Indonesia Uraikan Kebutuhan Chinook

TNI-AD telah menguraikan kebutuhan berkelanjutan untuk pengadaan helikopter pengangkut berat Boeing CH-47F Chinook.

Dalam sebuah pernyataan di situs webnya awal Januari, pasukan mengatakan, “Kehadiran helikopter Chinook untuk memperkuat peralatan pertahanan [kami] benar-benar diperlukan mengingat kami memiliki helikopter angkut yang terbatas.”

Dilansir dari laman Janes (17/ 1), TNI-AD secara spesifik merujuk pada persyaratan untuk meningkatkan kemampuannya dalam menangani bencana alam seperti tsunami yang melanda Indonesia dan negara-negara Asia lainnya pada bulan Desember 2014. Beberapa negara regional mengerahkan Chinook dalam peran bantuan bencana setelah terjadinya tsunami.

TNI-AD menambahkan bahwa Kementerian Pertahanan Indonesia pada prinsipnya telah sepakat pada tahun 2016 untuk membeli Chinook “secara bertahap” mulai tahun 2019, tetapi tidak merinci status pengadaan potensial. Kementerian Pertahanan belum membuat pengumuman baru tentang akuisisi tersebut.

Namun, seorang juru bicara dari Boeing mengatakan kepada Jane’s pada 18 Januari bahwa korporasi “terus melakukan diskusi dengan pemerintah Indonesia tentang bagaimana kita dapat melayani kebutuhan kemanusiaan dan pertahanan negara: wilayah di mana CH-47F Chinook dapat memainkan peran penting dan vital. ”

Dalam pernyataannya, TNI-AD juga merujuk pada persyaratan Indonesia untuk mengamankan offset dalam kesepakatan apa pun untuk membeli Chinook. Offset ini diharapkan akan menguntungkan industri lokal melalui transfer teknologi dan keterampilan.

Photo: Helikopter CH-47 Chinook (Boeing)

Editor: (D.E.S)

Iklan

32 tanggapan untuk “Indonesia Uraikan Kebutuhan Chinook”

  1. Waduuuuuh, jangan chilok semua dong….jatahnya mi-26 jangan diserobot πŸ™†πŸ™†πŸ™†

    Suka

      1. Hooh bener juga…kabarnya malah bisingnya deru mesin mi-26 bikin ayam petelor pada stres πŸ˜‚

        Suka

  2. Tat tot tat tot … dr jaman orba sampai skrg ….. mbil yg udah puluhan taun dr jpang kita ga bsa mandiri dg mobil nasional…maluuuuu….bangsa besaaaaar mobil dan motor msh pake merk asing….taik kucing.sory…memang itu nyata….ga usa munafik dg hati kecil kita.

    Suka

  3. Dari dulu sy suka chinook,mmg cocok buat negeri ini,mahal iya tp lebih mahal lagi klo proses rekontruksi pasca bencana lambat krn kurang armada dan peralatan…ngurusi perut lapar saja bisa berbulan” klo armada gak komplet

    Suka

    1. Kalo mau diadu “cost effective ratio” antara chinook vs h-225 m masih bagusan chinook…apalagi kalo diadu sama heli “nanggung” aw-101 (chinook>h-225m>aw-101) 🀷

      Cost effective ratio itu membandingkan antara : volume muatan vs jumlah sortie dan vs biaya operasionalnyaπŸ‘

      Jadi antara chinook dan h-225m itu saling mengisi ☝️

      Suka

      1. Jadi kalo muatan yg diangkut itu tidak bulky dan high mass….ya lebih efisien pake h-225m, gitu perbandingannya ☝️

        Suka

        1. Contoh muatan yg bulky atau high mass itu semacam howitzer 155mm, resupply ammo 155mm, resupply bbm untuk mendukung gerak maju pasukan…dll ☝️

          Suka

          1. Enggak ada yg salah dg keluarga cougar, tapi mengingat kebutuhan volume/mass angkut yg semakin besar spt resupply ammo howie 155mm yg dikemas dalam palet, dengan rute yg bervariasi…nanti akan ketemu biaya angkut dg chinook lebih efisien dibanding cougar, karena jumlah sortie(rit) lebih sedikit, apalagi kalo pengirimanya ke dataran tinggi🀷

