Keuangan Kementerian Pertahanan Jadi Sorotan

Indonesian President Widodo Meets Angela Merkel
Joko Widodo (Getty Images)

Presiden Joko Widodo dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyoroti laporan keuangan Kementerian Pertahanan. Hal itu dibahas saat BPK menyampaikan Laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2018.

“Tadi kita bicara masalah laporan keuangan Kementerian Pertahanan. Ada sistem yang beda di Kementerian Pertahanan dan TNI,” kata Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018, sebagaimana dilansir dari laman Medcom (4/ 10).

BPK mengusulkan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) setiap satuan kerja. Misalnya, sistem penganggaran TNI Angkatan Darat harus sampai tingkat komando resor militer (korem).

Menurut dia, sistem ini akan diterapkan dalam waktu dekat ini. “Sebetulnya itu sudah disepakati antara Menteri Keuangan (Sri Mulyani) dan Pertahanan (Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu). Tahun 2019 jalan,” ucap dia.

Selain Kementerian Pertahanan, Presiden juga menanyakan laporan keuangan Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kedua kementerian dan lembaga itu mendapat opini disclaimer dari BPK.

Bakamla dan KKP dinilai bermasalah dari sisi pencatatan aset tetap. Ada penyajian saldo aset tetap yang tidak dapat ditelusuri atau belum jelas keberadaannya pada laporan keuangan Bakamla dan KKP.

Moermahadi mengaku sudah menjabarkan masalah itu kepada Jokowi saat menyampaikan laporan keuangan pemerintah. Jokowi meminta masalah itu diselesaikan. “Presiden bilang memang itu yang harus dibenahi,” kata dia.

Di sisi lain, dia juga melaporkan adanya peningkatan laporan keuangan kementerian atau lembaga secara umum. Kementerian atau lembaga yang mendapat predikat wajar tanpa pengecualian bertambah. Namun, dia tak membeberkan kementerian mana saja yang mengalami peningkatan.

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “Keuangan Kementerian Pertahanan Jadi Sorotan”

  1. Betul pastikan duitnya buat beli viper chinook bukan buat beli odong”

    Inikan duit rakyat..duit rakyat..duit rakyat iling tooh hhh

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s