ujar Luhut.

Ia juga memastikan pesanan kapal Kemenhan dan TNI AL yang dikerjakan PT PAL akan selesai lebih cepat kecuali kapal selam, karena ada kendala teknis.

“Semua sesuai target kecuali kapal selam masih ada penundaan karena masalah teknis, kalau KCR dan LPD lebih cepat dan Oktober kira kira selesai,” ungkapnya.

Sementara Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh mengungkapkan masalah teknis disebabkan munculnya travel warning akibat teror bom Surabaya beberapa waktu lalu terhadap tenaga kerja asing yang bekerja.

“Masalah teknisnya adalah terkendala pengiriman tenaga asing, pada saat itu muncul karena travel warning saat bom di Surabaya dan sudah kita atasi. Ada barang barang vendor item yang dari negara tersebut dan orang orangnya sedang bekerja di kita,” kata Budiman.

Budiman menegaskan jika masalah tersebut sudah bisa diatasi dan tidak terlalu penting dalam proses pengerjaan kapal selam ketiga pesanan TNI AL. “Tidak masalah kritis sekali, semua sudah kita atasi dan akan terlaksana dalam bulan September-November,” pungkas dia.

Photo: Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan meninjau galangan kapal selam PT PAL, Senin (16/7). (Twitter PT PAL)

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “Pengerjaan Proyek Kapal Selam PT PAL Sempat Tertunda Karena Travel Warning”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s