Menhan: Pengadaan Alutsista Tahun 2019 Akan Difokuskan untuk Penanganan Bencana

Ryamizard Ryacudu di DPR RI. (Nugroho Sejati - Kumparan)
Ryamizard Ryacudu di DPR RI. (Nugroho Sejati – Kumparan)

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan pengadaan alutsista TNI pada tahun 2019 akan difokuskan untuk penanganan bencana. Sebab, kata dia, banyak penanganan bencana yang membutuhkan alutsista TNI untuk evakuasi dan pencarian korban.

“Ke depan saya akan mewujudkan ini. Saya kemarin masih menyodorkan, tapi kalau sekarang harus, tak bisa ditunda lagi karena sudah ancaman,” ujar Ryamizard dalam konferensi pers dan capaian akhir tahun Kemenhan, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018, sebagaimana dilansir dari laman Tempo (27/ 12).

Menurut Ryamizard, alutsista TNI nantinya akan sangat membantu penanganan bencana ke depan. Saat ini, kata dia, bencana alam masuk ke dalam ancaman nyata di Indonesia. “Sejak awal saya sudah sampaikan supaya alutsista ini disesuaikan dengan ancaman. Kalau ancaman masih jauh ngapain beli yang besar-besar,” katanya.

Ryamizard mengatakan alutsista akan difokuskan untuk penanganan bencana dalam pengangkutan alat-alat berat. Sebab, masih banyak wilayah yang terlambat evakuasi karena belum dijangkau alat berat. “Alatnya besar, bisa membawa alat berat sekali tiga. Kemudian helikopter angkut berat langsung ke tempatnya,” ucapnya.

Dia menuturkan kementeriannya akan fokus ke pengadaan alutsista jenis pesawat angkut. Pesawat angkut ini, kata dia, nantinya akan sangat membantu penanganan bencana alam. Selain itu, pesawat akan bergerak lebih cepat dibanding kapal laut. “Pesawat terbang kan hitungan lima jam sampai paling jauh, kalau kapal berhari-hari. Yang harusnya hidup bisa mati,” tuturnya.

Sebelumnya, evakuasi korban tsunami di Selat Sunda terhambat minimnya alat berat. Bencana alam yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, itu membuat kawasan pesisir barat Banten dan Lampung selatan porak-poranda tersapu gelombang.

Rencana Kementerian Pertahanan, spesifikasi alutsista tahun 2019 akan mengacu pada kemampuan SAR dan bantuan bencana alam. Nantinya, jika terjadi bencana alam, alutsista ini akan bisa langsung digunakan.

Editor: (D.E.S)

Iklan

17 tanggapan untuk “Menhan: Pengadaan Alutsista Tahun 2019 Akan Difokuskan untuk Penanganan Bencana”

  1. Untuk tanggap bencana sudah ada SAR pak…tni fokuskn untuk hankam…jgn bilang kita tidak ada ancaman pak..nanti kalau udah terjadi baru sibuk….inilah doktrin pelemahan jndral2 didikan barat…agar bsa dg mudah menaklukan indonesia….

    Suka

  2. 🙆🙆🙆 prio, prio….

    Menhan gitu kan kebijakannya dilandasi oleh analisa intelejen utk masa 20 tahun kedepan 🤷

    Dan hasil analisa intelejen negara kita itu, ancamannya adalah perang proxy, illegal fishing, illegal logging, penyelundupan manusia dan narkoba, terorisme serta bencana alam.

    Penguatan otot militer tetap dilakukan….tapi ancaman tidak langsung secara militer spt yg disebut diatas ☝️☝️☝️ harus ditangani dengan tepat, supaya tidak menganggu jalannya pembangunan dan kehidupan bernegara.

    Contohnya saja, bahaya penyebaran narkoba sama saja merusak masa depan generasi muda, atau korban dan kerusakan/kerugian yg ditimbulkan oleh bencana alam, besarnya bisa menyamai korban/kerusakan yg diakibatkan oleh peperangan.

    Tsunami aceh yg berlangsung hanya dalam hitungan menit menelan korban sd 200 ribu jiwa dan kerusakan yg masif….mengalahkan keganasan peperangan yg sebenarnya.

    Apalagi negara kita yg terletak dikawasan cincin api yg ramah bencana…gak usah berperang saja tingkat resikonya menyamai negara-negara yg menjadi langganan perang 🤗🤗🤗

    Suka

  3. Ehem

    Ada anak kecil sok tau yang menganggap untuk bencana hanya urusan BASARNAS.

    Yang dimaksud alutsista SAR itu adalah alat transport via udara yang bisa menerbangkan dengan cepat alat berat seperti crane, backhoe, buldozer.

