Bundeswehr Jerman Kekurangan Tentara

Bundeswehr (Egypt Today)
Bundeswehr (Egypt Today via Jawa Pos)

Banyak posisi di militer Jerman yang kosong. Persoalannya, tak ada yang bisa direkrut. Negeri yang dipimpin Kanselir Angela Merkel itu juga tujuh tahun ini menghentikan program wajib militer.

Karena itulah, Inspektur Jenderal Bundeswehr –sebutan untuk angkatan bersenjata Jerman– Eberhard Zorn akhirnya mengusulkan untuk mempekerjakan penduduk anggota Uni Eropa (UE). ”Yang kita bicarakan di sini contohnya adalah dokter dan ahli IT,” ujarnya saat diwawancarai Funke seperti dikutip BBC.

Bundeswehr membutuhkan setidaknya 21 ribu orang. Namun, yang dicari memang bukan prajurit tempur. Melainkan tenaga ahli di militer.

Dilansir dari laman Jawa Pos (31/ 12), Berdasar aturan undang-undang yang berlaku sejak setelah Perang Dunia II, anggota militer haruslah penduduk Jerman. Mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda masih diperbolehkan, tapi tidak demikian halnya dengan warga negara asing. Karena itu, jika wacana Zorn direalisasikan, diperlukan perubahan aturan perundang-undangan lebih dahulu.

Komisioner Perlemen untuk Pasukan Bersenjata Hans-Peter Bartels mengungkapkan bahwa merekrut penduduk UE dianggap cukup wajar. Sebab, banyak tentara yang punya dua kewarganegaraan ataupun memiliki latar belakang imigran.

Saat ini pemerintah sudah mulai membicarakan masalah rekrutmen tersebut dengan negara-negara UE lainnya. Sebagian besar menanggapi dengan hati-hati. Utamanya di negara-negara Eropa Timur.

Inggris sudah lebih dahulu mengadopsi kebijakan untuk merekrut warga asing di militer. Sama dengan Jerman, Inggris kekurangan sekitar 8.200 prajurit militer, angkatan laut dan angkatan udara. Tapi, yang direkrut adalah penduduk di negara-negara persemakmuran Inggris. Syarat bahwa mereka harus pernah tinggal di Inggris dihapus.

Sebagai salah satu negara besar di dunia, kekuatan militer Jerman terbilang lemah. Selama beberapa tahun belakangan ini anggaran untuk militer terus dikepras. Berlin ingin agar 70 persen kapasitas tempurnya siap untuk berperang kapan saja. Tapi, itu sepertinya sulit.

Berdasar laporan Die Zeit Oktober lalu, hanya sepertiga dari 97 tank yang baru diproduksi. Laporan militer Februari lalu menunjukkan, tak ada kapal selam dan pesawat transportasi ukuran besar yang bisa dikirim ke suatu wilayah. Pesawat tempur, tank, kapal, dan helikopter yang ada saat ini dalam kondisi buruk.

Merkel bahkan harus terbang dengan pesawat komersial saat menghadiri KTT G20 di Argentina akhir November lalu. Penyebabnya, pesawat militer Konrad Adenauer yang seharusnya mengantarnya mengalami masalah teknis. Merkel yang sudah ada di dalam pesawat terpaksa harus turun.

Editor: (D.E.S)

Iklan

6 tanggapan untuk “Bundeswehr Jerman Kekurangan Tentara”

  1. Untuk kanselir jerman(mrs.Angela Markel) kalo Susah cari calon tentara jerman, dẫn alutistanya berlebih knapa nggk đi hibahkan kẻ tni, tentara kami pasti dengan sẽnâng Hati akan terima. Seperti tank Leopard2v7 terbaru yang đi beli Qatar, atau kapal selam u214. Kalaupun nggk đi hibahkan. Đi jual kẻ kami dengan harga murah.

    Suka

  2. Klo dimari ada bukaan tentara sdh berjubel antri pakai baju putih.

    Bukaan ojek online juga berjubel antri mengular gak peduli sarjana atau bukan.

    Suka

  3. Bundeswehr membutuhkan setidaknya 21 ribu orang. Namun, yang dicari memang bukan prajurit tempur. Melainkan tenaga ahli di militer. Contohnya dokter dan tenaga ahli IT. Mungkin termasuk tim cyberwar dan litbang alutsista

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s