Menko Kemaritiman: PT PAL Akan Bangun Kapal Perang dengan Ukuran 138 m

Menteri Koordinator Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, kita tetap harus optimis dengan masa depan Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan pada tahun 2030, Luhut menyatakan, mengutip Bank Dunia, Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor empat di dunia, sebagaimana dilansir dari laman Indo Maritim (20/ 1).

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di acara pertemuan ratusan purnawirawan laksamana TNI Angkatan Laut mulai dari bintang satu hingga empat yang tergabung dalam Paguyuban Jala Nusantara.

Pada acara tersebut, hadir juga Jenderal TNI (Purn) Binsar Luhur Pandjaitan dalam kapasistanya sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman. Jenderal Luhut memberi berbagai informasi kepada para peserta menyangkut kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak terpilih menjadi Presiden RI pada 2014.

“Saya kira di antara kita masih ada yang bisa menyaksikan itu nanti,” kata Luhut disambut tawa para purnawirawan yang semua sudah berusia di atas 60 tahun tersebut.

Tentang kekuatan militer Indonesia, menurut Luhut juga akan terus ditingkatkan meskipun tetap dalam kerangka Minimum Essential Forces. “Sebab sampai 15 tahun mendatang tidak ada ancaman perang,” kata Luhur sambil mengatakan fokus pemerintah lebih tertuju pada masalah pembangunan ekonomi.

PT PAL Akan Bangun Kapal Perang dengan Ukuran 138 m

Namun, kata Luhut, bukan berarti pemerintah tidak memperhatikan masalah alutsista. Untuk TNI AL, dalam waktu dekat akan dibangun kapal samudera ukuran 138 meter di PT. PAL Surabaya dengan alih teknologi dari Denmark.

“Ternyata kita blum punya kapal-kapal perang ukuran 130an,” katanya. Kapal-kapal ukuran 130an meter diperlukan untuk mendukung ketahanlamaan di laut hingga bisa menjelajah samudera.

Photo: HDMS Iver Huitfeldt (F361) (NATO)

Editor: (D.E.S)

Iklan

14 tanggapan untuk “Menko Kemaritiman: PT PAL Akan Bangun Kapal Perang dengan Ukuran 138 m”

    1. Belum tau dia TOT iver segede gaban, harga hull nya doang cuma $133 juta dollar (dibikin di galangan eropa)……gimana gak bikin ngiler 😱😱😱

      Sementara TOT su-35 masih gelap….kalo IFX jalannya tersendat 🤷

      Disukai oleh 1 orang

      1. Usd 133 juta itu hull tok.

        Kalau mau nambah berbagai equipment seperti sensor radar, sensor sonar, fire control radar, berbagai jenis radio, jammer, berbagai decoy, VLS, 2 CIWS millenium gun, peluncur rudal anti kapal, peluncur torpedo, meriam utama 125 mm, sekoci, pelampung, tempat tidur, meja, kursi, alat pemadam dsb perlu nambah usd 207 juta lagi.

        Kalau dari berbagai equipment itu ditambah lagi dengan berbagai ammunisi seperti rudal AAW, rudal AsuW, torpedo ASW, amunisi CIWS, dsb perlu nambah antara USD 160 – 210 juta lagi.

        Suka

  1. muke lu jauh…….
    jauh kan bro, kecuali klo lu ada di dekat gw…..hahahaha

    beda matra, beda kepentingan dong bung, klo yg 138 meter ini kan nanti dihitung berapa ton.
    lalu galangan kapal di pal, bisa nampung berapa ton, klo kurang nanti kan bisa ditambahi.

    yg penting galangan kapal nya kgk nganggur itu aja,

    iver butuh 6645 ton.

    kemarin sigma 10514 tonnase nya 2365 ton

    selisihnya 4300…. atau perlu perluasan 2x-3x lipat dari kapasitas sebelumnya.
    berarti butuh dana tambahan utk ekspansi galangan kapal sekitar 2x-5x nya.

    lalu nanti kalau kapal nya sudah selesai, galangan kapalnya bisa buat kapal selanjutnya atau bisa konversi ke galangan kapal sipil.
    tonnase sipil kan gede2 jadi kapasitas 6000-7000 mungkin bisa buat kapal pesiar, cruiser.

    Suka

    1. Belum perlu nambah lagi.

      Mengapa ?

      Lha itu LPD kita khan 8000 ton bisa diluncurin dari dry dok Semarang.

      Sementara dry dock Semarang yang ada di PT PAL Surabaya panjangnya 400 meter dan lebarnya 30 meter.

      Masih cukup itu untuk bangun 2 unit iver plus 1 PKR, atau 1 Iver plus 2 PKR.

      Sementara rate production pt pal hanya mencapai 10 – 15 % saja dari total kapasitas produksi.

      Suka

      1. gw kan ngomong kgk pake data asal jeplak saja pakai pengandaian 😂😂😂😂

        Jadi klo mau ikut saya silakan, ikut mbah tung juga boleh 😂😂😂😂

        Suka

  2. O ternyata ini… tadi dilapak sebelah ada tukang pentung yg teriak2 iver..jangan2 itu si mbah…👉

    Realistis…sejauh ini, iver yg paling ekonomis, efektif dan efisien, dan sesuai dengan anggaran pertahanan indonesia,,,
    Dan yg terpenting adalah TOT yg bisa serap oleh PT.PAL..
    Yg tidak suka TOT, masuk kedalam tanah saja.,
    😈😠😈

    Suka

  3. Tak masalah, yg terpenting masih standar nato…😐

    Dan mengenai proyek jangan terlalu menuntut untuk bisa cepat..banyak pertimbangan dan pengkajian yg mendalam serta rumit, harus berdasarkan manajemen yg saling menguntungkan,,,
    Semakin kompleks faktor2
    yang mempengaruhi proyek, semakin hati-hati dan mendalam mengenai studi evaluasi suatu proyek, apalagi terkait proyek strategis…🙆🙆🙆

    Suka

    1. Betul sekali…
      Anda tak perlu bersusah-susah untuk ikut berharap…
      Biarkan semuanya berjalan sesuai prosedur…👋✋✋😬

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s