Usulan Amandemen NDAA 2019 Amerika demi India, Indonesia dan Vietnam?

Senat AS dan House Committee on Armed Services telah mengusulkan amandemen Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (National Defense Authorization Act/ NDAA) 2019 untuk mengurangi sanksi terhadap negara-negara yang mengadakan perjanjian pembelian peralatan pertahanan dari Rusia. Langkah ini dimaksudkan untuk mendukung upaya AS dalam membangun kemitraan strategis di Asia Pasifik.

Dilansir Lancer Defense dari laman Janes (24/ 07), Amandemen yang diusulkan diberikan dalam laporan konferensi – diajukan oleh komite Senat pada 24 Juli untuk menyertai versi akhir NDAA 2019 – yang mengusulkan “pengabaian yang dimodifikasi” (“modified waiver”) untuk Bagian 231 dari Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA).

CAATSA ditandatangani menjadi undang-undang AS pada bulan Agustus 2017 dan menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, Iran dan Korea Utara. Bagian 231 dari CAATSA menjabarkan pengenaan sanksi pada “orang yang terlibat dalam transaksi dengan intelijen atau sektor pertahanan” Rusia.

Amandemen CAATSA yang diusulkan tidak menyebutkan negara mana pun secara khusus, tetapi Jane memahami bahwa modifikasi tersebut dimaksudkan untuk memungkinkan Amerika Serikat terus membangun hubungan dengan India, Indonesia, dan Vietnam.

Negara-negara ini dianggap sebagai sekutu penting oleh Washington, tetapi mereka juga memiliki tradisi yang kuat dalam pengadaan peralatan militer dari Rusia.

Menurut komite Senat, amandemen untuk Bagian 231 CAATSA akan memberikan “fleksibilitas bagi mitra strategis dan sekutu untuk menjauh dari penggunaan peralatan militer Rusia ke peralatan Amerika, sambil memastikan bahwa kepentingan pertahanan dan keamanan AS tetap terlindungi”.

Secara khusus, laporan komite menyatakan bahwa setiap pengabaian harus untuk kepentingan Amerika Serikat, dan bahwa pengabaian harus diizinkan jika negara tersebut mengambil langkah-langkah (atau bersedia mengambil langkah) untuk mengurangi inventaris peralatan pertahanan Rusia atau bekerja sama dengan Amerika Serikat pada masalah keamanan yang sangat penting bagi kepentingan strategis AS.

Photo: Su-35 (Istimewa)

Editor: (D.E.S)

Iklan

7 tanggapan untuk “Usulan Amandemen NDAA 2019 Amerika demi India, Indonesia dan Vietnam?”

  1. Coba indonesia memanfaatkan nilai tawar ini dg pembelian f35,pertahanan rudalpatriot dan senjata berteknologi terbaru dr usa…. dg skema kridit jangka panjang pun ga papa.kalau ga mau kasi ya ambil barang rusiaa…mantap

    Suka

  2. daripada Patriot mendingan S-400…
    Daripada F-35 mendingan F-15… USA saja mengeluh kan masalah biaya pemeliharaan

    Suka

  3. Ikhlas ya mas kalo belu F-15…..tapi nanti bung jimmy gemana dong?

    Jimmy sampeyan umpetin dimana to mas yuli….hhh

    Suka

  4. Indonesia mau beli alutsista rusia kek, atau mana kek, apa hubungannya sama amrik, dasar negara penjajah maunya ikut campur urusan dlm negri orang

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s