Korsel Akan Mulai Menerima F-35A pada Bulan Maret Mendatang

f-35a republic of korea air force (rokaf) (f35.com)
F-35A Republic of Korea Air Force (ROKAF). (f35.com)

Korea Selatan (Korsel) akan mulai menerima pesawat tempur siluman F-35A pada bulan Maret mendatang.

South China Morning Post (13/ 1) melaporkan pembelian pesawat ini menjadi titik pijak Korsel menambah kekuatan militer mereka ditengah proses negosiasi denuklirisasi Semenanjung Korea yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara.

Dilansir dari laman Republika (13/ 1), Pejabat Korsel mengatakan dua unit jet tempur F-35A akan mulai ditugaskan pada bulan April atau Mei. Sementara itu 10 unit lagi baru akan siap pada akhir tahun ini. Para pilot dan jet tempur ini sudah mulai melakukan uji coba di pangkalan udara militer Luke Air Force Base di Arizona, AS.

Selain Jepang dan Australia, Korsel menjadi salah satu sekutu yang paling sering membeli pesawat dari AS. Tapi program jet tempur yang diluncurkan pada tahun 2001 sudah melebih anggaran yang disediakan dan sering terjadi masalah teknis.

Korsel setuju membeli 40 F-35A dari AS pada bulan September tahun 2014 lalu. Kesepakatan ini menghabiskan dana sebesar 6,8 miliar dolar AS. “Pada akhir 2012, 40 F-35A akan sudah siap tempur seperti yang direncanakan,” kata pejabat Korsel.

F-35A salah satu dari tiga varian jenis pesawat yang sama. Termasuk F-35C yang digunakan sebagai pesawat pengangkut. Pesawat ini memiliki kemampuan tidak terlacak oleh radar musih. F-35A juga mampu melakukan serangan ke darat dan misi-misi udara dengan senjata-senjata variatif yang akurat.

Pembelian F-35A membuat pertahanan Korsel jauh lebih unggul dari Korut yang hanya memiliki pesawat tempur tua. Tapi belum diketahui apakah Korsel akan melakukan seromonial besar-besaran saat pesawat tempur ini tiba di bulan Maret nanti.

Kemungkinan mereka tidak mau terkesan memprovokasi Korut. Terutama ketika rencana pertemuan kedua antara Pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump sudah hampir selesai.

Pasalnya Korut sempat marah ketika pejabat-pejabat Korsel menghadiri seremonial yang menandai perakitan pertama pesawat-pesawat tersebut di Fort Worth, Texas, pabrik Lockheed Martin. Korut dengan keras menuduh Korsel membeli pesawat-pesawat tempur tersebut untuk menyerang mereka.

“Maniak perang Korea Selatan sedang menikmati belanja besar-besaran jet tempur siluman F-35A. Ini bermula dari rencana yang sangat berani untuk melakukan serangan terhadap kami yang sejalan dengan AS untuk memulai perang,” kata surat kabar yang dikelola pemerintah Korut, Rodong Sinmun, pada saat itu.

Sementara itu Korea Selatan terus mendorong proyek Kementerian Pertahanan mereka yang disebut Defence Reform 2.0. Proyek yang berlangsung dari 2019 sampai 2023 ini untuk meningkatkan kekuatan militer Korsel dalam menghadapi ancaman dari Korut dan negara-negara lainnya.

Kementerian Pertahanan Korsel berencana menghabiskan anggaran sebesar 32 triliyun won selama lima tahun. Lebih besar 30 persen dibandingkan lima tahun sebelumnya. Pembelian pesawat jet tempur siluman F-35A termasuk dalam proyek tersebut.

Korsel juga meningkatkan peluru kendali permukaan-ke-permukaan atau surface-to-surface missile (SSM), membeli sistem pertahanan misil Patriot dan memperkuat beberapa aset pengintaian dan serangan lainnya. “Poin yang paling luarbiasa dalam Defence Reform 2.0 adalah perubahan fokus dari ancaman Korea Utara ke ancaman dari negara-negara lainnya,” kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam pernyataan mereka.

Editor: (D.E.S)

Iklan

2 tanggapan untuk “Korsel Akan Mulai Menerima F-35A pada Bulan Maret Mendatang”

    1. Manalah mungkin broooo…menembus jaring pertahanan s-400/s-300 itu adalah hil yg mustahal 🙆🙆🙆

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s