Jika Pengadaan F-35 Diblokir, Turki Akan Menyeret AS ke Pengadilan Arbitrase

Document AT-1 Turkey Rollout Ceremony Events
Lockheed Martin Aeronautics Company – Fort Worth- Beth Steel Document AT-1 Turkey Rollout Ceremony Events 6/20/18 FP18-11780 Susan Turner

Turki akan menyeret AS ke pengadilan arbitrase internasional jika memblokir penjualan jet tempur F-35. Ancaman itu dilontarkan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pernyataan Erdogan tersebut dikutip stasiun TV Haberturk.

“Erdogan juga mengatakan Turki telah meminta bantuan AS dalam mengamankan kembalinya warga Turki ke Turki, Ebru Ozkan, yang ditahan di Israel,” kata penyiar Haberturk, seperti dikutip dari Reuters (29/ 07).

Sebelumnya Senat AS mengesahkan RUU Kebijakan Pertahanan termasuk amandemen yang melarang penjualan pesawat jet tempur F-35 ke Turki. Senat yang dikendalikan Partai Republik memberikan suara 85-10 untuk pengesahan RUU yang menjadi Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDDA) untuk Tahun Fiskal 2019, sebagaimana dilansir dari laman Sindonews (29/ 07).

Pemenjaraan pastor Amerika di Ankara dan keputusan Turki membeli sistem rudal pertahanan udara S-400 Rusia menjadi alasan para anggota kongres memblokir pengiriman jet tempur canggih kebanggaan NATO itu untuk Ankara.

Turki memesan 100 pesawat jet tempur F-35, 30 di antaranya telah disetujui AS. Pesawat yang dipesan oleh Turki adalah F-35B, salah satu varian F-35 yang bisa lepas landas vertikal (STOVL).

Pesawat jet tempur siluman generasi kelima itu sejatinya adalah program gabungan dari negara-negara NATO. Selain Turki, AS, Inggris, Italia, Belanda, Kanada, Australia, Norwegia dan Denmark merupakan anggota peserta program tersebut. Pembuatan pesawat ini adalah kontraktor pertahanan AS Lockheed Martin.

Turki sendiri telah menjalin kerja sama dengan Lockheed Martin sejak tahun 1990-an, yakni ketika Ankara membeli jet tempur F-16. Perusahaan Turki kemudian melanjutkan kerja sama di bidang pengembangan sistem dan latihan sebagai bagian dari proyek F-35.

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Jika Pengadaan F-35 Diblokir, Turki Akan Menyeret AS ke Pengadilan Arbitrase”

  1. Org Turkey sejak jaman Erdogan jadi radikal, contentious, kasar dan sombongnya lebih parah dari Malaysia jaman 2000-2008. — lebih Arab daripada Saudi!
    — ikut ajaran Islam yg rendah hati gitu apa susahnya?
    — bicara diplomatic baik2 apa susahnya?

    http://www.hurriyetdailynews.com/turkish-people-are-naively-proud-of-themselves-survey-shows-69912

    Yang ikut bersorak senang org2 mendukung Turkey cuma dari negara gagal (Pakistan, Bangladesh dan Africa) , kaum radikal di indonesia malah ikutan.
    — padahal klo udah ketemu Erdogan fans club, mrk cuma dianggap sampah!

    Sama sesama Turkic aja mrk selalu memandang rendah — Azheri, Afghan, Turkmen, Kazakh.
    Sama Arab, blah, mrk sangat malu kumpul org Arab!
    Sama Eropa dan Russia, mrk menyembah2 — org gila!

    Saya kadang heran, pegawai pindad di FNSS kok bisa pada sabar, sy aja kadang emosi sama si Arab Turks.
    Pantesan aja, Uni Eropa gak akan pernah mau nerima Turkey.

    Klo kebetulan ketemu Turks di jalan, sy selalu pastikan, org gila pendukung Erdogan atau org waras?
    — daripada berantem 🙂

    Tapi, semuanya jadi jelas, kenapa Eropa sangat anti Islam. Krn mrk cuma liat Arab & Arab Turks.
    Walau mrk akhirnya tau klo injil cuma rekaan politisi/hoax/ancient fake news, krn tdk pernah ada versi alsinya.
    Mrk lebih pilih atheist!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s