TAI Ingin Gandeng Indonesia Kembangkan Pesawat Tempur

TAI sedang mencari mitra strategis di Indonesia untuk pengembangan pesawat tempur.

Dilansir dari laman AA (16/ 10), Vice Presiden Corporate Marketing and Communications TAI Tamer Ozmen mengatakan hal tersebut saat berkunjung ke fasilitas pengujian pesawat terbang di BPPT Serpong, Banten, akhir pekan lalu.

Tamer mengatakan pihaknya sedang berusaha memperkuat kerja sama dengan industri pertahanan yang ada di Indonesia. Upaya tersebut dimulai melalui proses tender pengembangan pesawat terbang tanpa awak (Unmanned Aircraft Vehicle) oleh Kementerian Pertahanan Indonesia yang diikuti TAI.

Turki menurut dia, memiliki program pengembangan pesawat tempur yang ditargetkan akan mulai mengudara pada 2023 mendatang dan memulai operasional penerbangan pada 2026.

“Pewasat tempur tersebut akan menggantikan seluruh pesawat tempur F16 yang dimiliki Turki pada 2040 mendatang,” ungkap Tamer.

TF-X (Air Recognition)
TF-X (Air Recognition)

Program tersebut menurut Tamer, membutuhkan dukungan banyak teknisi. Oleh karena itu, TAI ingin menggandeng kemitraan dengan industri dirgantara dan pertahanan di Indonesia seperti PT Dirgantara Indonesia serta universitas di Indonesia untuk penyediaan sumber daya manusianya.

Perusahaan tersebut lanjut Tamer, sedang mempertimbangkan untuk menggunakan teknisi asal Indonesia.

“Mungkin kita akan membuka kantor di Jakarta atau Bandung. Kita tahu universitas di Bandung (ITB) cukup kuat untuk pengembangan pesawat tempur,” imbuh dia.

Selain itu, TAI menurut Tamer, juga sedang mencari kesempatan untuk bekerja sama dalam pengembangan pesawat regional dengan menggandeng PT Regio Aviasi Industri (PT RAI) yang saat ini sedang menggarap pesawat R80.

“Turki memiliki kehebatan dalam pengembangan pesawat regional dan mungkin bisa menggandeng PT RAI untuk bekerja sama,” aku Tamer.

Photo: TF-X (Janes)

Editor: (D.E.S)

Iklan

10 tanggapan untuk “TAI Ingin Gandeng Indonesia Kembangkan Pesawat Tempur”

  1. Ane, setuju kalo kita kerjasama dengan TAI (turki).mereka kalo kerjasama tanpa syarat . nggk neko neko. Tàu- tau jadi. Tapi ngomong-ngomong duit dari mana ya? Proyek ifx/kfx aja di pending karna nggk Punya uang.

    Suka

  2. KFX-IFX aja mangkrak gatau sampe mana progresnya sekarang-_-. Dipikirkan dulu baik2 tawarannya…duitnya siapkan…biar jelas progresnya

    Suka

  3. judulnya “TAI INGIN GANDENG INDONESIA KEMBANGKAN PESAWAT TEMPUR..”
    tp semua media jg forum militer nempel gambar TFX.
    pdhl bisa jadi yg ditawarin pesawat tempur latih dan serang ringan HURJET.

    kl memang proposal hurjet yg ditawarin..mening ambil sekalian minta tot jg lisensi rudal2 nya kyk .. umtas, cirit jg som. jd menang byk indonesia

    Suka

  4. Ini dia… usaha menelikung Indonesia dari proyek IFX yang rumit terutama karena campur tangan USA disana yang benar2 membuat Indonesia meradang…
    Kalau berpaling dan memilih ke proyek TF-X maka akan semakin kental rasa Russia di situ dan jelas membuat USA akan semakin meradang dan membara

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s