Menteri Pertahanan Akan Temui Presiden Bahas Penundaan KF-X/ IF-X

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan akan bertemu Presiden Joko Widodo untuk membahas penundaan pembuatan pesawat tempur Korean Fighter Xperiment/ Indonesia Fighter Xperiment (KF-X/ IF-X).

“Saya akan paparkan dengan Presiden Joko Widodo,” ujar Ryamizard di Kementerian Pertahanan, Kamis, 26 Juli 2018, sebagaimana dilansir dari laman Tempo (26/ 07).

Ryamizard mengatakan pertemuan dengan Jokowi ini direncanakan pekan depan. Namun, dia enggan menjelaskan hal apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan itu. “Saya jelaskan secara lengkap nanti ya. Tunggu saja,” katanya.

Sebelumnya, Kemenhan akan mengaji ulang perjanjian kerjasama atau MoU pembuatan pesawat jet tempur KF-X/ IF-X. Pengajian ulang ini diperlukan agar tidak hanya menguntungkan pihak luar.

Alasan MoU pembuatan pesawat KF-X/ IF-X dikaji ulang karena ada spesifikasi peralatan pesawat jet tempur yang tidak disetujui Amerika Serikat. Selain itu, pemerintah menginginkan harus ada transfer teknologi sehingga semua teknologi yang ada dalam KF-X/ IF-X juga bisa dibuat di Indonesia.

Ryamizard menuturkan tidak ada kendala dan masalah terkait pembuatan dan pengajian ulang MoU ini. Intinya, kata dia, pembuatan pesawat jet tempur ini akan menguntungkan Indonesia. “Ini generasi kelima hampir sama dengan Sukhoi atau dengan F 35. Toh kalau kita bisa buat itu kan luar biasa,” ucapnya.

Pesawat tempur KF-X/ IF-X adalah pesawat semi-siluman generasi 4.5 yang dikembangkan Indonesia dan Korea Selatan. Kerja sama pengembangan pesawat ini sebatas pada pengembangan pesawat hingga mencapai prototipe.

Pengembangan jet tempur ini awalnya dilakukan Korea Selatan pada 15 tahun lalu. Namun, pada 2015 dibuat kesepakatan antara pemerintah Korea Selatan dan Indonesia untuk mengembangkan jet tempur ini secara bersama-sama. Kesepakatan kerja sama strategis (strategic cooperation agreement) program ini dilakukan pada 4 Desember 2015. Sedangkan kesepakatan cost sharing dan kesepakatan penugasan kerja (work assignment agreement) dilakukan pada Januari 2016.

Pada Juli 2017, program Engineering Manufacture Development (EMD) telah menyelesaikan 14 persen dari keseluruhan perencanaan program yang berlangsung hingga 2026.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia menanggung biaya program pengembangan pesawat tempur itu sebesar 20 persen, sementara Korea Selatan 80 persen. Dalam 10 tahun pengembangan yang akan dilakukan hingga 2026, total biaya yang ditanggung Indonesia mencapai Rp 21,6 triliun.

Photo: Jet tempur KF-X (namu.wiki)

Editor: (D.E.S)

Iklan

9 tanggapan untuk “Menteri Pertahanan Akan Temui Presiden Bahas Penundaan KF-X/ IF-X”

  1. Jadi intinya ditunda untuk meReview MOU yang sudah ada supaya lancar ke kita baik TOT maupun yang lainya.
    dan lagi aku yakin, kalo Amerika mengizinkan kita masuk ke tech inti KFX/IFX mungkin rencana 36-48 Viper, Air Tanker, dll bakalan mulus juga… jadi keputusan ada di tangan Amerika juga pada akhirnya mungkin.

    Suka

  2. Kok judulnya penundaan,klo mengkaji ulang itu bukan penundaan beda konotasinya.

    Senengnya usa sih ini cm jd pesawat latih utk indonesia,sdgkan kfx silahkan order

    Suka

  3. Uang g ada…. BBM premium solar pertalite, disubsidi 2500-4000/litter. Kebutuhan 1.8 jt barrel, yg 1.2 jt impor.

    Kalau 600k barrel disubsidi, setara 100 jt litter / hari atau 300 M / hari atau 10 T sebulan. Sementara pemasukan pajak negara berkurang, ekspor jg kalah.

    Suka

  4. Sebelumnya, Kemenhan akan mengaji ulang perjanjian kerjasama atau MoU pembuatan pesawat jet tempur KF-X/ IF-X. Pengajian ulang ini diperlukan agar tidak hanya menguntungkan pihak luar.
    Mengaji ulang = mengaji atau mengkaji ?
    Pengajian ulang = iqro nya belum lulus 😀
    Mohon ngaji eh kaji ulang om admin editannya, terima kasih.

    Suka

  5. Jika project ini lancar itu sih bagus karena bakal dapat pesawat murah, tp jika tidak lancar alias kena jegal negara yg punya teknologi seperti amrik dsb, bakalan anggaran akan melonjak kayak program pespur jepang.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s