China Sumbangkan Empat Kapal dan 30 RPG Untuk Filipina

Four patrol boats donated from China (The rhk111)
Four patrol boats donated from China. (The rhk111)

Pemerintah China dikabarkan segera menyumbang empat buah kapal sepanjang 12 meter dan 30 granat berpeluncur roket (RPG) kepada Filipina, sebagai hadiah atas hubungan baik Beijing dengan negara yang tengah dipimpin oleh Presiden Rodrigo Duterte itu.

Menurut Komandan Angkatan Laut Filipina, Jonathan Zata, hibah tersebut melanjutkan kesepakatan bantuan dari China pada tahun lalu, berupa sekitar 6.000 senjata serbu, ratusan senapan jitu, senjata kecil, dan amunisi, sebagaimana dilansir dari laman Liputan6 (31/ 07).

Dikutip dari South China Morning Post pada Senin (30/7/2018), Komandan Zata mengatakan bahwa seluruh bantuan dari China itu merupakan peralatan baru, yang dimaksudkan untuk memberi dukungan logistik jangka panjang terhadap peran Filipina dalam menjaga perdamaian nasional dan regional.

Disebutkan pula bahwa senjata serbu telah diserahkan kepada Kepolisian Nasional Filipina (PNP), untuk membantu mengisi kekurangan alat pasca-pembekuan pesanan 26.000 senapan M4 oleh legislator Amerika Serikat (AS) pada 2016.

Pembekuan pesanan itu terjadi di tengah kekhawatiran AS terhadap tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam perang sengit Presiden Duterte terhadap narkoba, yang telah menewaskan ribuan orang di Filipina.

Presiden Duterte, yang belakangan dinilai bersikap kian kritis terhadap AS, berusaha memperbaiki hubungan antara Filipina dengan musuh lamanya, China. Seakan menutup mata tentang perselisihan di Laut China Selatan, kini Manila berusaha mempererat hubungan politik dan perdagangan dengan Beijing.

Meski masih kecil dalam hal persetase, namun bantuan Tiongkok terhadap Filipina dinilai oleh beberapa pengamat, sebagai manuver tajam pemerintahan Duterte dalam memosisikan negara itu dalam peta hubungan strategis di tingkat Asia Pasifi, dan khususnya di Laut China Selatan.

Selama ini, Manila lebih banyak menerima bantuan senjata dari AS, yang dimulai sejak perjanjian kedua negara pada 1950-an. Selama lima tahun terakhir, Washington menyediakan 15 miliar peso (setara Rp 11,5 triliun) bantuan militer, termasuk pesawat tak berawak, kapal, pesawat pengintai, dan senapan serbu.

Selain itu, Filipina dan AS juga diketahui rutin mengadakan latihan gabungan selama puluhan tahun, dengan rata-rata diikuti oleh 300 pasukan. Namun, hal itu dalam beberapa waktu terakhir kerap dirongrong oleh desakan Duterte atas penyesuaian pakta pertahanan bilateral pasca-merdeka dari Washington pada 1946 silam.

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “China Sumbangkan Empat Kapal dan 30 RPG Untuk Filipina”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s