Serangan Israel Jatuhkan Pesawat Rusia, Tapi Kenapa Putin Tidak Murka?

Ilyushin Il-20M (2)
IL-20 (Istimewa)

Insiden tertembak jatuhnya pesawat Rusia oleh Israel disebut oleh Vladimir Putin sebagai “rangkaian situasi tragis”, namun tidak juga segera memberi tanggapan tegas terhadapnya. Moskow tak lantas mengecam Tel Aviv.

Menurut beberapa pengamat, hal tersebut membuat Israel berada di posisi terjepit, yang mengarah ke pertanyaan tentang apakah Rusia akan terus memberi negeri zionis kebebasan berkuasa atas sebagian wilayah udara Suriah, sebagaimana dilansir dari laman Liputan6 (13/ 12).

“Jet tempur Israel menyerang sasaran terkait Iran di Suriah. Pertahanan udara Suriah mencoba untuk menggagalkan serangan Israel, dan secara tidak sengaja menabrak sebuah pesawat Angkatan Udara Rusia dengan rudal buatan Rusia,” lapor surat kabar Haaretz, sebagaimana dikutip dari Asia Times (13/ 12).

Laporan tersebut juga memuat beberapa dugaan pengamat, yang menyebut kecelakaan maut itu –yang merenggut nyawa awak pesawat Il-20 yang jatuh– bisa menjadi masalah serius bagi Israel, dan bahkan mungkin membahayakan kebebasan strategisnya di Suriah.

Di lain pihak, beberapa pengamat menilai insiden itu sebagai hal memalukan bagi Moskow, yang enggan mengakui bahwa senjata buatan Rusia yang ditembakkan oleh rezim Suriah itu menjatuhkan salah satu jet tempur andalannya.

Namun Kementerian Pertahanan Rusia masih menyalahkan Israel karena menggunakan pesawat Il-20 Rusia “sebagai tameng”.

Klaim itu bertentangan dengan laporan Israel bahwa jet-jetnya telah kembali ke wilayah udara resminya pada saat insiden itu terjadi.

Putin kemudian melunakkan tanggapan Rusia, menunjukkan insiden maut itu adalah hasil dari “rangkaian situasi tragis”.

Rusia Terbelenggu?

Beberapa pengamat, sebagaimana dikutip dari JPost, menilai insiden itu menggambarkan bahwa beragam kekuatan yang saling bekerjasama di Suriah, tidak berkomunikasi dengan baik dalam mengambil sikap.

Spekulasi muncul, mengatakan Rusia mungkin menuntut peringatan sebelum serangan terjadi, untuk kemudian menegakkan zona larangan terbang di dekat pangkalan tertentu, atau memasok sistem pertahanan udara yang lebih maju kepada pasukan Bashar al-Assad.

Rusia dilaporkan memiliki sistem S-400 di daerah itu dan serangan-serangan ini tampaknya menunjukkan Moskow tidak mau menggunakan sistem terkait. Di satu sisi, Negeri Beruang Merah juga menjual perangkat pertahanan canggih itu ke Turki dan pembeli lain.

Ini menempatkan Rusia dalam belenggu. Jika menggunakan sistem pertahanan yang canggih tersebut, bisa jadi itu dapat meningkatkan konflik.

Tetapi, jika tidak menggunakannya, maka Suriah akan bertanya-tanya mengapa Rusia tidak membela armada pesawat dan asetnya sendiri di wilayah konflik terkait. Hal tersebut berarti memicu keraguan terhadap sistem pertahanan S-400.

Editor: (D.E.S)

Iklan

6 tanggapan untuk “Serangan Israel Jatuhkan Pesawat Rusia, Tapi Kenapa Putin Tidak Murka?”

  1. sttt…. mbah mungkin yg ditembak jatuh itu bukan IL-20, tpi sebenarnya itu IL-22 Porubshchik tipe yg paling canggih bisa ELINT dan OECM.

    mana mungkin tipe Legacy seperti 20 bisa terbang dijaman now, ya pasti dioprek dulu dipabrikan dipreteli lalu diupgrade avioniknya.

    Lalu penempatannya disuryah mau buru2 dapat cap botol pulpen 😆

    tpi jangan bilang sapa2 ya mbah ini rahasia….kikikiki

    Suka

  2. tpi aneh ya mbah, seharusnya pesawatnya punya chaff/flare dispenser,,,, UV-26M

    padahal hanud suryah itu jadul, F-16 aja bisa menghindari hanud suryah…
    kok malah IL-22 ini kgk bisa menghindar ya…
    padahal dulu bear bisa menghindar dari lock radar dengan menyebar chaff secara efektif….

    Suka

  3. Kan dibilang sama pihak israel kalo artileri hanud suriah memberondong berbagai jenis rudal ke udara dlm tempo 40 menit, sejak serangan dilancarkan 🤗🤗🤗

    Aku lebih percaya argumen ini karena G-550 CAEW pasti mengudara diatas perairan internasional dan merekam dg jelas detik demi detik kejadiannya

    Suka

  4. Dan mungkin il-20 hanya dilengkapi dg flare saja utk menangkal manpads ketika jelang landing atau pasca take off, krn asumsinya gak bakal ditembak oleh pespur israel atau suriah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s