Indonesia Tertarik dengan Korkut

Self-Propelled Low Altitude Air Defense System KORKUT mendapat perhatian penuh dari delegasi Angkatan Bersenjata Indonesia. Disebutkan oleh delegasi bahwa KORKUT menunjukan kinerja sangat tinggi dibandingkan dengan pesaingnya dalam tes performa yang dilakukan dalam sebuah skenario.

Dilansir dari Aselsan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus melakukan penilaian terhadap unit mekanis mereka untuk melakukan pembelian sistem meriam pertahanan udara self-propelled dalam rangka memenuhi kebutuhan pertahanan udara dataran rendah.

Sebuah delegasi yang terdiri dari pejabat TNI dan personil teknis datang ke Ankara untuk melihat kemampuan teknis sistem KORKUT.

Pada 20 September 2018, delegasi diberikan presentasi dan demonstrasi mengenai kemampuan ASELSAN dan fitur teknis sistem KORKUT. Kemudian, selama kegiatan pelatihan yang direncanakan dari Land Forces Command Air Defense School, demonstrasi dan tes tanpa tembakan sukses dilakukan di daerah MSB Konya Karapınar Fire.

Korkut dan Delegasi Indonesia (Aselsan)

Demonstrasi tersebut merupakan bukti bahwa KORKUT memiliki sistem yang sangat efektif terhadap target darat serta menunjukkan keefektifannya terhadap target udara dalam berbagai skenario, termasuk deteksi dan keterlibatan multi-target.

Target udara dan empat target darat telah berhasil dipukul dalam berbagai skenario, termasuk skenario yang menunjukkan kemampuan sistem untuk bergerak.

Sistem KORKUT sangat diapresiasi oleh delegasi Indonesia, yang telah menunjukkan kompetensi teknis dan mampu menyelesaikan tahap yang sangat penting dalam proses pengadaan Indonesia.

Sistem KORKUT, yang memiliki banyak fitur luar biasa dibandingkan dengan yang lain. Ini adalah solusi pertahanan udara yang efektif terhadap rudal udara-ke-darat, rudal jelajah, dan kendaraan udara tanpa awak dengan Amunisi Partikel ATOM® 35 mm yang dikembangkan oleh ASELSAN.

All Photos: Korkut dan Delegasi Indonesia dalam demonstrasi (Aselsan)

Editor: (D.E.S)

Iklan

5 tanggapan untuk “Indonesia Tertarik dengan Korkut”

  1. sebenarnya sudah dari dulu kerjasaman sama bppt Indonesia, terutama di dalam hal UAV
    tapi hanya sebatas test dan pengujian saja, bukan proses pembuatan dan perakitan
    tapi seandainya Indonesia jadi beli mungkin lebih mudah dapet totnya dari pada yang lain

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s