Tahun Depan, Vladimir Putin akan Kunjungi Indonesia

Presiden Rusia Vladimir Vladimorvich Putin saat memantau latihan perang Vostok 2018, September lalu. Sputnik
Presiden Rusia Vladimir Vladimorvich Putin saat memantau latihan perang Vostok 2018, September lalu. (Sputnik)

Duta Besar Rusia, Lyudmila Vorobieva, memastikan bahwa  Presiden Vladimir Putin akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Putin akan datang ke Indonesia setelah pemilu serentak pada April 2019 dilaksanakan.

“Hubungan bilateral kita sangat positif dari berbagai ‘konteks’ selama setahun ini, meskipun sayangnya kita tidak berkesempatan mewujudkan kunjungan presiden kami karena masalah teknis, tetapi saya harap tahun depan bisa terlaksana, tentunya setelah pemilu,” kata Vorobieva dalam keterangan pers bulanan dan acara tutup tahun di Kedutaan Besar Rusia, Jakarta, Selasa (18/ 12), sebagaimana dilansir dari laman Republika (18/ 12).

Terkait alasan waktu kunjungan Putin yang dijadwalkan pascapemilu 2019, Vorobieva memahami perhatian pemerintah dan rakyat Indonesia, tentu akan lebih tertuju pada kesuksesan penyelenggaran pemilu yang aman dan damai. Rusia menghormati demokrasi di Indonesia.

“Kami menghormati proses demokrasi di Indonesia dan akan mendukung apa pun pilihan rakyat Indonesia,” kata dia.

Meskipun belum bisa menyebutkan tanggal pasti soal kunjungan Putin ke Indonesia, tetapi Vorobieva mengindikasikan kepala negara Rusia dipastikan berkunjung ke Indonesia pada 2019 dengan agenda yang telah dipersiapkan kedua belah pihak.

“Kita punya agenda yang padat, salah satunya yang terpenting penandatanganan perjanjian kemitraan strategis Rusia-Indonesia,” tuturnya.

Kerangka perjanjian kemitraan strategis Indonesia-Rusia mulai dibahas setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov berkunjung ke Jakarta pada 2017. Kemudian Menlu RI Retno Marsudi melakukan kunjungan balasan ke Moskow pada Maret 2018.

Menurut Vorobieva, kehadiran Presiden Putin ke Indonesia akan makin menegaskan arti penting Indonesia bagi Rusia, salah satunya di bidang perdagangan, yang pada 2017 lalu mencapai 3,2 miliar dolar AS atau meningkat 25 persen dari tahun sebelumnya.

Indonesia juga tengah menunggu pengiriman 11 pesawat tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia yang menurut kontrak akan dilakukan pada 2019.

“Rasanya saya tidak bisa cukup menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat penting bagi Rusia, terutama setelah Rusia dan ASEAN telah lebih dulu menjadi mitra strategis yang disepakati dalam KTT ASEAN-Rusia di Singapura pada November lalu dan Indonesia adalah negara kunci di ASEAN,” ujar Vorobieva.

Editor: (D.E.S)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s