PT Pindad Ikuti Lelang Terbuka Pengadaan Tank Filipina

Abraham Mose mengatakan PT Pindad tengah mengikuti lelang terbuka pengadaan tank negara Filipina. “Kebutuhan mereka 44 unit, tender terbuka. Mudah-mudahan kita bisa masuk ke sana,” kata dia di Bandung, Rabu, 21 November 2018.

Dilansir dari laman Tempo (21/ 11), Pindad menawarkan Tank Medium hasil kerjasama dengan FNSS Turki, yang belum lama ini telah mengantungi sertifikasi dari Kementerian Pertahanan.

Tank Medium tersebut dalam waktu dekat akan menjalani uji tembak yang disaksikan oleh Kementerian Pertahanan Filipina. “Itu satu bagian dari persyaratan. Mereka datang melihat uji tembak di Cipatat,” kata dia.

Lebih jauh Abraham mengatakan, ada tiga negara yang menjadi pesaing Tank Medium dalam tender yang digelar Kementerian Pertahanan Filipina. “Pesaingnya itu dari Cekoslovakia dan Israel. Mudah-mudahan kita yang memenangkan karena sesama negara Asean,” tuturnya.

Menurut Abraham, Tank Medium baru secara resmi mengikuti tender di Filipina. “Sementara baru Filipina,” kata dia.

Abraham mengatakan, Pindad juga menerima permintaan untuk memasok kebutuhan alutsista dalam negeri untuk produk Tank Medium produksi Pindad tersebut. “Sudah ada di rencana kebutuhan TNI mulai tahun 2020. Cukup banyak, ada 50 unit tahun 2020, 50 unit tahun 2021. Tapi itu dinamis, bisa saja berubah menjadi tahun 2019. Tapi paling tidak dari plot rencana kebutuhan mereka mulai 2020,” ucapnya.

Pindad, kata Abraham, sudah menyiapkan lin produksi khusus untuk Tank Medium tersebut. “Kapasitas produksi sekarang 1 tahun kurang lebih 80 unit. Ngejar lah”.

Tak hanya itu, Pindad juga telah memperbaharui kerjasama dengan CMI Deffense. “Next Pindad akan menajdi hub untuk (produk) turet (meriam) 90 milimeter, dan 105 milimeter untuk Asia Tenggara,” ucap Abraham.

Photo: Medium Tank di Indo Defence 2018 (Istimewa)

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “PT Pindad Ikuti Lelang Terbuka Pengadaan Tank Filipina”

  1. semoga bisa membuat MBT
    tapi sebelum itu semua AFV nya pindad maupun industri alutsista dalam negeri yang lain seperti Panser 6X6 Anoa, IFV Badak, Panser 4X4 Komodo, Panser 4X4 Turanggan dan Medium Tank Harimau harus dikembangkan dan di tingkatkan lagi teknologi dan armor nya terlebih dahulu, terutama di tingkatkan lagi komponen dalam negerinya dan kemampuan serta ketahanan dari tank harimaunya.
    armor hull bagian depan, samping, belakang dan armor turetnya di upgrade/diganti stanag level 6, berhubung kan modular jadi mudah di upgrade dan diganti.
    di kasih RCWS, dan laser designator untuk amunisi ATGM. meriam turetnya diganti menjadi meriam smoothbore universal munition 120mm +, biar bisa menembakkan mortir dan anti tank guide missile.
    laser warning receivernya ditingkatkan
    dikasih optical sight/termal sight dan infra red sight.
    fire control system nya di tingkatkan, agar saat bergerak atau diam bisa mengunci dan menembak target yang bergerak maupun diam termasuk bisa menembak sasaran yang terbang seperti drone ketinggian rendah.
    kalau bisa dikasih jammer dan APS
    agar bisa melindungi dari ATGM maupun proyektil yang lain.
    setelah itu baru bikin MBT hasil pengalaman mengembangkan AFV yang lainnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s