Ryamizard Ryacudu Minta Rektor Unhan Buat Kajian Kalibrasi Ulang Kebutuhan Alutsista

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memimpin upacara penyerahan wewenang, tugas dan tanggung jawab jabatan Rektor Unhan di Kampus Unhan, Jum’at, (5/10/2018).

Dilansir dari laman Tangerang Online (5/ 10), Menhan mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat kepada Rektor Unhan yang baru Mayjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.A.P.” atas amanah yang diberikan untuk melanjutkan program kerja Kementerian Pertahanan yang telah dicanangkan melalui pengabdiaanya di Universitas Pertahanan.

Menhan Ryamizard mengatakan, Universitas Pertahanan telah dirancang untuk menjadi “Think – Tank” Kementerian Pertahanan guna mengkaji dan mendalami perkembangan lingkungan strategis yang mempengaruhi dinamika geopolitik dan geostrategy kawasan maupun Internasional. Setiap dinamika dan kompleksitas ancaman harus dapat direspon secara cepat, tepat dan benar.

“Hal ini tentunya memerlukan pemikiran dan saran-saran masukan yang cermat dapat dipertangunggjawabkan secara Ilmiah dan Konkrit,” kata Menhan.

Guna mencapai hal tersebut, kata Menhan, tentunya diperlukan cara bepikir yang Visioner, Intuitive dan “Out of the Box”. Dengan demikian Peran sentral Unhan sebagai satu-satunya Universitas di Indonesia yang membidangi Ilmu Terapan Pertahanan Negara dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan kedepan yang semakin kompleks.

“Sebagaimana sering saya sampaikan bahwa kecenderungan perkembangan lingkungan strategis saat ini telah menempatkan sifat ketergantungan antar negara dan bangsa semakin besar. Hal inilah yang mendasari prediksi bahwa kedepan ancaman tidak akan lagi bersifat ancaman konvensional atau Perang Terbuka, tetapi kita perlu mengkalibrasi stretegi pertahanan negara guna mengantisipasi Ancaman Nyata seperti diantaranya ancaman terorisme dan bencana alam atau gempa dan Tsunami yang baru saja dialami Lombok, NTB dan Palu serta Donggala di Sulawesi Tengah.

“Oleh karena itu, saya minta Universitas Pertahanan melalui Rektor Unhan yang baru untuk membuat kajian tentang kalibrasi ulang kebutuhan alutsista pertahanan negara yang lebih diarahkankan untuk mengantisipasi potensi Ancaman Nyata terorisme dan bencana alam. Mengingat kedua ancaman tersebut juga dapat menimbulkan akibat yang apokaliptik. ”

“Saya atas nama pimpinan dan seluruh jajaran Kementerian Pertahanan mengucapkan selamat kepada Mayjen TNI Dr Tri Legionosuko, S.IP., M.A.P. atas jabatan baru sebagai Rektor Unhan. Laksanakan tugas dengan baik dan optimal,” kata Menhan.

Menhan menambahkan, prestasi yang telah dicapai Unhan hendaknya menjadi titik tolak untuk berbuat yang terbaik lagi.

“Kepada Ibu Tri Legionosuko, selamat berkarya di Dharma Wanita Persatuan Unhan. Semoga semakin memberi kontribusi positif bagi kemajuan Dharma Wanita Persatuan Kemhan,” demikian tutup Menhan.

Photo: Peluncuran LPD 124M pesanan TNI AL (PT PAL)

Editor: (D.E.S)

14 tanggapan untuk “Ryamizard Ryacudu Minta Rektor Unhan Buat Kajian Kalibrasi Ulang Kebutuhan Alutsista”

  1. Mosok orang gebleg bisa jadi mentri dek, aya-aya bae…lha wong tukang nyebar hoax aja titelnya profesor, dokter, doktor koq, hhh

    Suka

  2. Rasanya 5 thn terakhir jarang kontrak beli alat tempur utama baru … Su35 sj sdh plan dr 10 thn blom datang jg …hhhhh…
    Mending nambah2 f16 second atau f50 KAI kalo gini….

    Suka

  3. Rasanya 5 thn terakhir jarang kontrak beli alat tempur utama baru … Su35 sj sdh plan dr 10 thn blom datang jg …hhhhh…
    Mending nambah2 f16 second atau f50 KAI kalo gini….

    Suka

  4. Ealah, cobalah pakai imajinasi kalian.

    Melawan terorisme bayangkan :
    Turki melawan Kurdi pakai alutsista apa.
    Amrik melawan Al Qaeda dan Taliban pakai alutsista apa.
    Koalisi Arab lawan Houthi pakai alutsista apa.
    Israel lawan Hezbollah dan sekutunya di Suriah pakai alutsista apa.
    Israel lawan roket yg diluncurkan dari Gaza.

    Mengatasi bencana baik kecelakaan kapal / pesawat ataupun bencana alam cobalah bayangkan :
    Alutsista apa yang dulu dipakai oleh negara2 lain saat membantu RI mencari reruntuhan pesawat Air Asia.
    Alutsista apa yang dulu dipakai oleh negara2 lain dalam membantu RI mengatasi bencana tsunami di Aceh.

    Justru Pak RR adalah menhan paling pintar sejauh ini yg pernah dipunyai RI.

