Wapres RI: Indonesia Tak Akan Diam Jika Vanuatu Terus Mengusik

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan Indonesia tidak akan tinggal diam bila negara kepulauan Vanuatu mengusik kedaulatan teritori Indonesia. Vanuatu dinilai kerap mempersoalkan HAM Indonesia.

“Sudah terlalu lama Indonesia memilih untuk membangun hubungan persahabatan dengan Vanuatu, termasuk dalam menunjukkan solidaritas dan simpati selama masa-masa sulit,” kata Wapres RI dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum Ke-73 PBB di Markas Besar PBB New York, Kamis (27/ 09) waktu setempat, sebagaimana dilansir dari laman Republika (28/ 09).

Akan tetapi, ketika tindakan bermusuhan terus berlanjut, kata Jusuf Kalla, Indonesia tidak akan tinggal diam. Indonesia tidak akan membiarkan negara mana pun merusak integritas teritorialnya.

Untuk menciptakan masyarakat yang damai, berkelanjutan, dan berkeadilan, menurut Jusuf Kalla, semua negara harus menghormati hukum dan prinsip-prinsip internasional PBB, termasuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial.

Dalam hubungan ini, Indonesia sangat menyesalkan upaya Vanuatu untuk mendukung atau bahkan yang terburuk menjadi bagian dari gerakan separatis di Papua.

“Tindakan permusuhan ini tidak memiliki tempat di sistem PBB. Suatu tindakan yang jelas melanggar prinsip-prinsip PBB,” kata Wapres.

Ia menekankan, Indonesia tidak akan membiarkan negara mana pun merusak integritas teritorial NKRI. Seperti halnya negara berdaulat lainnya, Indonesia akan dengan teguh membela integritas teritorialnya. “Saya ulangi akan dengan teguh membela integritas teritorialnya,” kata Wapres RI.

Dalam penjelasannya kepada wartawan usai berpidato, Wapres mengatakan, Vanuatu sering kali menyampaikan isu-isu yang tidak benar mengenai pelanggaran HAM.

Begitu pula, lanjut dia, terkait dengan mempertanyakan keabsahan penggabungan Papua ke Indonesia. Padahal, penggabungan Papua melalui jajak pendapat rakyat papua yanga merupakan resolusi oleh PBB. “Tidak pada tempatnya Vanuatu sebagai anggota PBB mempertanyakan resolusi tersebut,” kata Jusuf Kalla.

Ia melanjutkan, masuknya Papua itu ‘kan resolusi PBB, bukan keputusan Indonesia saja. “Kita tegas bahwa sekali lagi berbuat itu, tentu kita akan juga mempunyai satu cara untuk melawan itu,” katanya.

Photo: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pernyataan Indonesia di sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di Markas Besar PBB, New York, Kamis (27/ 09). (Antara/ Republika)

Editor: (D.E.S)

Iklan

10 tanggapan untuk “Wapres RI: Indonesia Tak Akan Diam Jika Vanuatu Terus Mengusik”

  1. Mantap pak wapres,tegas,terukur tapi santun.mau bersahabat ayok mau ribut dijabani

    # emg kapasitas anda apa permasalahkan hal itu hhhhh

    Suka

  2. Vanuatu sok bẹlá opm mengincar emas yang ada di papua(Vanuatu termasuk negara đi pasific yang miskin), kalo papua memisahkan điri dari indonesia. Vanuatu termasuk negara yang đi untungkan. Mereka (Vanuatu) akan mẹ migrasikan penduduknya kẻ papua, karena negaranya yang luasnya sama dengan kepulauan seribu đi laut jakarta menurut kabar terakhir sudah mengalami abrasi sepanjang 1 km dari bibir pantai. Dân đi perkiraan akan lenyap đi tahun 2070, karena perubahan iklim.

    Suka

  3. OPM mah gak akan sanggup mengurus negara dek, pola pikir mereka masih kesukuan…

    Paling banter mereka cuma dijadikan boneka oleh cukong-cukong yg ngongkosin mereka, hhh

    Suka

  4. Yang jelas dipapua itu kesukuannya kental sekali,skrg aja sering perang antar suku..nanti ak47 laris manis seperti di afrika

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s