Latihan Militer AS dan Turki di Suriah Akan Segera Dimulai

Visiting U.S. Secretary of Defense Jim Mattis reviews the honour guard with Indonesia's Defence Minister Ryamizard Ryacudu at the Defence Ministry in Jakarta, Indonesia
Visiting U.S. Secretary of Defense Jim Mattis reviews the honour guard with Indonesia’s Defence Minister Ryamizard Ryacudu at the Defence Ministry in Jakarta, Indonesia January 23, 2018. REUTERS/Darren Whiteside

Menhan AS Jim Mattis menyatakan bahwa peralatan latihan militer telah tiba di pangkalan di Turki guna menyiapkan pasukan untuk patroli bersama pasukan AS di Suriah utara.

Jim Mattis juga mengatakan, latihan militer kedua negara akan segera dilaksanakan. Dia menargetkan hal itu akan terlaksana pada minggu ini, sebagaimana dilansir dari laman Liputan6 (28/ 07).

Dikutip dari laman Voice of America, Sabtu (28/ 07), meski demikian, belum jelas kapan pasukan Amerika Serikat dan Turki akan memulai patroli bersama di Suriah.

Bulan lalu AS telah memulai patroli terkoordinasi secara independen dengan Turki di dekat kota Manbij, Suriah utara — sebuah lokasi yang bergejolak.

Kota itu menampung para milisi Kurdi. Amerika Serikat sendiri mendukung pejuang Kurdi. Namun sebaliknya, Turki menganggap mereka adalah teroris anti-Turki.

Markas besar militer Amerika Serikat yaitu Pentagon mengatakan, tujuan patroli adalah mendukung keamanan jangka panjang di Manbij dan menjunjung tinggi komitmen bagi Turki, yang adalah sekutu NATO.

Sementara itu, beberapa waktu lalu pejabat Kementerian Pertahanan AS dan Lockheed Martin mengatakan, Turki telah mendapat jet tempur F-35 yang pertama dari Amerika Serikat.

Lockheed Martin, perusahaan pembuat jet F-35 itu, mengadakan upacara penyerahan pesawat tempur canggih tersebut di Forth Worth, Texas.

Serah terima itu menuai tentangan dari Kongres Amerika Serikat. Padahal, Rancangan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional Amerika atau NDAA telah mengatur tentang pembatasan keikutsertaan Turki dalam program penggunaan pesawat F-35.

Hal itu dipicu keprihatinan Kongres AS atas penahanan seorang pastor Amerika di penjara Turki.

Tentangan Kongres Amerika Serikat juga didasari atas rencana Turki membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia, yang menurut mereka “akan menurunkan kemampuan keamanan” aliansi NATO dan tidak akan kompatibel dengan peralatan militer yang digunakan negara-negara NATO lainnya.

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s