Rusia Akan Bangun Bengkel Pesawat Tempur Sukhoi di Indonesia

Pemerintah Indonesia tengah mengusahakan pembelian 11 unit pesawat Sukhoi SU-35 dari Rusia. Pembelian alutsista ini tidak 100 persen dibayar dengan uang tunai tetapi lewat skema imbal beli.

Dilansir dari laman Kumparan (13/ 08), Nilai kontrak pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 adalah USD 1,14 miliar. Indonesia menawarkan pembayaran dengan skema imbal beli. Nilai imbal beli yang disepakati kedua belah pihak yaitu 50 persen dari kontrak nilai jual.

Selain itu, dalam skema imbal beli tersebut nantinya Rusia akan membangun fasilitas perawatan pesawat Sukhoi di Indonesia. Kesepakatan itu masuk dalam skema imbal beli yang sudah disetujui pihak Rusia.

“Jadi gini, di imbal beli itu ada mekanismenya. Kita ada nilai sebesar USD 1,14 miliar nanti jadi kewajiban mereka (Rusia) yang masuk ke sini adalah kita membayar uang 15 persen (ke Rusia), 35 persen mereka (Rusia) akan membangun fasilitas MRO (Maintenance, Repair and Operation) dari Sukhoi yang akan dibangun di Indonesia. Lalu 50 persen mereka (Rusia) membeli produk dari kita. Itu kesepakatannya yang kita sepakati,” sebut Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan saat dihubungi Kumparan, Senin (13/ 08).

Oke menjelaskan skema imbal beli dalam proses pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 menguntungkan kedua belah pihak. Bagi Indonesia, skema imbal beli merupakan pilihan yang bagus untuk menekan defisit perdagangan. Selain itu cara ini efektif untuk menggenjot ekspor komoditas Indonesia.

“Arah perbaikannya Indonesia ini sedang mengupayakan dalam rangka menindaklanjuti defisit perdagangan dalam hal ini ekspor. Berbagai cara dilakukan termasuk (pilihan) instrumen imbal beli,” tuturnya.

Sementara itu terkait komoditas Indonesia yang akan ditukar dengan SU-35, Rusia memilih karet. Namun pemerintah Indonesia memberikan pilihan komoditas lainnya. Sehingga ujungnya komoditas yang dimasukkan ke dalam perjanjian imbal beli tidak hanya karet.

“Yang sudah jelas itu mereka minta komoditas karet, itu yang sudah mereka pasti tertarik sekali. Tapi kan kita enggak mau itu aja banyak komoditi lain yang bisa kita tawarkan. Tapi yang penting, begitu kita tawarkan kita harus bisa menjamin pemasoknya. Jangan sampai yang kita tawarkan enggak bisa dipasok, rugi kita nanti,” jelas Oke.

Photo: Su-35 (Janes)

Editor: (D.E.S)

Iklan

6 tanggapan untuk “Rusia Akan Bangun Bengkel Pesawat Tempur Sukhoi di Indonesia”

  1. Klo emg ada,ini menjadi salah satu terobosan terpintar dari rusia..krn pesawat su sangat rewel harusnya dng kerewelan pesawatnya bs menjadi ladang duit bukan malah pelanggan jd malas memperbaiki krn jauh,sparepart tidak komplet.

    Suka

  2. @grant

    Kalo pesawatnya punya negara lain sih bisa ke ladang duit…tapi kalo punya sendiri kan pak-puk namanya dek, hhh

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s