Malaysia Tertarik dengan Jet Tempur Tejas India

Hindustan Aeronautics Limited (HAL) mendapat dukungan moral dari Malaysia yang menunjukkan minat pada pesawat tempur ringan (LCA) Tejas.

Bahkan yang lebih memuaskan bagi para insinyur HAL adalah bahwa Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) ingin mengevaluasi Tejas setelah melakukan uji coba ekstensif terhadap JF-17 Thunder yang dikembangkan oleh Cina dan dibangun di Pakistan, sebagaimana dilansir Lancer Defense dari laman IB Times (9/ 1).

Malaysia ingin India mengirim pesawat tempur Tejas ke Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2019 (LIMA’19) tanggal 26-30 Maret 2019 untuk evaluasi, kata situs web Business Standard.

Rupanya, menteri pertahanan Malaysia tertarik untuk mencoba Tejas.

Sumber-sumber India percaya negara Asia Tenggara itu berpikir untuk menambah 30 unit Tejas ke angkatan udara.

Dirancang dan dikembangkan bersama oleh Aeronautical Development Center (ADC) dan HAL, pesawat tempur multirole memperoleh izin operasional akhir (FOC) pada 31 Desember.

Tejas, saat ini dihargai Rs 200 crore ($ 29 juta) per pesawat, sedikit lebih mahal daripada JF-17 di sekitar $ 25 juta, menurut laporan.

Tapi, Tejas memiliki fitur-fitur yang lebih canggih daripada pesawat terbang sebanding lainnya termasuk sistem kontrol penerbangan digital, penggunaan ekstensif bahan komposit, kokpit kaca canggih dan mesin GE F-404IN Amerika yang memiliki kinerja lebih baik.

Faktanya, Malaysia bukan negara asing pertama yang menunjukkan minat pada Tejas, negara Timur Tengah dan Mesir juga telah menunjukan minatnya.

Kepala HAL R Madhavan mengatakan ada minat luar negeri yang cukup besar bagi jet tempur itu. “Ada minat luar negeri yang signifikan untuk membeli jet tempur Tejas. HAL sedang mengejar peluang di Asia Tenggara dan Asia Barat,” kata Madhavan.

HAL mendapat pesanan dari Angkatan Udara India (IAF) untuk 40 unit pesawat Tejas Mk-1. HAL telah mengembangkan pesawat tempur single-seat Tejas Mk-1, two-seat trainer dan varian angkatan laut.

Laporan mengatakan HAL akan mengirim salah satu prototipe yang lebih tua ke Malaysia.

Tejas ikut serta dalam Bahrain Air Show pada tahun 2016 yang memperlihatkan lonjakan minat dari calon pembeli. Dua jet tempur menempuh jarak 2.500 kilometer dari Bangalore ke Bahrain dengan persinggahan di Jamnagar dan Muscat.

Para pengamat mengatakan minat RMAF pada jet tempur India itu signifikan dengan latar belakang meningkatnya kerja sama pertahanan antara kedua negara. Sudah ada beberapa koordinasi antara keduanya atas Sukhoi-30 buatan Rusia yang versi MKM sedang digunakan dengan RMAF. IAF menggunakan versi MKI. IAF juga menggelar latihan bilateral dengan RMAF pada Agustus tahun lalu.

Photo: Tejas (istimewa)

Editor: (D.E.S)

Iklan

3 tanggapan untuk “Malaysia Tertarik dengan Jet Tempur Tejas India”

  1. denger-denger makin kecil ukuran pesawat tempur akan memberikan keuntungan tersendiri kalau dogfight, jadi susah dibidik sama lawan bener ga tuh?

    Suka

  2. benar bung adon, klo makin kecil, makin sulit dikeker pakai gunsight….

    tpi pespur modern sudah pakai komputer, tinggal input targetnya, nanti bakalan kelihatan harus nembak dimana…
    klo amrik dah pakai ccip, klo rusia masih ketinggalan, gunsight nya kayak nya masih yg bentuk rangefinder deh…. ­čÖä

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s