            πŸ‘‰makin tinggi ketinggian terbang, oksigen makin tipis sbg efisiensi mesin makin rendah ☝️

            Juga berlaku utk pergeseran pasukan dlm jumlah besar, misalnya 50 personel full gear….chinook butuh 1 sortie, sedang cougar butuh 2 sortie utk menggeser personel yg sama (atau butuh 2 cougar sekaligus)✌️

            Atau contoh lain…utk menggeser howie 105mm, maka chinook dalam 1 kali sortie sudah bisa memuat 1 pucuk meriam (dimuat didalam kabin) dan 1 palet 1 ammo digantung (underslung). Sementara cougar butuh 2 heli (1 mengangkut howie + 1 lagi mengangkut 1 palet ammo)….atau 1 cougar, terbang sebanyak 2 sortie utk mengangkut howie baru pd sortie berikutnya membawa 1 palet ammo☝️+☝️

            πŸ‘‰ semua itu sudah ada perhitungannya…walopun menurut si DR, chinook itu gak perlu (selama dagangannya belum laku πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚)

            Suka

  4. Kelebihan lain chinook adalah dalam hal daya tahan, jangkauan, bahkan mampu mengambang di atas air juga menjadi pertimbangan tersendiri…artinya dibutuhkan karena untuk saling melengkapi atas kekurangan masing2…

    Suka

  5. Di jkgr ada ulasan ttg IFX yg konon kita bebas mengintegrasikan dg senjata pilihan kita 🀷

    Memang yg nulis source codenya siapa sih πŸ™†πŸ™†πŸ™†

    Suka

      1. Nah itu dia☝️….

        Contoh real saja:
        1. Belgia memproduksi ratusan f-16 utk beberapa negara eropa…dia hanya diberi akses terbatas ke source codenya spy f-16 miliknya bisa dipasang jammer buatan perancis
        2. Turki yg memproduksi ratusan f-16 juga hanya diberi akses terbatas ke source code spt f-16 miliknya bisa diintegrasikan dg senjata buatan lokal dan menambahkan f-16(milik israel) dalam database pespur yg bisa mjd ancaman
        3. UAE, yg mendanai pengembangan dan membeli f-16 blok 60 diberi akses terbatas ke source code spy pespurnya bisa diintegrasikan dg rudal buatan perancis dan memasukkan f-16 (milik israel) dlm daftar pespur yg bisa menjadi ancaman.
        4. India, mendanai dan membeli ratusan su-30mki spy bisa memperoleh akses ke source code shg paspornya bisa dikostumisasi dg avionik buatan perancis, EW buatan israel dan diintegrasikan d sejajar buatan.lokal

        πŸ‘‰ Artinya source code itu barang mahal dan tidak bisa diakses sesuka hati tanpa ijin si penulis source code….kalopun boleh, tentunya dengan mahar yg mahal juga πŸ’²πŸ’²πŸ’²πŸ’²πŸ’²

        Suka

  6. oalah mbah, mbah…..
    itu kan tulisannya si sp…..
    yg salah ngitung offset su-35…..

    waktu itu saya debat kusir sama fanboy jkgr masalah offset, si yuli cuma kasih link uu offset, habis itu mundur kgk nonggol lagi.

    si sp malah ngawur, tanyak aja langsung dia ngomong apa waktu itu.

    klo saya jelas 35% dari 1.14 = 399…..

    dan satu hal, korea punya datalink sendiri, ia itu link-k…. mungkin turunan dari link-16.

    masak iya korsel baik bgt, cuma bayar 20% lalu dikasih semua, plus datalink juga…makannya neorealis…eh realistis lha..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Suka

    1. nyang namanye penulis pan menggiring opini pembaca, klo yg terpengaruhi banyak, berarti penulis itu hebat….kaya adolf hitler, karl marx, nulis buku, lalu dibaca oleh manusia didunia.

      lha ini penulis malah nanya, ngoper opini ke pembaca, kesannya kaya dia bingung dan ngebingungi….. xixi 😝😝😝

      Suka

      1. Ya begitulah para fensboi tertentu, biar kelihatan nasionalis selain memuja su-35, wajib hukumnya mengiklankan IFX…padahal beda genre πŸ™†πŸ™†πŸ™†

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s