Beli Su-35, Indonesia Incar Kuasai Dua Teknologi Ini

Kementerian Pertahanan telah memastikan pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35 untuk menggantikan F-5 Tiger milik TNI AU.

Dilansir dari laman Kronologi (28/ 12), Salah satu yang ditekankan dalam kontrak pembelian pesawat canggih generasi 4,5 dari Rusia itu adalah terkait dengan transfer of technology (ToT) yang akan didapatkan oleh Indonesia.

Ketua Bidang Transfer Teknologi dan Offset Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Laksamana Muda (Purn) Rahmad Lubis, mengungkapkan, ada dua teknologi yang akan ditekankan oleh pemerintah Indonesia dari kesepakatan kontrak pembelian Sukhoi-35.

Dua teknologi itu, sebut Lubis, yakni di bidang pemeliharaan dan juga produksi komponen dari pesawat tempur Sukhoi Su-35 tersebut.

“Jadi untuk pengganti pesawat F-5 Tiger dalam hal ini Sukhoi-35, kita akan minta ToT untuk pemeliharaan, kemudian produksi komponen,” kata Lubis di kantor Kemhan, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Menurut Lubis, pihaknya akan terus mendorong dan memberikan pemahaman terhadap pihak Rusia untuk memberikan pengetahuan teknologi tersebut.

Pasalnya, menurut dia, kewajiban ToT dalam setiap pembelian alutsista dari luar negeri itu adalah perintah dari undang-undang.

“Kita harus pahamkam ke mereka bahwa itu undang-undang yang akan menjadi konsekuensi serius dari pemerintah kalau tidak menaati undang-undang itu,” tegasnya.

Dia menilai, dua teknologi itu sangat penting untuk didapatkan oleh pemerintah Indonesia dan industri pertahanan. Dengan begitu, menurutnya, pihak Rusia berkewajiban untuk memenuhi keinginan pemerintah Indonesia tersebut.

“Jadi kita tahu bagaimana cara memproduksi komponen dan bagaimana cara merawat Sukhoi-35,” tandasnya.

Photo: Su-35 (AP)

Editor: (D.E.S)

Iklan

23 tanggapan untuk “Beli Su-35, Indonesia Incar Kuasai Dua Teknologi Ini”

  1. Aneh bin ajaib cuman indonesia beli su35 cuman 11 minta tot, itu pun bayarnya 50% pake sembako. India aja yang beli sukhoi ratusan, rusia pelitnya minta ampun untuk kasih tốt untuk pengembangan pesawat tempur produksi lokal tejas sama pesawat tempur gen5.

    Suka

  2. Betul sekali..

    Tanpa tot buat apa, minimal masalah perawatan ini penting, syukur ada produksi komponen walau cuma beberapa persen…
    Kalau pembelian cuma buat gagah-gagahan nyatanya tidak gagah juga, buat efek deterrent faktanya belum battle proven juga,,jadi yg terpenting adalah manfaatnya untuk inhan dalam negeri

    Suka

  3. untuk sementara minimal perawatan dan overhaulnya bisa di dalam negeri lah ya, biar selesai dan di tanda tangani kesepakatannya.
    kalau tot komponen nunggu pesen lagi jadi satu skuadron ataupun lebih saja lah ya sambil menunggu kedatangan batch pertama 2 unit yang konon katanya tahun 2019 bulan agustus saat perayaan hari kemerdekaan itu sudah datang dan ada atraksi
    nanti selain 2 batch itu mungkin bisa nambah 5 unit lagi agar bisa satu skuadron dan mengganti skuadron su 27/30 menjadi skuadron su 35 yang umur pesawat su 27/30 nya setengah dari umur su 35
    ataupun bisa menambah skuadron baru lagi jadi 3 skuadron su 35 agar mendapat offset dan tot yang banyak terutama tot IRST dan perangkat elektroniknya su 35
    ataupun unit pesanan 9 unit selain 2 unit batch pertama tadi diupgrade radarnya pake radar Zhuk AME Aesa dan unit unit yang akan datang untuk membantu 3 skuadron yang sudah saya jelaskan di atas

    ya semoga saja negara kita yang besar ini bisa memiliki pesawat tempur yang lebih banyak dan canggih dari singapura

    pendapatku sih di atas

    Suka

  4. Cuma pembelian kok prosesnya ngadat takut amat ama USA tuh Vietnam ngebut beli alutsista RUSIA gak pakai takut n ngadat. USA dimana – mana punya musuh gak usah ditakutin. USA emang maunya NKRI lemah n di bawah Aus, Malay, Sing dll biar bisa dimainin. Abis akal pakailah jurus sanksi. Negara biadab kayak USA pengennya kuat tp dg cara rendahan tak punya harga diri.

    Suka

  5. Masih ada saja otak pemikirannya seperti wilson,,,

    Dibilangnya cuma pembelian, kalau rusia mau jualan di indonesia ya harus mematuhi UU di indonesia, belum lagi proses imbal dagangnya, makanya negara berupaya untuk lebih mandiri untuk mengurangi ketergantungan asing…

    Suka

  6. Sip deh Indonesia!
    Belajar sedikit dr sana sini. Sbtlnya kl pengin cepat, mk tinggal jiplak sj.
    Mengenai metalurgi, bukankah empu gandring dll konon katanya dulu mampu membuat keris bs mematahkan pedang?

    Suka

  7. ini mah kaga’ ada hubunganny ama amrik,..keleess…si trump itu cuman nggertak doang,…tinggal trgantung kitanya aja..mental berani apa penakut…liat aja noh india, turki,..cina…

    masalah ini ribet gak udah2…ya problemnya di sini ama rusia…cuman 11 biji minta tot segala,..teknis pemeliharaan,..rusia yg trkenal susah bagi2 teknologi yaa mikir ribuan kali…Makin ribet make skema imbal dagang,..di mn pihak sini lbh bnyak ngatur2 sgala barang/komoditas yg diperlukan rusia. Pdhl di sono jg,..kondisi ekonominya lg gak bagus.

    Suka

  8. Pada lupa apa ya semuanya sangat berhubungan dengan CATSA, apa itu Kasus Krimea, plus otak bisnis presiden USA sekarang, Kondisi Ekonomi dunia khususnya Rusia, dll. Kayaknya pada lupa juga disini banyak Duda lupa umur berkeliaran, ups… xixixixi…

    Intinya SU35 dateng bukan karena Keinginan tapi Kebutuhan, Jika jadi di beli = mereka setuju dengan UU TOT di kita, tinggal kawal, dan liat hasilnya. Kalo masih ga paham ya Searching di mbah Google lg sana.
    Nah buat semuanya, Beda Opini itu wajar, nyerang B̶i̶n̶i̶ eh Opini orang karena beda itu yang ga wajar.

    Suka

  9. Kebutuhan untuk mengganti f-5 itu jelas, akan tetapi banyak pilihannya, rencana pembelian su35 ini murni demi keseimbangan politik, bukan kebutuhan mutlak untuk negara..

    Suka

  10. Udah,,, naikin aja taruhanya jd 2skadron,,, sambil nunggu yg di sono maw pasang taruhan brapa viper,, sokor” dpt rejeki nomplok,warisan dr jepang f15 jenggoten,,,
    Hihihi

    Suka

  11. Ssttssttt lagi nego tot ini sdh tugas pemrintah tunduk pada aturan,dan kepiawaian dlm ngerayu rusia.lu lu diem aja sebagai rakyat,fokus sj sm pemilu

    Su 35 tetap dibeli sampai ifx

    Xinpingxinpingxinping

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s