Enam Fennec dan Dua Bell 412 Telah Memperkuat Skadron 13/ Serbu

Lima unit helikopter terparkir rapi di hanggar yang memiliki luasan sekitar 50 m x 20 m. Lokasinya persis berada di tengah-tengah Markas Skadron 13/ Serbu, yang berada di lokasi bangunan eks Bandara Kalimarau, Teluk Bayur.

Dilansir dari laman Prokal (24/ 07), Saat awak media tiba pada Selasa (24/ 07) siang di markas yang langsung di bawah komando Mabes TNI AD itu, beberapa prajurit Skadron tampak santai dengan kegiatannya masing-masing. Ada yang berjaga di pos gerbang masuk, hingga yang tengah melaksanakan pendidikan penerbangan.

Komandan Skadron 13/ Serbu Letkol Cpn Sucipto, terlihat berjalan sambil mengobrol santai dengan salah satu pelatih penerbang dari PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang menyempatkan bertemu dengan awak media. Ia mengatakan, sejak diresmikan pada 25 Agustus 2016 lalu, pihaknya sudah memiliki delapan unit helikopter.

Delapan unit helikopter tersebut terdiri dari enam unit helikopter berjenis Fennec dan dua helikopter berjenis Bell 412. “Untuk sementara ini tujuh heli stay-nya di Skadron. Sedangkan satu heli lainnya yaitu Bell 412, difungsikan untuk misi pengaman perbatasan Indonesia dengan Malaysia oleh Kodam VI/Mulawarman,” katanya kepada Berau Post, Selasa (24/ 07).

Sambil memberi penjelasan, Sucipto mengarahkan media untuk menemui Sertu Tiko Pujo Ashari, salah seorang mekanik helikopter jenis Fennec AS555AP yang tengah santai siang itu. Tiko lantas mengajak media berkeliling sembari menjelaskan spesifikasi helikopter yang juga biasa digunakan untuk warga sipil itu.

Helikopter Fennec diterangkannya memiliki berat sekitar 1,6 ton dan panjang kurang lebih 10 meter. Salah satu jenis alutsista milik TNI AD tersebut, merupakan helikopter serang ringan yang bisa dipersenjatai. Helikopter tersebut bisa difungsikan sebagai pelindung bagi helikopter pengangkut pasukan dari serangan musuh.

Selain itu, helikopter berwarna hijau khas militer ini juga menggunakan double engine atau mesin ganda. Sehingga, apabila salah satu mesinnya mengalami gangguan, maka mesin lainnya bisa menggantikannya. “Untuk sistem avionik-nya juga sudah canggih dan digital,” ujarnya.

Ia mengatakan, helikopter Fennec ini berkapasitas enam orang. Untuk sekali terbang, helikopter ini mampu menjelajah angkasa selama tiga hingga empat jam setelah mengisi penuh tangki bahan bakar sebanyak 665 liter.

Meski demikian, banyaknya barang dan muatan yang dibawa helikopter, cukup memengaruhi kecepatan terbang helikopter.

Saat ini, Fennec AS555AP yang berada di Skadron 13/Serbu ini belum dipasangi persenjataan. Pasalnya, karena masih tergolong baru, persenjataan helikopter inipun masih dalam proses pembuatan di PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Senjata-senjata yang bisa dipasang pada helikopter serang ini seperti peluncur roket FFAR (Folding Fin Aerial Rocket) dan Door Gunner jenis Gatling dan Mag58. “Cuma kalau senjata Door Gunner ini dipasang, maka tempat duduk di heli harus dilepas,” tuturnya.

Photo: Fennec AS555AP yang berada di Skadron 13/Serbu ini belum dipasangi persenjataan. (Prokal)

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Enam Fennec dan Dua Bell 412 Telah Memperkuat Skadron 13/ Serbu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s