Sekjen Kemhan Menerima Kunjungan Dubes Korea Selatan

Sekjen Kemhan Menerima Kunjungan Dubes Korea Selatan
Sekjen Kemhan Menerima Kunjungan Dubes Korea Selatan (Kemhan)

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Marsekal Madya TNI Hadiyan Sumintaatmadja menerima kunjungan Duta Besar Korea untuk Indonesia Mr. Kim Chang Beom, Kamis (6/9).

Dilanir dari laman Kemhan (6/ 9), Sekjen Kemhan Marsma TNI Hadiyan Sumintaatmadja dalam pertemuan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Duta Besar Korea beserta rombongan yang telah datang berkunjung ke kantor Kementerian Pertahanan RI.

Duta Besar Korea Mr. Kim Chang Beom juga menanggapi sambutan Sekjen Kemhan dengan memberikan ucapan selamat kepada Indonesia atas capaian prestasi yang telah diraih oleh para atlet Indonesia pada saat kegiatan Asian Games ke-XVIII kemarin.

Dalam pertemuannya Sekjen dan Dubes Korea membahas mengenai upaya peningkatan kerjasama pertahanan kedua negara khususnya dibidang industri pertahanan.

Kerjasama industri pertahanan antara Indonesia dan Korea selama ini sudah terjalin dengan baik diantaranya adalah program kerjasama pengembangan dan produksi kapal selam yang telah tergelar dan digunakan oleh TNI Angkatan Laut Indonesia.

“Rencana kedepan apabila tidak ada perubahan Presiden RI direncanakan akan melaksanakan kunjungan kerja ke negara Korea guna melihat secara langsung pembuatan Alutsista yang dibuat oleh negara Korea. Mengingat kerjasama Pertahanan antar kedua negara telah terjalin sejak lama dan semoga jalinan kerjasama ini dapat saling menguntungkan antar kedua negara” tegas Dubes Korea diakhir pertemuannya.

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Sekjen Kemhan Menerima Kunjungan Dubes Korea Selatan”

  1. Wah, apa ya ini ?

    “Presiden RI direncanakan akan melaksanakan kunjungan kerja ke negara Korea guna melihat secara langsung pembuatan Alutsista yang dibuat oleh negara Korea.”

    FA-50 kah ?

    Ataukah berita di akhir tahun 2014 yaitu tambahan 3 unit kapal selam yang dulu diberitakan dibeli Pak Jokowi senilai USD 250 juta per unit sehingga jika ada 3 unit jadi total usd 750 unit ?

    Opini saya :

    dulu akhir 2014 dibeli dan sekarang masih dikerjakan, belum jadi jadi ditinjau kemajuannya (kemungkinan seri 401 baru, 402 baru dan 406).

    (kapal selam ini bukan seri 403, 404 dan 405 yang dibeli SBY tahun 2011 yg lalu sebab nilai kontrak saat itu usd 1,1 miliar).

    Xixixixi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s