Donald Trump Didesak Pulangkan Kapal Perang AS yang Ditangkap Korut

USS Pueblo, yang ditangkap pasukan Korea Utara tahun 1968 jadi tontonan tentara Korut. Foto ini dirilis pemerintah Korut 22 Juni 2006. KCNA
USS Pueblo, yang ditangkap pasukan Korea Utara tahun 1968 jadi tontonan tentara Korut. Foto ini dirilis pemerintah Korut 22 Juni 2006. (KCNA)

Presiden AS Donald Trump didesak untuk memulangkan kapal perang USS Pueblo yang ditangkap pasukan Korea Utara (Korut) 50 tahun lalu. Desakan disampaikan para kru kapal tersebut.

Dilansir dari laman Sindonews (23/ 09), Desakan muncul setelah kedua negara sedang bernegosiasi untuk denuklirisasi Korut.

Trump sudah melakukan pertemuan bersejarah dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Singapura beberapa waktu lalu. Keduanya juga ingin melakukan pertemuan lanjutan untuk memuluskan denuklirisasi.

“Para kru dari USS Pueblo ingin mendapatkan kapal kami kembali,” kata Ron Berens, kepala juru mudi kapal USS Pueblo saat kapal itu diserang jet tempur dan kapal militer Pyongyang pada 23 Januari 1968.

Pada tanggal itu jet tempur MiG dan kapal patroli militer Korut menembaki kapal perang AS yang menjalankan misi mata-mata. Penangkapan itu merupakan yang pertama sejak Perang 1812.

“Kami ingin mereka mengirimkannya ke Danau Pueblo,” kata Bob Hill, pelaut yang bertugas di dek kapal USS Pueblo saat usianya 19 tahun. Dia merupakan salah satu kru termuda kala itu.

Satu awak tewas, 82 lainnya ditawan selama 11 bulan di penjara Korea Utara setelah serangan tersebut. Mereka mengalami penyiksaan berjam-jam sekitar 10 hari setelah berangkat dari Jepang untuk misi spionase terhadap Uni Soviet dan Korea Utara.

“Tidak ada apa pun dalam buku-buku sejarah saat ini tentang Pueblo,” kata Berens dalam wawancara dengan Fox News selama pertemuan dengan sekitar 40 anggota awak USS Pueblo yang masih hidup pada peringatan 50 tahun penangkapan mereka minggu ini di Pueblo, Colorado, yang dilansir Minggu (23/09/2018).

Saat ini, USS Pueblo tetap menjadi kapal Angkatan Laut AS yang dipajang di Sungai Potong di Ibu Kota Korea Utara, Pyongyang. Di sungai itulah, kapal mata-mata Amerika menjadi tuan rumah ribuan pengunjung setiap tahun.

Insiden mematikan terjadi setahun kemudian ketika MiG-21 Korea Utara menembak jatuh pesawat pengintai Angkatan Laut AS yang menewaskan 31 tentara Amerika.

Editor: (D.E.S)

Iklan

4 tanggapan untuk “Donald Trump Didesak Pulangkan Kapal Perang AS yang Ditangkap Korut”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s