Indo Defense 2018: Perancis Incar Peluang Pengadaan Kapal Selam Indonesia

Indonesia memiliki visi yang ditetapkan pada akuisisi kapal selam serang tambahan di luar tiga kapal kelas Nagapasa yang saat ini sedang dikirim.

Dilansir dari laman Shephard (1/ 11), Salah satu perusahaan yang ingin memenuhi kebutuhan ini adalah Naval Group Prancis, yang akan hadir di Indo Defence 2018 untuk mempromosikan kapal selam Scorpene-nya.

Pada tahun 2011, Angkatan Laut Indonesia memilih kelas Chang Bogo, yang dikenal sebagai kelas Nagapasa di Indonesia, yang didasarkan pada desain lambung tipe Jerman 209 dan dibangun di bawah lisensi di Korea Selatan oleh DSME.

Meskipun tidak ada keputusan resmi yang dibuat, dapat dipahami bahwa armada yang ditargetkan untuk 10-12 kapal selam yang diinginkan oleh Angkatan Laut Indonesia. Saat ini, AL memiliki empat kapal selam dalam armadanya, dengan satu kapal kelas Nagapasa yang masih harus dikirim.

“Naval Group, sebagai perancang dan pabrikan platform angkatan laut yang diakui, bersama dengan pengalaman unik transfer teknologi dalam program ekspornya, siap menawarkan kapal selam kelas Scorpene bersama dengan transfer teknologi yang diadaptasi sesuai dengan RUU Pertahanan Baru yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia,” kata seorang juru bicara Naval Group.

Perusahaan juga melihat potensi pembangunan di dalam negeri, dan mengatakan bahwa mitra industri utamanya adalah galangan kapal milik negara PT PAL.

Anggota PINHANTANAS (Asosiasi Industri Pertahanan Swasta) bisa menjadi mitra industri yang cocok, kata juru bicara.

“Persyaratan operasional Angkatan Laut Indonesia cenderung ke oceanic dengan kemampuan perairan dangkal. Kapal selam kelas Scorpene yang kami tawarkan memiliki kemampuan yang tak tertandingi baik di laut maupun perairan dangkal,” tambahnya.

Sementara perusahaan belum membangun kapal selam terbaru untuk negara Asia Tenggara, perusahaan ini terwakili dengan baik di kawasan dengan program P-75 aktif di India. Ini akan menyediakan enam kapal selam diesel-listrik Scorpene ke Angkatan Laut India.

Sistem Kelautan Thyssenkrupp (TKMS), pemilik desain Tipe 209 yang diperolehnya setelah penggabungan TKMS dan Howaldtswerke-Deutsche Werft, juga akan berada di Indo Defence, dan kemungkinan akan bersaing untuk peluang yang sama seperti Naval Grup.

Photo: KRI Nagapasa 403 (Shephard)

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Indo Defense 2018: Perancis Incar Peluang Pengadaan Kapal Selam Indonesia”

  1. hati hati ya sama bujuk rayunya prancis. bisa bisa nanti bernasib sama kayak india dalam hal pemgadaan pespur rafale yang sulit untuk totnya. mending pihak turki saja. kan Indonesia dari dulu sudah lama bekerja sama dengan turki dalam hal riset teknologi pertahanan.
    kalau dari perancis rawan di embargo

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s