Depohar 50 TNI AU Terus Menyempurnakan Diri

Uji dinamis Radar ADS-B
ADS-B (TNI AU)

Depohar 50, satuan pelaksana Komando Pemeliharaan Materiil Angkatan Udara (Koharmatau), yang memiliki fungsi dan tanggung jawab dalam pemeliharaan tingkat berat alutsista Radar TNI Angkatan Udara, terus menyempurnakan diri. Depohar 50, yang berada di Colomadu, Solo memiliki fungsi melaksanakan program cloning suku cadang Radar.

Dilansir dari laman Suara Merdeka (18/ 12), Depohar 50 dipimpin Kolonel Elektronika Budi R Leman ST, selaku Komandan Depohar 50 sejak tanggal 28 April 2017.  Sesuai dengan perkembangan teknologi,telah berkembang teknologi ADSB, atau automatic dependent surveillance broadcast.

“Yang bekerja memanfaatkan GPS untuk memperoleh data berupa posisi, arah, kecepatan, dan ketinggian pesawat secara akurat yang dipancarkan pada frekuensi 1090 Megahertz oleh ADSB transmitter untuk diterima oleh ADSB risifer pada ground station,” ujar Kolonel (Lek)  Budi R. Leman di Jakarta, barubaru ini.

Radar TNI AU yang telah dilengkapi perangkat ADSB saat ini adalah Radar Weibel Satrad 215 Congot dan Radar ETS Lanud Iswahyudi Madiun. ICAO atau International Civil Aviation Organization, telah menetapkan pada tahun 2020 seluruh penerbangan sipil di dunia,wajib menggunakan ADSB sebagai safety and security flight instrument.”Saat ini Depohar 50 berhasil mengembangkan teknologi ADSB, sebagai hasil karya personel Depohar 50,” imbuh Kolonel (Lek) Budi R. Leman.

Dia menambahkan, ADSB Depohar 50, telah dipresentasikan oleh Komandan Depohar 50 kepada Komando atas antara lain, tanggal 27 September 2018 Komandan Depohar 50 melaksanakan presentasi ADSB Depohar 50 kepada Dankoharmatau. Kemudian tanggal 1 Oktober 2018 melaksanakan presentasi kepada Kepala Staff TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna beserta pejabat teras TNI AU di Mabes AU.

Bantu Identifikasi

Pada 4 Oktober 2018 melaksanakan uji coba ADSB Depohar 50 di Satuan Radar (Satrad) 215  Congot,  dengan hasil dapat mendeteksi pesawat hingga 230 Nautikal Mile (Nm). Selanjutnya pada 17 Oktober dilaksanakan uji dinamis di Satrad dua satu lima yang dihadiri personel dari Srena, Sops, Slog, Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional), Koharmat (Komando Pemeliharaan Materiil ), Dislitbang (Dinas Penelitian Pengembangan), Dislambangja (Dinas Keselamatan  Terbang dan kerja ) da  dan Diskomlek (Dinas Komunikasi dan Elektronika).

Hasil uji dinamis dapat terlaksana dengan hasil baik dan memuaskan sehingga mendapatkan pengesahan berupa Sertifikat Uji Coba dari Dislitbang AU.  Sertifikat prototype dan Sertifikat Kelaikan dari Dislambangja AU. Kemudian pada 20 November 2018 Komandan Depohar 50 melaksanakan diskusi teknis ADSB di Diskomlek yang dihadiri oleh Kadiskomlek serta pejabat lainnya.

Selain itu, ADSB Depohar 50, telah mengikuti beberapa kegiatan seperti pameran HUT Koharmatau tahun 2017 di Yogyakarta. Pameran HUT TNI tahun 2018 di Semarang, dan juga saat Indo defence di JI Expo Kemayoran Jakarta yang diikuti 48 negara tanggal 7 sampai 10 November 2018.

Komandan Depohar 50 berharap, dengan adanya ADSB karya Depohar 50, akan sangat membantu dalam melaksanakan identifikasi pesawat terbang di atas wilayah udara Indonesia. “Terlebih lagi atau yang paling utama, sangat mengurangi ketergantungan teknologi dengan pihak manapun,” pungkas Lulusan AAU 1989, itu.

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s