Militer AS Kandangkan Semua Armada Jet Tempur F-35

F-35 terbang melintas di atas Pangkalan Udara Edward, 10 Desember 2011. (Lockheed Martin)
F-35 terbang melintas di atas Pangkalan Udara Edward, 10 Desember 2011. (Lockheed Martin)

Militer AS telah mengandangkan sementara seluruh armada jet tempur F-35 menyusul kecelakaan yang terjadi di South Carolina bulan lalu. Pihak terkait dilaporkan akan melakukan pemeriksaan pada tabung bahan bakar yang cacat.

Dilansir dari laman Okezone (12/ 10), Laporan resmi yang menyatakan kesiapan tempur armada F-35, yang dirilis pada awal tahun ini, dipertanyakan setelah puluhan kerusakan yang ditemukan pada pesawat yang diklaim sebagai yang tercanggih di generasinya itu. F-35 adalah program senjata terbesar dan termahal dari jenisnya di dunia.

Program F-35 diperkirakan akan berlangsung beberapa dekade dan penjualan global diproyeksikan mencapai 3.000 unit. Kantor akuntabilitas pemerintah AS memperkirakan semua biaya terkait proyek itu akan mencapai USD1 triliun.

Dalam pernyataan resminya, Kantor Program Bersama F-35 menyatakan bahwa AS dan mitra internasionalnya telah melarang semua operasi penerbangan yang melibatkan jet tempur itu sementara pemeriksaan tabung bahan bakar dilakukan.

“Jika tabung bahan bakar yang bermasalah terpasang, bagian itu akan ditarik dan diganti. Jika tabung bahan bakar yang baik diketahui sudah terpasang, maka pesawat itu akan dikembalikan ke status penerbangan,” demikian dijelaskan dalam pernyataan yang dilansir dari laman BBC (12/10/2018).

“Pemeriksaan diharapkan akan selesai dalam 24 hingga 48 jam ke depan.”

Jet tempur F-35 memiliki tiga varian yang saat ini aktif dan digunakan militer. Kecelakaan di South Carolina bulan lalu melibatkan varian F-35B yang dapat mendarat dan lepas landas secara tegak lurus.

Pilot pesawat berhasil melontarkan diri dan selamat, namun jet tempur seharga sekira USD100 juta (sekira Rp1,5 triliun) itu hancur.

F-35 yang diproduksi oleh Lockheed Martin itu telah dijual ke beberapa negara termasuk Jepang, Korea Selatan, Turki, Inggris dan Italia.

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s