    Kalo bisa muat atau angkat crane, backhoe dan buldozer berarti juga bisa muat dan angkut rantis komodo dan ranpur seperti tank medium, anoa, mlrs astros, sph caesar nexter 155 mm.

    Alutsista SAR yang bisa angkut tandu berarti juga bisa angkut pasukan dan logistik.

    Jadi kalo dibilang diprioritaskan alutsista SAR berarti yang diprioritaskan adalah alutsista tranport yang memudahkan mobilisasi pasukan.

    Alutsista SAR bisa angkut pespur tapi pespur tak bisa angkut alutsista SAR.

    Kalo komentar mbok ya yang cerdas dikit gitu.

    Oke ?

    Herky versi terbaru positif dibeli tahun 2019, Changbogo juga.

    Suka

  4. “Alatnya besar, bisa membawa alat berat sekali tiga. Kemudian helikopter angkut berat langsung ke tempatnya.”

    Brarti pesawat besar bisa bawa alat berat sekali angkut tiga alat berat.

    Lalu pesawat itu mendarat di bandara / landasan terdekat dengan bencana. Trus alat berat diturunkan.

    Lalu helikopter angkut berat (heavy lift helicopter) akan bawa alat berat ini ke titik bencana.

    Jadi Herky versi terbaru dan Chinook pasti.

    Suka

  5. Sonar bawah laut,bouy jg salah satau komponen sar sekaligus buat jaring kasel asing,

    Dirikan menara peringatan dini di pesisir pantai,buat record alarm evakuasi klo terjadi bencana

    Pemerintah daerah yg daerahnya dipesisir harus meniru jepang,membuat parit di pesisir yg tujuannya membelah ombak menjadi kecil”

    Chinook jadi 10 biji pak biar cepet drop bantuan

    Suka

  6. Tukang ngitung….ingat….saat negara kita lemah….timor timor lepas….semua karna campur tangan negara asing yg menganggap kita lemah. Saat itu jakarta hmapir d bom oleh australia. Saya rasa anda lbih tau itu. Tetangga kita malaysia jg coba2 main dg mengusik mabalat…ingat dong tuknag ngitung….yg realistislah…negri ini jd incaran negara lain pak….ingat…puluhan pangkalan militer asing mengelilingi negri ini. Yg trahir tuh di tetangga selatan kita.kita btuh fokus k hankam pak….untuk bencana alam TNI sifatnya cuma membantu SAR. Perang skarang membutuhkan alutsista canggih pak kalau tak ingin sperti suriah…ancur total…untung ada rusia yg bantuin jd selamat.nah kalau indonesia siapa yg mau bantu….ingat kita non block murni….

    Suka

  7. @prio

    Lagipula siapa suruh menganeksasi timor leste….🤷🤷🤷

    Bukankah ketika negara kita mengirim pasukan untuk menduduki timtim itu sudah melanggar konstitusi kita….dan artinya hal itu bisa terjadi ” karna campur tangan negara asing yg menganggap kita lemah”, sampai bisa disuruh-suruh oleh amrik dan aussy utk melanggar konstitusi kita sendiri 🙆🙆🙆

    Suka

  8. Sukro 35 siap membantu penanganan bencana
    dengan muatan sampai 8000kg bisa mengangkut logistik di hardpointnya untuk membantu penyaluran logistik di tempat yang sulit di jangkau

    Disukai oleh 1 orang

  9. Buatlah tembok laut penahan tsunami seperti di jepang dengan tinggi 5-10 meter dengan jarak rumah minimal 100 meter dari pantai. Kalau bisa sih 3km dari pantai karena bikin tembok di pantai banyak duitnya.

    Suka

  10. wkwkwkw 3 km dari pantai
    negara tergreget
    negara jepang saja kalah
    mending di tembokin saja seluruh pantai di Indonesia
    biar selamat sentosa

    Suka

  11. Lmao, 3km? duh ada2 aja dah…
    Yang jadi masalah sebenernya bukan posisi rumah harus jauh dari pantai, tapi SDMnya (Masyarakat) harus paham tentang Mitigasi Bencana baik Sebelum, Saat Bencana, dan tentunya sesudahnya, dll. Jangan sampai ada orang pas Gempa besar malah ke pantai, Tebing, dll. Tentu ini harus di support full oleh Pemerintahan seperti info dari BMKG, News, dll

    Suka

  12. Pertanyaan Saya ,masih yakín pindahin pt.pal, pindad kẻ lampung setelah adanya erupsi gùnứng krakatau dân tsunami đi pesisir selatan lampung, nggk sebaiknya kẻ pulau Kalimantan yang nggk ada gùnứng berapi dan gàris lempengan gempa(asia, pacifik, austrasia).

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s