    Suka

  5. Sebagai tambahan :

    Dan alutsista2 seperti itulah yg bakal dimiliki, walau mahal, biarpun jumlahnya sedikit, yang penting punya.

    Suka

  6. Maklum bung ngitung, mereka yg bahasanya serem-serem itu kan obsesi masuk tentara tapi gak pernah lolos tes CATAM…bawaannya gatel aja pengen perang 😂😂😂

    Suka

  7. Pak RR itu bertindak pake perhitungan dan analisis intelejen loh…bukan sekedar mengikuti naluri berperang atau sekedar melengkapi militer dg persenjataan canggih😎😎😎

    Analisanya, 20 tahun kedepan tidak ada perang terbuka di kawasan asia pasifik, dan potensi ancaman utk bangsa kita telah dipetakan yaitu : bencana alam, berbagai jenis penyelundupan (narkoba, barang ilegal, human trafficking, illegal fishing), perang inkonvensional yaitu aksi terorisme sbg efek regional yaitu konflik dimarawi, {“perang asimetris” dlm wujud penyebaran hoax dan teman-temannya, membanjiri negri kita dg narkoba dan pangan yg mengandung bahan pengawet yg jika dikonsumsi jangka panjang bisa merusak fisik untuk memperlemah bangsa kita dari dalam} serta mengantisipasi bangkitnya kekuatan ekonomi dan militer cina.

    Postur kekuatan militer yg kita bangun tentu saja merespon apa yg telah dianalisa dalam buku putih pertahanan negara….jangan kuatir, kekuatan pemukul pun tetap dibangun utk mengantisipasi potensi ancaman pasca 20 berikutnya namun untuk pemenuhannya tetap mengikuti skala prioritas yg telah disusun secara cermat 😪🤓😪

    Contoh nyata…ketika kita salah memetakan lokasi pangkalan di zona merah kegempaan dan bahaya tsunami, maka alutsista yg canggih dan mahal berikut SDM nya yg ada dst bisa musnah dalam sekejap.

    Suka

  8. Bayangkan kebijakan kementrian di jaman SBY beli F16 seken kepake buat jagain natuna ikut latihan pilot” bisa tercapai jam terbang,gue masih inget org partai banteng sangat tidak suka waktu itu

    Sekarang gempa tsunami..eeh lagi” pemikiran cerdas beli hercules hibah dari australia kepake semua itu barang buat angkut logistik,klo beli baru cm dapet sedikit sangat jauh dr kebutuhan

    Pemikiran jangka panjang yang hebat…

    #Ditunggu chinooknya plus viper

    Suka

  9. Mas Grant,

    Begini lho ya :

    SBY memerintah mulai akhir 2004.

    Pengadaan 24 F16 itu pertama kali terdengar tahun 2010, trus tahun 2011 baru positifnya.

    Itu berarti baru tahun ke-6 dan ke-7 dari pemerintahan SBY. (2004 + 7 = 2011)

    Nah F16 yg itu baru lengkap terkirim tahun 2018 ini, 7 tahun setelah tanda tangan kontrak, atau 14 tahun sesudah SBY mulai memerintah (2004 + 14 = 2018).

    Pak Jokowi baru mulai memerintah akhir tahun 2014.

    Nah, kalau mas Grant mengharapkan Pak Joko akuisisi lebih banyak pespur, biar fair waktunya sama dengan SBY, tunggulah sampai tahun ke-7 pemerintahannya (2014 + 7 = 2021), pembelian itu akan terjadi dan baru akan lengkap terkirim 14 tahun sesudah Pak Jokowi memerintah (2014 + 14 = 2028).

    Demikian juga SBY beli Hercules 5 biji ex Australia itu (sebagai tambahan dari hibah 4 hercules) baru diberitakan di tahun 2013, yaitu tahun ke-9 dari pemerintahannya.

    Yg dari Australi itu apa sudah lengkap dikirim apa belum, setahu saya belum lengkap diterima di RI herculesnya.

    Nah, kalau mas Grant mau Pak RR / Pak Jokowi beli Hercules juga, biar fair waktunya sama dengan SBY, mas harus tunggu sampai tahun ke-9 dari pemerintahan Jokowi yaitu tahun 2014 + 9 = 2023.

    Suka

  10. Salah hitung bukan salah sangka

    Yang gue maksud dulu kebijakan beli hercules sm f16 bekas itu ditentang sm partai sono,gak perlu gw kasih link

    Padahal kebijakan beli seken itu pilihan logik ya tepat dgn keuangan mepet tp hasil yg diraih bs dirasakan sekarang..terutama pas bencana ini

    Ya wajar dong datangnya lama wong pesawat seken sj datangnya lama,apalagi pesawat baru ?

    Klo sdh teken kontrak meski pak rr atau pak jokowi gak menjabat lagi kan bs diteruskan sm menhan dan presiden yg baru bedanya tgl nunggu kedatangan saja.klo pake prinsip nunggu pejabat lama menjabat lagi ya adoh mas mas

    Suka

  11. Klo nanti ganti pejabat di 2019 dan datang tuh chinook plus vipernya (klo jadi) berarti itu kebijakan dari pejabat menhan rr dan pak joko ya bagus,mangkanya cepetan tanda tangan hehehe
    mosok nunggu pejabat lama menjabat lagi klo begini ini ya ceritanya mbulet tiap ganti pejabat ganti kebijakan,yg lama di peti eskan,ya ra maju”

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s